Yuk pencet bintang dulu
Hufft beberapa menit lalu mereka baru saja menyelesaikan ritual pernikahan yang diselenggarakan secara diam-diam, hanya beberapa orang penting saja yang di undang, karena mereka tak ingin banyak orang tahu tentang pernikahannya, mengapa? tak tau juga
Kini disebuah hotel bintang, tepat didalam sebuah kamar terdapat sepasang kekasih eh ralat maksudnya dua sejoli yang terpaksa menikah.
Kini mereka tengah bersantai dengan kesibukan masing-masing. Abdi dengan ponselnya yang sedang bermain game online.
Sedangkan Syella sedang membersihkan make up-nya yang sangat-sangat tebal. Entah apa yang diberikan perias itu hingga susah sekali hilang!.
Hanya ada kehinangan...
"Dan, Lo kok mau sih nikah sama gue?" tanya Syella memecah keheningan.
"hm, mungkin Lo cantik" balasnya ngasal.
"makasih, gue emang cantik dari lahir" balas Syella begitu narsisnya.
"hm" Abdi hanya membalasnya dengan deheman.
Setelah itu tidak ada yang berbicara maupun bernapas haha canda gess, yakali ga bernapas bisa mati dong.
"gue mau mandi dulu, gerah pake gaun ini terus pengen cepat-cepat tidur" ucap Syella karena sedari tadi dia sudah jengah dengan gaunnya itu.
"hm" jawab abdi yang membuat Syella naik pitan.
"eh lo dari tadi nyebelin ya, ham hem hom Lo mau kosplay Nissa sabyan?!!" geram Syella sambil mendekat ke arah ranjang, mengambil bajunya.
"ya" balasnya cuek tanpa menatap lawan bicaranya.
"au ah malas gue, mending gue cepat-cepat mandi daripada jengan liat tingkah Lo!"
"_"
Syella pun masuk kekamar mandi tanpa mau berlama-lama dengan manusia kutub Utara itu
Setelah beberapa menit Syella pun keluar dari kamar mandi dengan memakai baju piyama kesukaannya yang ia bawa dari rumah.
Dan ia langsung duduk di samping Abdi yang masih sibuk bermain game di ponselnya, hufft laki-laki memang begitu.
"Dan, Lo gak mau?" Tanya Syella sambil memainkan jarinya.
"Mau apaan?" Jawab Abdi tanpa menoleh.
"Itu" Jawabnya malu-malu
"Itu apaan sih!" Kesel Abdi menyimpan ponselnya di atas meja didekat ranjang dan mulai menoleh kesamping tepatnya Syella berada.
"Hubungan suami istri" Jawabnya kembali.
"Emang lo mau hm?" Tanya Abdi sambil menarik turunkan alisnya berniat menggoda Syella.
"Kata orang-orang sakit ya?"
"Hm iya kayak ditusuk keris siamang tunggal" Jawabnya ngasal dan menahan tawa, melihat istrinya memasang wajah tegang lebih tepatnya ketakutan.
"Beneran?" Katanya sambil berkaca-kaca.
"Hm"
"Zwidan!, huaaaaa hiks jahat" teriak Syella karena merasa ditakut-takuti.
"Hehe bercanda, sayang" balasnya dengan senyuman yang tidak pernah dilihat siapa pun kecuali Syella seorang.
Karena tidak mau terjadi keheningan lagi, Syella berinisiatif naik ke atas pangkuan Abdi, untuk mencari perhatian, namun dia salah bukannya perhatian malah membangunkan singa yang tertidur.
"Eh" kaget Abdi karena Syella tiba-tiba naik keatas pangkuannya.
"Bosen, main yuk" ajaknya dengan matanya yang mengerjap-ngerjap yang membuat Abdi jijik.
"Main apa?" Tanyanya
"Yang begini" katanya sambil menggesek pantak sintalnya ke benda pusaka Abdi yang mebuat sang empuh mengerang nikmat.
"Jangan menggoda gue Syella" amuk Abdi karena dia tak ingin mengambil mahkota Syella sekarang.
"Kenapa emang?, Orang gue cuma gesek-gesek doang" balasnya sambil menyeringai. Ia tau kalau Abdi sekarang dilanda nafsu, karena ia merasakan sesuatu dibawah yang sedang bangun.
"Karena Lo membuat adik gue bangun!" Geram Abdi.
"Oh ayolah" bukannya berhenti ia malah semakin menggesek pantat nya di bawah sana.
"Ssshh jangan salahkan gue kalau besok Lo ga bisa jalan!" Abdi langsung membalikkan badan Syella dan langsung menindihnya dengan posisi dia diatas dan Syella dibawah.
"GASS KEUN" Teriak Syella lantang
Segitu dulu yaa, bye🙋
YOU ARE READING
Abdi's
Teen FictionAbdi Said Zwidan seseorang yang tiba-tiba masuk ke dalam kehidupan seorang gadis yang ceria, keras kepala, dan cantik yang bernama Syella Zea Maris, kerap dipanggil Syella. Syella diharuskan menikah dengan abdi yang cuek, dingin, tampan, dan juga mo...
