"JANGAN MELEWATI BATASMU CHAWARIN!! "
Jelas sekali jika pria berkulit tan itu sangat amat marah. Matanya berkilat tajam menatap sosok mungil yang sudah terduduk lesu di lantai tepat dihapannya.
Entah bagaimana semua bermula tapi berhadapan dengan manusia cantik di depannya ini selalu membuatnya naik darah. Yang pasti tidak jauh-jauh dari kecemburuannya yang meluap-luap.
JOSS WAYAR PANICH
Putra kedua keluarga Panich. Pemilik aset negara terbesar dan terkuat di Thailand. Beberapa cabang dan anak perusahaan yang mereka dirikan sudah tersebar hampir di seluruh dunia.
Tidak ada orang yang mampu menutup mata perihal seberapa terpandangnya keluarga satu ini.
Bagai keluarga bangsawan yang selalu memurnikan garis keturunan mereka melalui perjodohan kasta. Namun siapa sangka aturan yang mereka pertahanan malah menjadi petaka bagi menantu putra kedua dari garis keturunan panich ke delapan.
NUNEW CHAWARIN PANICH
Seorang laki-laki carrier ,putra bungsu keluarga Perpiriyawong yang sudah mengubah marganya selama 2 tahun dan mengabdikan kehidupannya di dalam naungan keluarga Panich.
Perjodohan tiba-tiba yang dilakukan oleh ayah dan rekan bisnisnya bagai palu yang menghantam kewarasan Nunew. Banyak wanita maupun laki-laki dari keluarga terpandang lainnya yang ikut berlomba-lomba menjadi salah satu menantu Panich tapi tidak dengan dirinya.
Saat itu Nunew hanyalah anak berusia 17 tahun yang bahkan sekolah pun dia belum lulus. Namun tanpa mampu menolak, Nunew terpaksa memenuhi permintaan perjodohan ini dengan dalih balas budi.
Nunew yang belum paham akan cinta apalagi berkeluarga memberanikan diri melangkah keluar rumah, melepas marganya dan berganti dengan marga sang suami, Panich.
Namun bagai dihantam palu untuk kesekian kalinya, suami Nunew merupakan pria yang keras kepala dan memiliki emosi yang tinggi. Meski dirinya diterima secara baik dan terbuka oleh seluruh keluarga besar Panich tapi tidak dengan suaminya.
"KAU BERHUBUNGAN DENGAN KAKAKKU LAGI DIAM-DIAM BUKAN?!! "
Nunew menggeleng dengan perlahan. Isakannya semakin keras kala merasakan sakit di lengannya yang dicengkeram kuat Joss Wayar, suaminya.
"Aku tidak melakukan apa yang phi tuduhkan. Kumohon percayalah " , Nunew masih berusaha melepaskan cengkraman tangan Joss yang mungkin akan meninggalkan bekas di lengannya
"Phi aku sangat kesakitan! ".
"Kau berani membentakku?! "
"Phi....
"Baiklah! ", Joss menjeda sebentar ucapannya. Dengan segera dia bangkit dan menyeret nunew keluar dari kamar hotel yang dia sewa. Lalu melempar begitu saja tubuh Nunew kembali ke lantai dengan kasar.
"PULANG DAN JANGAN LANCANG MEMBERITAHU MAMA TENTANG APA YANG TERJADI!!! "
"Phi kumohon dengarkan dulu, kau pasti salah faham". Nunew masih berusaha menjelaskan, namun Joss tampak tak peduli.
Nyatanya pria itu kembali mencengkeram dagu Nunew dengan tidak manusiawi. Mengabaikan betapa menyedihkan istrinya saat ini. Menangis kesakitan dihadapan 2 orang bodyguard dan seorang laki-laki seksi yang tampak tak peduli dengan kehebohan di depannya.
"Jangan berani memesan taksi dan gunakan kakimu untuk kembali!! ".
Joss berdiri dengan angkuhnya menatap jijik pada Nunew yang masih terisak dan tampak berantakan. Pandangan matanya bergulir ke salah satu bodyguardnya.
"Seret bocah ini kebawah!! "
Setelah mengatakannya, pria 27 tahun itu kembali masuk ke kamar hotel sambil menggandeng laki-laki yang sedari tadi hanya diam memainkan handphone di dekat pintu .
YOU ARE READING
Our Pretty Sin
Random'Bisakah jadi milikku saja Nhu? ' 'Tolong jangan paksakan takdir kita phi' ******* Menjadi menantu kesayangan dari putra kedua keluarga terhormat merupakan sebuah anugerah juga bencana bagi Nunew. Menjadi kesayangan seluruh keluarga namun juga ancam...
