Apakah Jia bisa mengubah dirinya dan perilaku nya persis seperti anak laki-laki tanpa ada yang curiga?
~🌼🌼🌼~
[Awal]
Jia bangun dari tidur nya saat mendengar alarm yang di tujukan untuk mengingatkan hari pertama nya bersekolah di sekolah yang baru dengan penampilan baru, nama baru dan sikap yang baru.
Jia berlari menuju kamar mandi dan bersiap-siap untuk berangkat sekolah dengan semangat dan juga rasa ragu apakah dia bisa melakukannya.
Mengenakan wig laki-laki yang sudah di persiapkan jauh-jauh hari dan memastikan wig nya tidak mudah copot walaupun di tarik dan di tiup badai angin.
Melilitkan perban ke si kembar secara berkali-kali agar tidak nampak menonjol persis seperti laki-laki.
Tak henti-hentinya berlatih suara agar tidak terdengar seperti suara perempuan tetapi gagal.
"Ahhh gimana nih gw gak bisa, suara gw terlalu kiyowo mau di tekan kayak mana pun tetep aja kek cewek nih suara"
"Duhh pasti orang-orang gak percaya nih sama gw kalo suara gw kek gini"
"Cari alasan aja kali yee, gw pura-pura pernah kecelakaan dan leher gw kena benturan maka nya pita suara gw berubah kayak suara cewek"
"Tapiiii~ ahhh bodo amatlah"
Jia keluar dari kamar nya dan turun untuk sarapan.
Kedua orang tua Jia yang melihatnya sentak tercengang seakan-akan tidak percaya putri mereka sangat terlihat seperti orang yang berbeda
"Astagaa Jia ini beneran kamu?"-mama jia
"Eitss no..ini bukan Jia, ini Jio mah"
"Mulai hari ini kalo mama liat jia penampilannya kayak gini, mama harus manggilnya Jio bukan Jia"
"Kamu serius nak mau sekolah disana? Buat apa?" -papah jia
"Serius dong pah"
"Yaaa untuk balas dendam lah (suara kecil sambil memainkan sendok)"
"Apa? Balas dendam?" -papah jia
"Hah ga kok pah, yaa cuma penasaran aja sekolah di sana gimana sih rasanya"
"Kamu mau cari tahu tentang si Raska itu kan?" -mama jia
"Iya pengen tau aja hubungan dia sama bang luwi apa"
"Udah ah mah pah Jia mau berangkat sekolah udah telat nih"
"Papah antar ya?" -papah jia
"Ga usah pah Jia bisa bawa motor kok"
"Seriusan kamu?" -papah jia
"Iyaa seriuss. Dahhh pah mah"
- - - - - -
Sesampainya di sekolah Jia di sambut oleh kepala sekolah, dan di antar menuju kelasnya
"Kamu keponakan nya pak bagas kan?" -kepala sekolah
"Iya pak itu paman saya, bapak sudah tau kan tentang latar belakang saya?"
"Iya saya sudah tau semuanya dari paman kamu" -kepala sekolah
"Baik pak, terimakasih banyak atas bantuannya"
"Saya janji, saya tidak akan melibatkan sekolah ini kedepannya"
"Ini kelas kamu ya, kamu masuk dan perkenalan, di sana ada guru yang akan bimbing kamu" -kepala sekolah
" Baik pak terimakasih"
YOU ARE READING
i'm not a man and i pretend
Teen FictionJia merupakan anak perempuan yang memiliki satu kakak laki-laki bernama luwi umur mereka hanya selisih 1 tahun, luwi anak yang tampan dan lucu yang membuatnya di kagumi kalangan siswa di sekolah nya. Oh iya luwi belajar di sekolah khusus laki-laki d...
