𓂃𓊝𓄹𓄺

25 0 0
                                        

· · ─────── ·𖥸· ─────── · ·

Prolog

Sang pemimpin dunia Immortal menatap nyalang ke arah Demon yang hampir ambruk, dia memegang pedang yang setia dia bawa dan berkata,

"Jangan pernah mengganggu kehidupan damai dunia ini lagi, kau memang saudaraku tetapi kau sudah berbuat terlalu jauh"

"Uhuk— maafkan— AARRGGHH Tidak perlu kau meminta maaf pecundang!"

Sang Demon yang ada dalam dirinya mulai mengambil alih kembali, dengan brutal dia kembali menyerang makhluk-makhluk yang berada di sekitarnya.

"Jika kau terus menyerang, kaum mu akan terkena kutukan!"

"Aku tidak peduli, hanya kaum Demon yang pantas untuk menjadi pemimpin! Bukan kaum. lemah sepertimu!"

"Sadarlah! Jangan menjadi egois hanya karena tahta!"

Kedua pedang itu masih beradu dan dua makhluk terkuat sedang bertarung, membuat siapapun enggan untuk mendekatinya mereka lebih memilih untuk berlindung di balik kekuatannya.

Hewan-hewan pergi entah kemana, tanaman tertunduk dan berubah menjadi hitam lalu mati. Semua orang ketakutan, jika tidak dihentikan akan terjadi ledakan besar. Mereka tidak tahu akan berbuat apa lagi.

Tubuh orang bersayap hitam legam itu sudah sepenuhnya dikendalikan oleh Demon, matanya berubah hitam sepenuhnya. Mungkin sang pemilik asli tubuh itu sudah mati terbunuh oleh Demon itu karena berusaha memberontak.

Sang lawan akhirnya juga menyerah, dan dikendalikan oleh Gurdaian yang selama ini bersemayam di tubuhnya. Giginya menggertak dan dengan sekuat tenaga dia mendorong sang Demon menjauh.

"Guardian kurang ajaaaar!"







Begin...

Begin

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

Rei

Three CousinWhere stories live. Discover now