Setelah bertahun tahun tinggal di asrama dengan title anak kolong akhirnya papa bisa beli rumah.
Lokasi perumahan baru di tengah ladang tebu dan jagung,melewati perkampungan dan pemakaman umun yang cukup besar.
Hari itu aku, adikku jg mama papa bermalam dirumah baru,belum pindah karena masih dalam proses perbaikan juga. Kamarku lantai dua dengan pintu besar dan diapit jendela yg panjang....kalau pintu dibuka langsung dengan balkon luas menghadap kebun tebu yang cukup tinggi dan rapat.
Malam ini cukup dingin....ada asap putih yang keluar kalau aku bernafas.
Aku membuka pintu dan jendela...aku suka ademnya,angin nya juga semilir...
Aku berdiri menikmati langit dari balkon ku.
Berdiri menikmati langit dan bulan yang cukup terang. Hanya langit, bulan, bintang dan ujung daun tebu sepanjang mata memandang.
Indah.....
Aku lempar pandangan ke arah kiri....jelas awan putih yang turun dan terpisah dari awan dilangit.
Turun di pucuk daun tertinggi....awan putih serupa selimut putih, seperti melompat lompat dari pucuk daun satu ke lainnya.
Terus melompat seperti itu....jelas bentuk dan warnanya. Aku perhatikan dan kupandang mengikuti lompatan awan yang semakin dekat.
Semakin dekat warnanya tidak lagi putih susu tapi lebih buram ....buram atau tembus pandang....seperti kaca yang kotor.
Tepat didepan ku .... diatas atap rumah kosong depan kamarku, awan itu berdiri beberapa saat .....Dan terbang mundur bebas tanpa lagi melompat lompat dan hilang.
Aku hanya melihat dengan diam dan berbalik menuju kamarku dan menutup pintu dan jendela.
Tidak ada rasa apapun ku rasa....hanya merasa lucu dan was was di saat bersamaan.
Kulepas gorden jendela ,menutup penuh jendela dan pintu kamar ku yang menghadap balkon.
Kumatikan lampu dan tidur malam itu.....Aku tidak suka tidur menghadap jendela!!! Aku jengkel kenapa melihat awan putih itu ....aku merasa marah dalam tidurku.
Aku tidan merasa takut atau terancam....aku hanya tidak suka....hanya tidak suka.......
KAMU SEDANG MEMBACA
HARI HARI
ParanormalMembayar yang tidak selesai dengan yang baru,mungkin ada kesempatannya dan akhirnya jadi milik diri. Sulit menulis ulang dilembaran yang nyata .....jadi tulis ulang saja lembaran tak berserat tapi tetap terbaca dan semoga tersampaikan semua beban in...
