PROLOG

15 1 0
                                        

Tersemanyam dengan cinta,
Putri, kakak, dan teman tercinta

Frauen Gegrund
August 29th 1997-August 29th 2013

Hari itu seharusnya musim panas, tetapi langit memilih untuk ikut berkabung. Air hujan mengiringi taburan bunga yang menghiasi peti kayu berwarna cokelat sebelum ditimbun dengan tanah. Derai air mata dan isak tangis menjadi pelengkap pemakaman gadis berusia enam belas itu.

Keluarga Gegrund kembali dirundung duka oleh kepergian putri sematawayang keluarga tersebut. Frauen Gegrund, ditemukkan tak berdaya tergantung di jendela kamarnya dengan wajah membiru dan kawat melingkari lehernya.

   "Hari itu aku berdiri di bawah pohon rindang, menjauh dari sekumpulan orang berpakaian hitam. Aku menatap sebuah nisan dengan banyak bunga. Disana, tepat di samping makam itu, aku melihat dua orang yang pernah kusayangi menangis.

Saat itu, hari pemakamanku. Aku melihat seluruh keluargaku, teman-temanku, dan beberapa orang yang kukenal mengiringi jenazahku menuju peristirahatan terakhir. Aku sendiri, berada tidak jauh dari mereka, masih mempertanyakaan apa yang telah kulakukan.

Aku tidak menemukan diriku berada di suatu tempat yang seperti orang-orang ceritakan, surga. Aku menemukan diriku berada di dunia yang sama seperti sebelumnya, tetapi tanpa penderitaan dan rasa sakit hati.

– Frauen Gegrund

-0oo0-

Dari THE FOUR SEASONS OF SOUL mempersembahkan,

-The Seasons-
THE GEGRUND GIRL

The Gegrund GirlHistorias para obsesionarse. Descúbrelo ahora