Di ruangan bernuansa putih terdapat sepasang suami istri dengan sang suami terbaring diatas brangkar rumah sakit. Sang suami baru saja kecelakaan saat perjalanan pulang dari kantor entah kenapa tiba-tiba rem mobilnya blong.
" Kamu beneran minta itu, hyuck? Kamu pasti bercandakan? Hahaha lucu sekali." Sang suami_mark Jung tertawa hambar sambil memegang perutnya
" Aku ga bercanda dan surat cerainya akan dikirim lusa, Hyung." kata sang istri
" Tapi kenapa? Apa aku berbuat salah padamu sebelumnya, hyuck. " Kata Mark pelan
" Masih bertanya kau itu sudah lumpuh, Hyung aku tidak mau hidup dengan lelaki cacat dan bagaimana nanti aku belanja ke mall pasti kau tidak sanggup membiayai kebutuhan ku " ucapan pedas itu terlontar dari mulut namja manis itu.
" Tapi ini cuma sementara, hyuck. Kau bahkan tadi mendengarnya sendiri, apa kau tidak bisa menunggu sedikit untuk masa pemulihan ku? " Tanya sang suami
" Sampai kapan harus menunggu? Aku tidak ingin menunggu jika kau saja tidak tahu kapan " ucap sarkas namja manis itu lagi
" Tapi... Hyuck ak-" belum sempat sang dominan menyelesaikan perkataannya sang istri lebih dahulu memotong ucapnya.
" Aku tidak peduli, jika kau masih menginginkan ku, datang padaku jika kau sudah sembuh. Jangan mencariku karena aku tak ingin melihatmu lagi dengan keadaan cacatmu itu " si manis pergi meninggalkan ruangan suaminya tanpa memperdulikan perasaan sang dominan.
" Pasti, hyuck pasti aku akan datang padamu " gumam Mark
Ceklekkk
" Hai, Mark. Bagaimana keada- Mark kenapa kau menangis, sayang " sang ibu yang biasanya di panggil bubu itu langsung memeluk putra sulungnya.
" Hiks... Bubu apakah Mark tidak pantas untuk, hyuck? Bubu...apa hyuck sudah tak mencintaiku lagi? Dia...dia meninggalkan ku bubu." Kata sang anak
" Astaga, Mark. Ada apa dengannya? " Tanya sang ibu
" Hyuck, menceraikan aku hiks... Apa lumpuh itu sebuah aib? Kenapa dia tidak mau menunggu sebentar lagi pasti aku bisa berjalan lagi " jelas Mark kepada ibunya
" Sudahlah, Mark mungkin ini yang terbaik untukmu bukan kamu tak pantas buatnya tapi dia saja yang tak tahu diri. Kalau bukan karena kita pasti sekarang dia masih Luntang-lantung dijalanan. " Kata sang ibu menenangkan sang anak. Sejujurnya Taeyong sang lah marah mengetahui anaknya di tinggal.
" Oh ya... Daddy sedang dalam perjalanan kesini bersama Jeno " lanjut sang ibu
" Sebentar ibu lupa ada jaemin tadi ibu meninggalkannya sendirian di parkiran. Tunggu sebentar, Mark "
Selepas kepergian ibunya Mark kembali merenungkan ucapan sang istri surat itu akan datang lusa berarti hari Sabtu. Tapi...tunggu bukankah haechan a.k.a Jung donghyuck tadi saat meminta sang suami pulang mengeluh mual-mual. Oh tuhan, semoga ini benar seperti dugaan ku. Semoga donghyuck hamil. Kumohon kabulkanlah doaku ini_ batin Mark
Mark dan haechan sudah menikah selama 6 bulan tetapi belum memiliki anak karena haechan belum siap, namun sebulan yang lalu Mark Jung menanamkan benihnya didalam rahim haechan tentu haechan tak menyadari hal itu karena sedang ereksi sebab meminum air yang berisi obat perangsang pada saat ia kalah memainkan True or dare dengan teman-teman pada saat liburan ke Pantai.
TBC
Aku publish segini dulu siapa tahu tidak seru kan huh. Tapi semoga kalian suka dn jngn lupa votenya ya bye bye
KAMU SEDANG MEMBACA
LOVE || MARKHYUCK
Teen FictionBagaimana kehidupan Mark Jung setelah istrinya haechan meminta cerai?
