PART II

837 44 1
                                        

*Kyuhyun POV



@Cho Corporation



Hari ini aku sudah menyusun berbagai rencana yang akan membuat minhyo berkesan aku berharap semuanya berjalan sesuai rencana. Aku sengaja mengabaikan semua yang berhubungan dengan minhyo mulai dari telfon, sms, bahkan tadi pagi dia sempat mendatangin kantorku tapi aku sudah memprediksikannya jadi aku membawa sekretarisku untuk bekerja sama.



Tok.... tok...


"Mianhae sajangnim, saya menganggu anda. Barusan kekasih anda datang membawakan makan siang untuk anda." Ucap Lee Hyena sekretaris kyuhyun sekaligus kekasih dari choi siwon kakak dari choi minhyo.


"Jinja~yo? Noona dia ada mengatakan apa lagi selain menghantarkan makanan untukku?" ucap kyuhyun. Dia akan bersikap non-formal jika itu sudah menyakut tentang Minhyo, selain karena Hyena sekretarisnya yeoja ini juga orang yang paling dekat dengan minhyo.


"Kalian sedang ada masalah? Kenapa dia tidak mau bertemu langsung denganmu?" tanya Hyena langsung.


"Anniyo, kami sama sekali tidak ada masalah, waeyo kalian hari ini kompak sekali, huh!!" sunggut kyuhyun, karena sepasang kekasih ini yang kompak menanyakan 'apakah kalian ada masalah' kurang lebih itulah pertanyaan yang ia dengar hari ini.



# 4 jam yang lalu



"Yakk.... Cho Kyuhyun.... keluar kau!!!!" seru seseorang diluar sana. Aku yang sedang minum sampai tersedak karena terkejut.


"Aisss... jinja siapa sih orang gila yang teriak- teriak di rumah orang" kesal ku pada orang yang tidak tau sopan santun diluar sana.



TOK...TOK...TOK....



'Yakkkk.... Cho Kyuhyun cepat kau keluar!!!!!'


"Ne changkaman~yo"


#CKLEEEKKKKK



"Yakkk... apa kau sudah gilaaa......" Aku terdiam sesaat, aku tidak jadi untuk memaki orang tersebut setelah melihat siapa yang teriak-teriak tidak jelas.


"MWOO~YAAAAA kau mengatakan aku apa Cho Kyuhyun?? Gila???? Kau memang adik ipar tak tau diri"



PLAKKK


BUKKKK


BUKKKK....


"Aissss.... jinja hentikan hyung... hentikan... aw...aw... cukup hyung, mianhae sudah mengatai mu" ampunku, sunggu aku tidak bermaksud untuk mengatainya aku hanya kesal karena teriak teriak tidak jelas seperti tadi.

At GwanghwamunWhere stories live. Discover now