1. Bincang

41 5 0
                                        

Enam tahun bukanlah waktu yang singkat bagi dua raga yang telah lama menjalin cinta. Donovan Nagara dan Alemana Eesha yang kini keduanya telah menginjak usia dua puluh enam tahun, memutuskan untuk menikah.

Usia pernikahan mereka pun telah mencapai seminggu, semuanya berjalan dengan normal. Sang suami menjalankan kewajiban yang seharusnya ia lakukan, dan begitupun dengan sang istri.

"Van" panggil Alemana, sang lelaki pun menyahut "Ya?"

"Kamu keberatan gak kalau aku kerja?"

"Kamu mau kerja?"

"Untuk apa sayang? Menurut kamu pekerjaan aku dan juga gaji akuseperti yang kamu udah tau masih kurang kah?"

"Gak gitu, kamu kan tau aku dari dulu orangnya itu anti menyusahkan orang lain termasuk orang yang aku, sayang   – "

"Gak usah, aku aja yang kerja. Kamu kan seorang istri dan aku suami, bukannya udah seharusnya ya aku yang nafkahin kamu? kamu gak usah kerja ya udah." Potong Donovan.

Alemana hanya pasrah dengan jawaban sang suami, ia tak ingin ambil pusing soal itu. Toh, Donovan semasa SMA dan juga kuliahnya memang memiliki ilmu yang kuat dalam berbisinis seperti pekerjaan yang sekarang ia jalani.

Donovan merupakan seorang pemuda yang pekerja keras, bertanggung jawab, dan juga karismatik. Sudah pasti tak sedikit perempuan yang terpikat dengannya semasa kuliahnya, namun justru Donovan malah memiliki si gadis cantik, lugu, dan sangat berprestasi di hatinya. Namun apakah Alemana saat itu membalas perasaan Donovan?

Tidak, sayangnya tidak. Dahulu, di sudut pandang Alemana, ia akui memang Donovan adalah lelaki yang sangat bertanggung jawab dan menjadi idaman para gadis-gadis cantik di masa SMA dan kuliahnya, namun Donovan bukanlah tipenya. Tak disangka pun setelah bersekolah di SMA yang sama, Donovan dan Alemana kembali menjalankan kuliah di universitas yang sama. Walaupun fakultas yang mereka tempati berbeda, namun letaknya hanya bersebrang-an saja. Jadi, kemungkinan mereka untuk bertemu setiap harinya tidak kecil kan?

Alemana juga memandang Donovan hanya sebagai sebagai "lelaki keren" saja. Ya, hanya "saja". Alemana mungkin memang hanyalah gadis yang lugu, namun ia memiliki prinsip untuk fokus terhadap akademisnya, mengetahui Donovan menyukainya, setelah mendengar beribu-ribu bisikan tentang perasaan Donovan terhadap Alemana sampai di telinganya, sang gadis bersurai cokelat itupun tetap cuek saja.

"gak penting, yang penting tuh nilai gue."

Rumah Yang SebenarnyaWhere stories live. Discover now