I was completely wrecked, with the situation. I was broken both physically and mentally.
"Broke up? Like a band? Like The Beatles?"*
Chay mengangguk kecil, "Benar. Bisa kalian bayangkan itu? Kim brengsek, dia setuju akan pernikahan bisnis itu. Dan yang paling membuatku sakit, seluruh anggota keluarga mengetahuinya. Hanya aku yang tidak tahu akan hal ini, apa aku semacam candaan untuk mereka?"
Sedih? Tentu saja, tapi Chay lebih merasa kecewa dan marah pada Kim. Apa pria itu lupa dengan bagaimana Kim memohon padanya untuk kembali? Chay bahkan masih ingat dengan rasa sakit itu, rasa sakit yang Kim berikan saat ia mengetahui siapa Kim sebenarnya.
Ugh, mengingat itu saja sudah bisa membuatnya hancur lagi. Padahal Chay sudah berusaha untuk menguburnya jauh dalam ingatannya, tapi sialan Kim malah membuat ia mengingatnya kembali.
"Ew, they're kinda smell like a baka."
Mendengarnya, Chay hanya bisa mengangguk setuju dan tertawa bersama. Setidaknya ada orang-orang ini yang mengerti rasa sakit yang ia alami, "Kiddos, terima kasih. Kalian membuatku jauh lebih baik."
"Oh, Chay, tolong jangan memuji kami. Kami itu haus akan pujian," penuturan polos dari pria berbadan besar tersebut mau tak mau membuat Chay tertawa semringah, Chay jadi memikirkan ulang tentang bagaimana dirinya bisa berakhir bersama orang-orang ini.
⋇⋆✦⋆⋇
Menjalin kembali hubungan yang belum sempat terjadi, adalah keputusan yang buruk. Porchay tahu, Kim bukanlah seseorang yang mudah untuk menetap untuk waktu yang lama. Ia sangat mengetahui track record dari kekasihnya ini dan jujur saja itu... membuatnya sedikit khawatir.
Oh, ayolah, siapa yang tidak was-was jika memiliki kekasih seperti Kimhan? Dirinya populer, dengan wajah yang sangat rupawan, ia bisa mendapatkan siapa saja. Dan tentang dua pekerjaan yang ia miliki, jika menjadi seorang penyanyi belumlah cukup, maka jadilah seorang mafia.
Meski awalnya Chay meragu dengan hubungan ini, tapi Chay merasa jika Kim bertahan dengannya. Setelah episode pertama tentang patah hatinya dengan Kim, Chay menjadi sedikit lebih berhati-hati. Ia menarik dirinya menjauh dari urusan percintaan, menjaga dirinya bahwa cinta bukanlah hal yang pantas ia dapatkan.
Ya, luka yang Kim buat terlalu dalam hingga ia merasakan keraguan akan dirinya.
Anehnya, Kim kembali pada dirinya dan Chay dengan senang hati menerima itu. Dengan berbagai macam percobaan tentunya dan, satu tahun berlangsung hingga akhirnya Chay memutuskan untuk menerima pria mafia tersebut.
Manis, ia bisa merasakan itu. Perasaan yang sudah lama ia dambakan dan Kim bisa memberikannya padanya. Memang tidak mudah membangun kepercayaan pada orang yang telah menyakitinya tapi bujukan sang iblis sangat susah untuk ditolak. Ia tergoda dengan rayuan manisnya, untaian kata indah yang setiap hari ia sematkan pada pesan yang ia kirim. Lalu memberikan perhatian lebih untuk dirinya yang butuh tumpuan, mengingat kakaknya yang terlihat lebih sibuk dari sebelumnya.
Oh, how sweet devil is it.
Dan dengan bodohnya, Porchay jatuh pada lubang yang sama untuk kedua kalinya.
Tolong berikan tepuk tangan yang meriah untuk dirinya yang bodoh dan naif ini, seluruh dunia harus tahu tentang kebodohan yang telah ia lalui dan kebohongan yang ia dapati dari Kim juga... keluarganya.
Semua terjadi begitu cepat, seperti kedipan mata dan kebahagiaan yang baru saja ia cicipi harus diambil secara paksa. Berita yang seharusnya menjadi konsumsi publik ditutup sedemikian rupa, tidak ada artikel tentang 'pertunangan antara Kim dan bangsawan negara tetangga', semuanya terlalu rapih hingga Chay tidak bisa mencium bau busuknya. Sedihnya lagi, baik itu dari keluarga Kim atau kakaknya, tidak ada yang memberitahukan hal ini padanya. Dan Chay mengetahui ini murni karena ketidaksengajaan yang ia datangi, di salah satu apartemen mewah milik Kim.
YOU ARE READING
17:39
Fanfictionto be together for eternity and giving a chance to be a better person
