stillbreath || Sayap Kesayanganmu

156 18 0
                                        

Sayap Pelindungmu ~ The Overtunes
• • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • •

Reza POV
Kudorong terus ayunan yang sekarang berada di samping tempat dudukku ini, ayunan yang sekarang ditempati oleh seorang gadis manis berkerudung yang kusayangi. Dia adalah adik perempuanku, adik yang terlahir dengan ketidak sempurnaan fisik namun mempunyai kesempurnaan hati.

"Kak lebih kencang lagi dorongnya, Laras ingin merasakan lebih tinggi lagi." Ucap adikku Laras yang sekarang memakai kerudung hijau tua dan juga berbaju terusan coklat tua.

"Jangan keras-keras ya dek, nanti kalau kamu jatuh bagaimana?" Aku tetap menggerakkan ayunannya dengan gerakan pelan.

Aku dan adikku sedang berada di taman belakang rumah mewah kami. Sabtu sore adalah saat yang paling dinanti oleh adikku ini, karena saat ini dia bisa menikmati waktu luangnya denganku. Aku yang memang sedang berkuliah di Jogja tidak bisa terus-menerus pulang ke Semarang karena sedang disibukkan dengan tugas skripsi.

Angin yang berhembus semakin kencang, dan terasa sejuk sekali saat mengenai kulit.

"Kakak, kemarin Lina main ke rumah kita Kak. Dia bercerita kalau dia habis menonton sebuah band yang mengadakan acara amal kak. Lina merekamkan saat mereka sedang memainkan sebuah lagu kak." Laras bercerita dengan sangat semangat sambil terus memamerkan senyum manisnya.

"Lalu kamu mau apa Ras?"

"Aku ingin kakak menyanyikan lagunya untukku kak." Pinta Laras dengan menyunggingkan senyum andalannya.

"Sebentar ya dek, kakak ambil gitarnya dulu ya di kamar." Kataku sambil mengusap kepalanya.

Aku berjalan memasuki rumah kami melalui pintu belakang, saat melewati dapur aku melihat pembantu rumah kami sedang membersihkan pecahan kaca seperti pecahan piring. Selalu begitu, orang tuaku memang tidak pernah akur bahkan mereka berencana akan bercerai. Aku tak perduli, aku tetap meneruskan langkahku ke kamar lalu mengambil gitar hitamku yang selalu kutaruh di pojok kamar.

Saat aku kembali ke taman belakang rumah kami dengan senyuman, aku tertegun saat aku mendengar isak tangis adikku. Aku memang sangat mengerti apa yang membuat adikku menjadi sedih seperti ini.

Perceraian orang tuaku yang membuatnya menjadi sedih, dia yang terlahir tidak sempurna apalagi tidak mendapatkan perhatian lebih dari orang tua kami pasti mendapatkan tekanan tersendiri. Tanpa kusadari aku ikut menitikkan air mata, tapi aku harus lebih kuat dari adikku karena aku orang terakhir yang di harapkannya.

"Kamu mau dinyanyikan apa dek?" Tanyaku setelah aku kembali duduk di kursi samping ayunan yang sekarang sudah tidak bergerak lagi.

"Eh.. eh.. itu kak, lagunya the overtunes yang sayap pelindungmu." Jawab Laras sambil diam-diam mengusap tangisnya.

"Oke... dengerin kakak nyanyi ya.."

Saat kau jatuh
Lukai hati
Di manapun itu
I'll find you
Saat kau lemah
Dan tak berdaya
Lihat diriku
Untukmu

Tiba-tiba aku mendengar suara Laras mengangis lagi,

"Kamu kenapa ras?" Aku bahkan tak bisa menahan rasa khawatirku.

"Aku takut kak, aku takut nggak ada lagi yang sayang sama Laras. Ayah sama Bunda mau bercerai nanti Laras sama siapa?" Aku tertegun dengan pertanyaan adikku ini, kupeluk Laras sambil aku menepuk pelan punggungnya. Aku berharap cara ini bisa menghilangkan sedikit kesedihannya.

"Laras liat kakak Ras, kakak di sini akan selalu sayang sama Laras. Sudah jangan dipikir lagi ya Ras, mending Laras ikut nyanyi sama kakak." Kuusap bekas air matanya, kuambil lagi gitar yang tadi sempat ku taruh di tanah.

"Ayo Ras ikut nyanyi..." Ucapku sambil memetik kembali senar gitarku.

Kapanpun mimpi terasa jauh
O ingatlah sesuatu
Ku akan selalu
Jadi sayap pelindungmu
Saat duniamu mulai pudar
Dan kau merasa hilang
Ku akan selalu
Jadi sayap pelindungmu....

"Terimakasih kak Reza sudah mau sayang sama Laras yang cacat ini..." Laras memelukku dengan erat sebagai ungkapan terimakasihnya.

"Sama-sama Ras, kakak juga sayang sama kamu..." Akhirnya kami menghabiskan waktu sore bersama sambil berpelukan, berharap bisa berbagi kekuatan untuk menguatkan satu sama lain. Sambil berharap kehidupan yang lebih baik ke depannya kami memandangi matahari yang akan tenggelam......

"Sayangi apa yang kamu punya, maka apa yang kamu punya pun bisa mendatangkan ketenangan sendiri bagi hatimu" @stillbreath quotes
• • • • • • • •
THE END

[2] Song FictionWhere stories live. Discover now