Saat itu, adalah Ann

1 0 0
                                        

   "Kau tahu gadis populer di sekolah tahun ini?" Tanya seseorang.

    "Siapa?" Jawab seorang murid pria yang cukup terlihat eksentrik diantara murid lainnya.

   "Watanabe Ann"

   "Oh si gadis campuran?"

   "Iya. Aku dengar dia baru pindah dari sekolah wanita dekat rumahnya karena sang ayah pindah bekerja. Dan sekarang dia ada di kelas favorit, A"

   "Itu kelasku" jawab si murid pria eksentrik.

   "Mengapa responmu seperti itu Daichi?'

   "Aku tidak tertarik dengan orang populer. Jadi aku bersikap biasa saja karena memang seleraku bukan yang seperti itu" jawab si murid eksentrik.

   "Wah kalau begitu kesempatan kita banyak, Jiro! Bagaimana kalau kita bertaruh siapa diantara kita berdua yang di pilih oleh Ann-chan jika salah satu menang aku akan mentraktir kalian es krim termahal di Jepang raya"

    "Kalian saja, aku tidak ikutan" sahut Daichi Kimura sambil berlalu meninggalkan kedua temannya, Jiro dan Tetsuro.

    "Pria itu memang sok paling tampan. Menyebalkan sekali"

    Daichi Kimura berjalan menelusuri lorong sekolah sambil bersenandung lirih. Beberapa murid wanita yang di lewati olehnya mulai berbisik-bisik membicarakan si eksentrik, Daichi.

   "Aku heran apa bagusnya gadis Watanabe itu. Mengapa beberapa temanku senang sekali menjodohkan aku dengannya"

   Daichi Kimura melihat sosok yang tengah hangat di bicarakan itu sedang berbincang-bincang dengan seorang pria di gerbang sekolah. Pria dengan menggunakan motor sport yang gagah, lalu helm biru itu sepertinya tidak asing.

   Lantas ia pun berlari mengejar si pria berhelm biru keluar sekolah dengan tergesa-gesa.

   "Kau?" Tanya si gadis populer, Watanabe Ann.

   Daichi Kimura salah tingkah. Ia datang di saat yang tidak tepat. Pria bermotor sport itu sudah pergi ketika dirinya sampai di gerbang sekolah.

   "Ah"
  
   "Ada apa kau kemari?" Tanya Ann.

   Daichi Kimura menggeleng cepat dan berlalu dari hadapan Watanabe Ann tanpa berbicara.

   Ann mengerenyitkan dahinya sambil menatap kepergian Daichi dengan perasaan kalut.

   Daichi Kimura masih terus memikirkan sosok pria jangkung dengan motor sport itu barusan. Setelannya seperti tidak asing baginya karena memang seperti itu kakak tirinya bergaya.

   Hotaru Kobayashi namanya dia adalah kakak tiri bawaan ibunya saat menikah dengan sang ayah dulu. Sembilan tahun kemudian, ia lahir. Itu sebabnya nama keluarga mereka berbeda. Hotaru Kobayashi enggan mengganti nama keluarga ayahnya dengan nama keluarganya karena ia tidak mau sosok mendiang ayahnya terganti. Dari semua sikap kerasnya, ia dari awal sudah menunjukkan jika Hotaru tidak menyukai Yamato Kimura, ayahnya. Lalu saat mulai memasuki universitas, Hotaru memilih kota terjauh dari Tokyo agar keluarga Kimura tidak bisa melihatnya.

   "Kalau itu memang dia, berarti dia sudah kembali ke Tokyo" gumam Daichi Kimura.

   "Lalu mengapa dia datang menemui Ann? Apakah mereka saling mengenal?"

   Kecurigaan Daichi semakin tinggi. Dengan inisiatif sendiri, Daichi pergi ke halaman sekolah, bersembunyi di belakang pohon cedar besar untuk menelepon ibunya di rumah melalui ponsel yang ia bawa.

   "Halo, Mama"
.
   Daisy Kimura mengangkat teleponnya dengan santai.

   "Ada apa, Daichi-kun? Mama sedang bekerja di kantor" jawab sang ibu.

Você leu todos os capítulos publicados.

⏰ Última atualização: Jul 04, 2023 ⏰

Adicione esta história à sua Biblioteca e seja notificado quando novos capítulos chegarem!

Tsukasa-Kun Onde histórias criam vida. Descubra agora