Aku terbangun dan langsung berdiri dari tempat tidur, aku meregangkan tubuhku di depan jendela "emmmm!" aku membuka pakaian ku satu persatu dan segera pergi ke kamar mandi lima belas menit berlalu aku telah selesai mandi dan segera keluar dari kamar mandi tapi sewaktu aku ingin memakai pakaian dalamku romeo masuk secara tiba tiba aku terkejut dan berteriak "Kyaaaa!" sambil mengayunkan tanganku ke wajah romeo aku langsung mengambil handuk yang ada dilantai aku langsung
lalu romeo berbicara "Maafkan aku akira-chan aku khilaf" aku segera mendorong romeo keluar dari kamarku aku segera bergegas berpakaian dan segera menunggu perintah di lobby, sesampainya di lobby aku tak melihat seorangpun temanku sampai sampai aku teringan ada orang baru yang bergabung dengan kami kemarin aku segera pergi ke taman mana tau dia ada disana, benar saja dia ada disana dia menggunakan pakaian serba ungu dan rambut yang panjang aku segera mendatanginya dan bertanya padanya "siapa kau, apa yang kau lakukan disini ?" lalu dia menjawab "namaku adalah Gilbert aku adalah anggota baru Blood salam kenal" lalu aku mengenalkan diri "Aku adalah Nishikino Akira salam kenal kuharap kita bisa bekerja sebagai tim dengan baik" lalu aku pergi ke tempat pengambilan misi agar aku bisa menjalankan misi dengannya aku mendapatkan misi tingkat B lumayanlah untuk seorang pemula aku segera memanggilnya dengan system broadcast dan dia telah datang menemuiku aku dan dia segera pergi ke geladak untuk mengambil senjata kami masing masing aku terkejut melihat senjatanya berbeda dari yang lain itu aku berpikir bahwa itu tombak sedangkan senjataku hanya pedang kecil yang ringan kami segera pergi ke lokasi misi dengan helikopter.
Sesampainya di lokasi kami melihat beberapa monster yang terbang dan seperti artifak kami segera melompat dari helikopter dan berlari kearah para monster itu aku mengarahkan senjataku kelantai sehingga berbunyi "ckitt ckitt" aku segera melompat dan menusukan senjataku ke tubuh monster yang terbang sedangkan Gilbert melawan monster yang mirip dengan artefak dia menembus tubuh monster itu dengan dengan kecepatan tinggi lurus ke perutnya aku terpukau melihatnya bagaimana bisa senjatanya begitu kuat tetapi kali ini aku tidak selemah seperti sebelumnya aku membelah dua monster itu dengan sekali tebas aku melakukan beberapa teknik di udara sehingga tersisa bangkai saja gilbert melihatku kagum "hebat juga kau" kata gilbert "kau juga hebat" kataku kami saling mengepalkan tangan dan memukulkannya ke tangannya kami segera diangkut oleh helikopter penjemput setibanya di markas kami melihat orang aneh kami tidak memperdulikannya sehingga dia berteriak "hey kalian kenapa kalian menghiraukanku ?" kami menoleh kebelakang melihatnya "kalian belum tau siapa aku ? aku adalah Emil aku adalah bekerja di friar tetapi tidak dengan kalian , aku telah berjuang bertarung melawan pars monster sialan itu !!!" kata orang aneh tersebut. kami hanya terdiam melihatnya lalu dia berkata lagi "kalau begitu sampai jumpa" dia pergi meninggalkan kami kami saling bertatapan dan tertawa sambil berbicara"Hahaha itu orang kenapa sih gokil banget!?" kataku "ya dia sangat aneh" kata gilbert. lalu aku berkata "Sampai jumpa lagi" lalu dia juga berkata "sampai jumpa lagi" kami berpisah dia pergi ketaman sedangkan aku berkumpul dengan Nana dan Romeo.
aku langsung memarahi romeo tentang kejadian pagi tadi "Sebenarnya apa yang kau lakukan tadi pagi !?" kataku "umm...anu....itu..." kata romeo "kau itu ya untung saja kau tidak melihatnya jika kau melihatnya aku akan menghabisimu!" kataku "Hahaha rasain kebiasaanmu mengintip orang hahaha" kata Nana aku segera pergi ke kamarku dan mengganti bajuku dengan baju tidur aku langsung terbaring di atas tempat tidur , saat aku ingin tertidur aku mendapatkan sebuah misi dan berpartner dengan Gilbert dan Emil kami. aku segera bergegas mengenakan pakaian dan pergi ke geladak. sesampainya di lokasi kami hanya menemukan dua orgetail, aku segera berlari ke arah orgetail pertama sedangkan mereka melawan yg satu lagi , aku melompat dan menusuk kepalanya "hyaaah" kami berpikir hanya itu saja lawannya tetapi ketika aku dan gilbert lengah kami melihat emil sedang dikejar oleh Buaya yang sangat besar dan berkekuatan listrik yang sangat tinggi "ayo kita bantu dia" ucap gilbert, "Jangan aku bisa menangani ini sendiri !!" emil berusaha melawannya seorang diri tetapi dia selalu terpental karena diserang oleh ekornya "sudah cukup aku akan membantunya" ucap gilbert dengan nada kesal, aku segera menghalanginya dan kami hanya melihat emil dari kejauhan. "Hyaaaahhhh!!" teriak emil dan dia pun melompat. dia memukulkan palunya ke kepala buaya itu dari atas "hyaaah, aku berhasil aku berhadil , Yeahh !!!" dia sangat senang kami pun segera kembali ke markas dan beristirahat di kamar masing masing
============================
Julius Pov:
aku sedang berjalan ke arah lift sampai aku tersadar bahwa ada teman lamaku di belakangku "Sudah lama ya, Ciel" kataku "Ya..." katanya.
Bersambung....
YOU ARE READING
The Eater
FanfictionSebuah cerita seorang petarung yang berusaha untuk melindungi dunia dari monster yang bernama aragami
