Happy reading guys!
.
.
.
*Pada suatu malam*
" hmph! Lepaskan aku..! dasar bajingan! ternyata selama ini kamu cuma anggap aku mainan? HAH!? "
"Scara.. maafin aku.. aku juga gatau kalau ini semua bakal terjadi.. dan bahkan aku tidak bisa berbuat apa-apa.. seandainya aku punya kekuasaan yang lebih besar, dari awal aku pasti udah nolak perjodohan anjing itu.."
"Huh.. aku tidak peduli, Baiklah. Bagaimana juga itu pilihanmu kan..? baik, baik. hiduplah yang baik bersama tunanganmu itu. Aku harap kalian bisa menjadi pasangan yang harmonis. Aku pergi. Tidak usah hubungi aku lagi, sebagai timbal baliknya, aku juga tidak akan mencarimu."
"...scara, maafkan aku, aku pastikan, tidak lama lagi aku akan menjemputmu, tapi sebelum itu, aku akan membereskan para bedebah tua itu dan perempuan murahan itu."
--
12 jam sebelumnya
*ruang makan*
"kazuha, mengapa dari awal kamu tidak bilang..? Ayaka baru saja mengatakannya pada ayah, dia sudah.. hamil 3 minggu"
"Tidak disangka yaa, kazuha ku akan menjadi ayah, ibu turut senang mendengarnya..!"
".. ibu, ayah.
"ya nak?" Keduanya bersahut bersamaan
"Itu bukan anakku."
- suasana di ruangan itu pun jadi hening, dan mencekam (the silent is too loud, lol) -
".. apa maksudmu?" tanya ayah kazuha
"ayah dan ibu tahu, kan? Dari awal, aku gapernah cinta sama Ayaka. dan persis 3 minggu lalu, aku punya trip yang lamanya itu 1minggu 2 hari, kan? Kalian yang atur itu buat aku, masih berpura-pura lagi?"
".. ruangan itu kembali menjadi sunyi. sekarang, tidak ada yang kembali mengangkat topik."
-
"u-ugh, pusing sekali. Sebaiknya aku pergi. kazuha pun berjalan menuju pintu dengan keadaan yang sempoyongan- tidak fokus"
Kazuha mencoba berjalan keluar dari ruang makan, saat menuju pintu-
*BRAKK
Tidak disangka, ternyata kazuha dipukul dari belakang oleh ayahnya dengan tongkat, ibu kazuha pun ikut mengambil kesempatan itu dengan langsung menutup mulut kazuha (agar dia tidak cepat terbangun).
"Sialan, para bedebah tua itu.!! Minumanku ternyata mereka taruh obat, tidak aman disini."
Penglihatan kazuha pun mulai memudar.. dia mendengar suara langkah kaki dibelakangnya, yang dia sudah menebak itu siapa, ayahnya.
"u-ugh.. BRAKK
"Sialan.
-----
Meanwhile Kondisi Scaramouche:
* saat itu *
scara pun pergi, berjalan langkah demi langkah, tidak tahu mau kemana, kehilangan tujuan, saat itu ia masih tidak percaya kalau dia akan benar-benar pergi dari kazuha, karena kazuha, bagi scaramouche adalah segalanya, yahh, bahkan ia juga tetap berjuang untuk hidup.. cuma buat ketemu sama kazuha setiap hari, sang pujaan hatinya.
Scara pov:
"brengsek.. bedebah bajingan!"
"demi perempuan itu,huh?, Oke!"
...."
Aku tidak tahu harus apa sekarang.. Mana udah malem gini lagi.. yaudahlah untung aja aku masih punya tabungan, menginap di hotel sajalah.
- sesampainya di hotel -
"Selamat datang di hotel acumalaka. Ada yang bisa saya bant-- LAHH SCARAMOCHII?
"..diluc?"
"Apakabar loh, btw denger" lu gay yakan?"
"..anak anj"
"tapi bener sih, gue emang gay haha"
"Lu tau kan, kazuha? nahh, 2jam yang lalu dia pacar gue, sekarang udah jadi mantan. dia udah punya tunangan, yang bahkan sudah hamil."
"..."
"ha-haha.." mampus dah gue 'batin diluc
- suasana disitu menjadi hening kurang lebih 2 menit, diluc bingung mau angkat topik apalagi -
"Lama lu, gue mau pesen 1 kamar, belom mandi nih gue, mana udah laper lagi blom makann"
"o-oh.. oke..? Baiklah ini dia, lantai 3 nomor 196 ya"
"siapp, thanks ya."
- skip saat sudah sampai dikamarnya -
scaramouche pov:
"Baiklah.. kali ini gw gbakal nyerah, cuma buat bedebah kazuha itu? Hmph! Bahkan menyebut namanya pun aku menjadi kesal, hmm.. Apa seharusnya aku itu saja ya..
YOU ARE READING
enemy to lover? kazuscara bl 🔞
FanfictionMenceritakan tentang sepasang kekasih yang sempat berpisah. saat bertemu, mereka menjadi... Musuh?! - typo bertebaran ygy - alur dikit berantakan.. hehe - yang pastinya OOC - mengandung 🔞 N. ak niat ko buat inii, kalo soal happy end / sad end kura...
