Keluarga Yang Tak Cemara
Hai aku diksa, aku disini mau cerita banyak tentang keluargaku dari aku kecil sampai aku dewasa sekarang yang tentunya banyak sekali yang aku alami, lebih banyak duka daripada sukanya,
Cerita ini akan aku mulai sejak aku duduk di kelas TK A,
Saat itu aku masih bersama keluarga lengkapku, ada ayah ibukandungku, kami tinggal bersama saat itu, ya memang sih ayah aku sering pulang pergi ke malaysia karena mencari nafkah untuk keluargaku, ingatan terahir kebahagiaan bersama keluarga kecilku yakni ketika aku jalan jalan bersama ke salah satu pemandian air panas di lamongan, di situ kita bersama sama naik motor dan aku duduk di depan, tidak sepenuhnya jalan jalan sih tapi aku pada saat itu terkena penyakit kulit (gatal gatal) yang pada waktu itu di percaya oleh orang orang bahwa penyakit seperti itu bisa disembuhkan kalo mandi di pemandian itu,
Disitu aku inget banget gimana aku nangis karena takut sama kedalaman air dan ayahku memaksaku untuk mandi, orang rang di sekitarku banyak yang melihat kejadian itu, antara kasihan atau apa aku nggak tau,
Setelah aku mandi aku masih sesenggukan karena setelah nangis yang nggak ketulungan, kalo di inget inget lucu juga sih, tapi sekarang kalo dipikir pikir pingin kembali ke masa itu lagi,
Hemmmmmm
Setelah selesai ganti dan sebagainya, kita poulang dan disitu aku di bonceng depan sama ayahku dan ibuku duduk di belakang, aku saat itu seneng banget karna bisa ketawa dan bergurau sama ayah ibu ku, sampai sam[pai aku coba nyetir sepeda , bayangin bocak sekecil itu megang gas sepeda dan di lepas sama ayah,
Sesampainya di rumah ada kejadian yang buat aku malu banget karena salah satu jari aku kejepit di pintu, padahal nggak sampek kenapa napa, tapi nangisnya sataga, seluruh tetanggaku keluar dikirain aku kenapa napa, setelah aku n angis aku ketiduran di malem itu, sampek pagi, dan keesokan harinya aku menyadari bahwa ayah aku udah pergi lagi kemalaysia dengan alasan besok pagi pulang, aku pikir malysia deket jadi bisa pulang pergi dan tapi saat itu udah ada 1 minggu ayah nggak pulang pulang, aku setiap pagi tanya sama ibu ku setiap hari, dan ternyata saat moment kemarin aku terahir melihat wajah ayah ku,
YOU ARE READING
SEMBUH
Romancebuku ini aku tulis untuk menceritakan prosesku untuk sembuh dari semua kegagalan yang ku alami
