Prolog

10 0 0
                                        

Aku benar-benar merindukan mu...

Aku hanya menginginkan mu.. kamu yang selalu berada di pikiran ku, Walaupun aku belum mengetahui siapa dirimu aku akan selalu mengingat mu, cinta pertama ku.

"Dhita ada Ardy di depan kelas nyari kamu katanya" Quen memanggil ku untuk bertemu dengan Ardy yang sudah berada di ambang pintu.

"Ciee Dhita" goda Quen.

"Apasih orang juga temen, iya kan Ar?" Sangkal Dhita pada Quen.

"Mungkin" Ardyan menjawabnya dengan sedikit bercanda.

"Yaudah papay gw Mao ke kantin bareng Aizan cwok gweh" Quen berlari menuju arah Aizan yang telah menunggunya di depan tangga.

"Dhita.. gw mau ngomong empat mata sama Lo.. gw mau kita ngobrol di perpustakaan sekolah boleh ga?" Tak seperti biasanya, ada rasa gugup dalam perkataan Ardyan kali ini.

"Hihi lagi pengen curhat nih? Ayo sekarang aja mumpung istirahat belum selesai" Dengan menarik tangan Ardyan, kami berdua pun pergi ke perpustakaan.

~Diperpustakaan~


Aku mengambil buku berjudul It's a cruel summer, sebuah novel romance action yang dimana pemeran utamanya memiliki kisah cinta yang rumit antara dia dan kekasih nya yang merupakan sepasang saudara yang telah terpisah lama. "Oh iya Ar, tadi kamu mau ngomong apa?" Tanya ku sembari melirik ke arah Ardyan yang tersipu malu.

"A.. aku mau ngomong kalau aku suka sama kamu.. aku menyukai mu sejak lama Kandhita.."Setelah mengucapkan hal itu Ardyan berlari keluar perpustakaan dengan tergesa-gesa, Badan ku tak bergeming baru pertama kali dalam hidup ku ada seseorang yang menyukai ku...

Between UsWhere stories live. Discover now