🍂 awal pertemuan 🍂

1.9K 123 26
                                        

di negara siam terdapat sebuah kerajaan bernama hasta , kerajaan hasta berdiri sejak abad ke-7 yang dipimpin oleh raja alyas

kerajaan ini terkenal dengan kemakmuran rakyatnya bahkan raja mereka terkenal dengan kebijakannya dalam memimpin rakyat hasta

tetapi , ada peristiwa yang membuat semua rakyat hasta murka pada seorang wanita yang sudah membunuh putri kedua dari raja alyas dan ratu bae , pelaku awalnya tidak ditemukan tapi setahun setelah pembunuhan itu terjadi

pelaku itu menyerahkan dirinya langsung kehadapan raja alyas dan mengakui semua kesalahannya

dan pada abad ke-9 tepatnya pada 1 januari 802 M mereka menjatuhkan hukuman mati pada seorang wanita yang merupakan seorang jenderal perang kerajaan musti

sangat aneh seorang wanita menjadi jenderal perang pada masa itu , tapi karna raja dari musti merupakan musuh bebuyutan raja alyas  , mungkin inilah alasan kecurangan raja musti dalam perencanaan pembunuhan putri kedua raja alyas

banyak yang bilang jenderal wanita ini sangat kuat dan tak terkalahkan di medan perang , bahkan sekalipun melawan ratusan pangeran dia tak pernah gugur

dan sekarang semua rakyat sedang berteriak untuk membunuh cepat pelaku pembunuhan putri raja dari alyas

tembok besar yang begitu tinggi dan  membentuk lingkaran dengan beribu-ribu manusia didalamnya , membuat suara teriakan mereka terdengar jelas bahkan sampai penjuru luar istana hasta

" bunuh wanita itu yang mulia ! "

" jangan beri dia ampun yang mulia raja ! "

" dia harus dihukum mati ! "

" wanita sepertinya tidak pantas hidup yang mulia ! "

" dia harus menebus dosa yang telah dia lakukan ! "

teriakan masyarakat yang akan  menyaksikan hukuman mati pada jenderal wanita ini , membuat suasana benar-benar ramai dalam kebencian dari berbagai kalangan

ratu bae yang merupakan istri dari raja alyas sedang menangis di kamarnya karna kematian putri keduanya satu tahun lalu

" ibu , pelakunya sudah tertangkap dia akan mati "

" kenapa wanita itu tega membunuh anak ku , putri ruby "

putri ruby yang melihat ibunya terpuruk ini merasa terpukul  , lalu dirinya berdiri dengan hati yang dipenuhi rasa amarah dan dendamnya

putri ruby berlari keluar dari kamar sang ratu sambil membawa pedang di tangannya

" aku akan membunuh mu , patricia "

di area istana yang lebar seperti lapangan dimana disana tempat para pendosa atau kriminal akan dihukum mati , masih ramai dengan sorakan kebencian para masyarakat hasta

wanita yang sedang berdiri dengan kedua tangan yang terikat kesamping sedang merasakan kesedihan , penyesalan dan kerinduan pada seseorang dalam hidupnya

dia benar-benar menyesali perbuatan keji nya terhadap seorang putri raja yang ia bunuh dengan tangannya sendiri

" maafkan aku.. " lirihan nya terdengar kecil , hanya dirinya dan tuhan yang mendengar itu

" aku berharap kita bertemu di akhirat setelah ini " lanjutnya lagi

raja alyas  mengangkat satu tangan kanan nya keatas untuk menyuruh semua rakyatnya diam , karna dia akan mulai menghukum si pembunuh putri kandungnya sendiri

saat raja alyas ingin membuka suaranya , tiba-tiba dirinya melihat putri sulungnya berlari dengan pedang tajam ditangan nya

" kenapa putri ruby berlari , hentikan dia ! " teriak raja alyas

Angel Of Death ( January  )Stories to obsess over. Discover now