Delcy

5 1 0
                                        

Pagi ini aku dan Ibu ku tengah dalam perjalanan menuju kota kecil di pinggiran New England, kota itu adalah Malvies. Memang terdengar kurang familiar untuk orang awam, karena kota ini hanyar terkenal sebagai kota botani bukan nama dari kota itu sendiri, dan juga karena ibu ku adalah seorang dokter ia tengah di tugaskan ke kota itu sehingga mau tidak mau kami harus pindah.

Awalnya aku menolak untuk pindah tetapi mau bagaimana lagi tidak akan ada yang mengawasi dan berada di sisi ku karena keluarga yang masih tersisa hanyalah ibuku dan dua orang paman ku. Aku adalah mahasiswa dari Universitas Sains terkenal di Kolterga dan sekarang aku harus pindah ke Universitas Bring Bells di kota Malvies ini.

Setelah beberapa lama perjalanan mobil yang aku dan ibuku kendarai sudah berhenti tepat pada sebuah rumah bertingkat dengan desain sederhana berwarna putih biru, terlihat halaman yang cukup luas dan juga rumah ini lumayan nyaman. Aku kemudian keluar dari mobil dan mengambil tas ku, aku mulai berjalan mendekati rumah yang akan aku tinggali ini. Aku berkeliling terdapat halaman luas juga di belakang, ada sebuah rumah kaca Botani yang tidak jauh dari rumah, dan perlahan aku mulai menolehkan pandanganku dan menemukan sebuah rumah dengan nuansa gelap di sebelah rumah ku

“Curt?. Bisa kau bantu ibu untuk mengangkat kardus ini” terdengar suara ibuku yang membuat ku terkejut, aku segera beranjak pergi menemui ibu ku

Sambil memebawa beberapa barang aku kembali menyusuri rumah ini memperhatikan setiap detail dari rumah ini terlihat ada tiga buah ruangan, dua diantaranya berada di lantai dua yang masing-masing memiliki kamar mandi dan juga sebuah lemari tanam yang besar. Aku segera berjalan menyusuri lorong dan aku memilih kamar paling ujung yang ketika aku memperhatikan kamar itu tepat mengarah pada rumah tetangga ku. Tanpa memikirkan hal lain aku melanjutkan kegiatan ku

******

Malam pun tiba sekarang aku tengah menikmati makan malam bersama ibu ku, suasana terasa sunyi tanpa adanya interaksi antara aku dan ibuku, tak lama suara telpon memecah keheningan di antara kami. Segera setelahnya ibuku bergerak menuju telpon dan mengangkatnya tak lama ibuku terlihat buru-buru pergi sambil meninggalkan pesan dia tidak akan pulang besok tetapi lusa siang dia kan pulang dan memintaku untuk membeli beberapa makanan sementara selama dirinya tidak dirumah dan untuk hari senin ia meminta ku berangkat ke kampus menggunakan bus way, setelahnya ia pergi menuju rumah sakit

Setelah menyelesaikan makanan dan membersihkan meja makan aku pergi keluar rumah berkeliling tempat ini, tak berselang 15 menit aku menumakan sebuah taman yang cukup rindang dengan pepohonan Oak yang lumayan besar dan rimbun, aku bergerak menuju sebuah bangku yang di terangi oleh lampu taman, aku mengeluarkan sebatang rokok yang ku bawa dan mulai menyalakannya, terdengar dari kejauhan suara beberapa orang tengah berbicara

“Sepertinya malam ini sunggugh sepi” ucap lelaki dengan rambut pirangnya

“Kau benar aku ingin mencari kesenangan lain..” balas lelaki satunya yang mengenakan jaket biru

“Hey, coba kalian lihat di ujung sana....” ujar lelaki dengan aksen scoth nya yang mengisyaratkan kepada dua temannya untuk menatap kearah yang lelaki itu maksud.

Dengan senang mereka perlahan berjalan, aku yang mendengarnya hanya diam mengabaikan tetapi suara langkah mereka terdengar semakin mendekat ke arah ku, dan aku menoleh ke belakang sehingga terlihat ketiga lelaki itu tangah berdiri di hadapan ku

“Hey, sepertinya kau orang baru di sini. Kami belum pernah melihat mu sebelunya” ujar lelaki pirang berjaket biru. Aku hanya dia memandangi nya

“Hey, Bung! Dia sedang berbicara dengan mu” sahut lelaki dengan aksen scothnya

“Sudahlah mungkin dia bisu, sekarang kita bersenag-senang saja” jawab lelaki pirang satunya

Terlihat sebuah benda berkilau muncul dari balik jaket hitam lelaki pirang sambil tersenyum ia perlahan memukulkan botol bir itu pada tiang lampu sehingga botol itu berubah menjadi senjata tajam

DelcyStories to obsess over. Discover now