Prolog

19 4 0
                                        

Setiap aku bosan, benda itu datang.
Setiap aku akan marah, benda itu datang.
Setiap aku merasa tertekan, benda itu datang.
Setiap aku termenung, benda itu datang juga.

Apa sebenarnya yang diinginkan benda itu? Sebuah benda yang berbentuk bulat dan besarnya seperti kepalan tanganku itu sering menghampiriku akhir - akhir ini. Warnanya putih seperti salju dan bercahaya.Tapi setiap aku akan menyentuhnya, benda itu langsung pergi.

Suatu hari, aku termenung seperti biasanya di balkon kamar. Tak lama kemudian, benda itu datang lagi. Aku mencoba menyentuhnya, lagi. Tapi tetap saja tak bisa. Namun, kali ini benda itu tidak pergi. Benda itu malah semakin bersinar terang. 'Cahaya yang cantik.' ucapku dalam hati. Seperti tahu apa yang kuucapkan di dalam hatiku, benda itu langsung menerobos masuk ke dalam kamarku.

Aku mengikuti benda itu ke dalam kamarku.Aku mengikuti benda itu ke dalam kamarku. Benda itu berputar - putar persis di tengah kamarku. Saat aku akan menangkapnya, benda itu terbang ke atap - atap kamar. Tanpa kuduga, benda itu bergetar dan mengeluarkan suara seperti lonceng. "Apa yang kau inginkan? Kenapa kau selalu datang kesini? " tanyaku langsung pada intinya.

Bukannya menjawab, benda itu malah terbang keluar kamar.

Dengan cepat, aku mengambil pakaian luaran karena waktu itu aku hanya mengenakan kaos putih polos berlengan panjang dan celana jeans oversize saja. Aku mengikuti benda itu sampai lantai bawah. Saat sampai di pintu depan, benda itu bergetar dan terdengar suara lonceng lagi. 'Mungkin dia tidak bisa keluar karena pintu tertutup.' pikirku. Refleks, tanganku meraih gagang pintu dan membukanya. Otomatis, benda itu ternbang keluar.

Aku terdiam sejenak. 'Kenapa benda itu mengarah ke hutan?Apakah ada sesuatu di sana?' tanyaku dalam hati.Aku menatap benda itu, dia bergetar - getarseakan menyuruhku untuk mengikutinya. Tak lama kemudian, benda itu terbang menuju hutan. Entah mengapa, kakiku melangkah mengikuti benda tersebut ke arah hutan. Aku terus mengikutinya, sampai akhirnya dia berhenti persis di tengah - tengah hutan.

Belum selesai rasa penasarnku, tiba -tiba muncul sebuah tulisan di hadapan ku. 'Letakkan tanganmu di atas wizeball. 'wizeball? apa lagi itu?' Aku menatap benda berbentuk bola itu. 'Seperti ini?' batinku bingung. Saat tanganku tepat diatas 'wizeball' dengan sempurna, tiba-tiba muncul sebuah portal tepat di depanku. Kedua mataku membulat. Aku langsung menarik cepat tanganku yang tadi ada di atas 'wizeball' itu. Karena penasaran, kakiku melangkah memasuki portal itu. Seketika mataku silau.

Begitu keluar dari portal, aku menatap takjub satu objek. Didepan sana, terdapat sebuah bangunan kastil yang begitu klasik. Dari tempatku berdiri sekarang, bangunan itu terlihat sangat indah. Ditambah warna langit yang berwarna oranye dengan sedikit dominan warna violet yang membuatnya seperti pemandangan kastil di negeri dongeng. 'Sebernarnya, di mana aku sekarang? Kenapa di pegunungan seperti ini ada kastil? ' batinku. Kakiku sedikit mundur saat sebuah tulisan tiba- tiba muncul di depan wajahku. 'Ini adalah tempat sekolahmu mulai sekarang. Tempatmu yang seharusnya.'

'Apa maksudnya ini?' Tepat saat tulisan itu hilang, 'wizeball' sedang terbang mendekatiku. Benda itu bersinar semakin terang, lama kelamaan benda itu terbang ke atas dan berpecah menjadi butiran - butiran kecil dan dengan cepat mengelilingiku. Selang beberapa detik, semua butiran tersebut menempep di seluruh tubuhku. Dan dalm sekejap, pakaian sederhana yang kukenakan sudah berubah menjadi setelan seragam lengkap dengan sepatunya yang berwarna hitam. Aku terkejut bukan main. Apalagi seragamnya melekat di tubuhku dengan pas. Tak lama, muncul tulisan lagi, 'Sekarang kau sudah siap. Semoga kau bisa cepat beradaptasi di sini. Selamat berjuang! '.

Aku menghela napas lerlahan. Baiklah. Aku akan memasuki sekolah yang terlihat indah ini dan menjadi bagian di dalamnya.

...........


Hai guys! Kalo kalian suka cerita ku comment ya! Kritik & saran dari kalian berguna buat aku!💙

Nakhania_







JizelinePovești de care să fii obsedat. Descoperă acum