Pagi yang cerah, yesa Khairunisa Hartono bersama ibunya alfiya indah pergi ke Suatu restoran di Semarang. "Bener yang ini ya mi restonya?" Tanya yesa pada ibunya. "Iya sayang ini tempatnya, ayo kita cepat mencari nomor meja kita" jawab mama Alfiya dengan nada yang lembut . Tak banyak perbincangan antara mereka, akan tetapi mereka kerap memandang dan saling tersenyum sembari menunggu seseorang.
Sudah lama dirasa mereka menunggu dan yesa sudah merasa bosan. Sebenarnya yesa sangat was was entah apa yang di pikiran dia tak karuan.
"Mi, mami serius mau nikah lagi?" Tanya yesa dengan nada yang tegas.
Mak jleb di rasa mana alfiya , kenapa tiba tiba yesa bertanya dengan nada seakan-akan dia ragu. "Iya sayang, mami yakin. Ini semua demi kebaikan kamu juga yesa, mami rasa sudah terlalu kelelahan untuk hidup tanpa pendamping nak. Sedangkan masa depanmu masih panjang dan kelak kamu akan bersama suamimu" Jawab mama Alfiya dengan nada berat tapi juga menjawab dengan perasaan yang lembut.
Yaa, alfiya adalah janda dari seorang pengusaha bernama Lukman Hartono. Ayah yesa itu pergi untuk selamanya setelah terjadi kecelakaan di jalan raya Semarang Pekalongan 6 tahun silam. Mobil yang di tumpangi ayah yesa itu di tabrak lari oleh mobil seseorang dari arah berlawanan. Betapa terpukul hati alfiya dan yesa waktu itu.
"Mi , apapun keputusan mami pasti itu yang terbaik buat mami dan yesa kan. mami jangan kawatir , yesa akan selalu menyayangi mami dengan penuh hati" tegas yesa sembari memeluk mami tercintanya. Yesa sekejap kembali mengingat dimana ayahnya tiada , yang mana 4 hari kemudian mereka akan merayakan hari ayah untuk yesa putri kesayangan keluarga Hartono itu.
Tiba-tiba orang yang mereka tunggu itu datang.
"Selamat pagi Sayang" sapa lelaki itu dengan santai namun mengagetkan jantung yesa.
"Hay selamat pagi sayang" jawab Alfiya. "Selamat pagi om" sambung yesa dengan wajah pucat.
"Mas kenalin ini anak aku, dia yang sering aku ceritain ke kamu mas satu satunya putri ku yang amat aku sayangi" ujar alfiya dengan penuh semangat. "Hay yesa, bagaimana hari-harimu?" Tanya lelaki itu . "Hay, aku sangat bahagia dan merasa seperti ini Setiap hari" jawab yesa agak sedikit gugup.
"Gila, ganteng juga calon bapak gua, tinggi tubuh berotot bersih, pinter bet mami gua milih cowo. Eh tapi masih gantengan papi sama pacar gua sih" batin yesa sedikit nakal. Benar apa yang di ungkapkan yesa. Kalau Marko Imanuel sangatlah sempurna. Pria itu sangat terlihat bugar di usia 40 tahun.
"Waw, si is cute" batin Marko . "Sayang, silakan di makan sarapannya. "Yas mami" jawab yesa dengan semangat. "Putri kecilmu ini terlihat sangat pintar, berapa umurmu nak?" Tanya Marko.
"Ee..... Aku sekarang 16 tahun om, masih kelas 2 SMk hehehe" jawab yesa sedikit menyombongkan diri.
"Yesa masih 16 tahun mas, memang anaknya sangat cerdas mas, sangat ambisius. Aku saja kadang kalah denganya hmmm" jawab mami Alfi sedikit menggoda yesa.
"Enggaklah mi, mami gitu sih ngomongnya hmmm" ucap yesa.
"Sepertinya kalian memiliki banyak kesamaan, sama sama cantik dan pintar hhhaa" ledek Marko.
Yesa terlihat mudah beradaptasi dengan calon ayahnya itu. Disisi lain
"Sepertinya aku mendapatkan 2 sekaligus wanita impian, hahah takdir yang bagus. Sungguh terlihat Gadis yang sangat sempurna, matanya , wajahnya, tubuhnya sungguh payudaranya pun terlihat sempurna, masih gadis tapi tubuhnya bak model Amerika" ucap Marko dalam batin .
Saat mereka sedang kitmat menikmati sarapan itu kemudian yesa beranjak "mi, om yesa ijin ke toilet sebentar ya" ucap yesa.
"Baik sayang " jawab maminya .
VOUS LISEZ
gairah suami Mamiku
Roman d'amour"Ohh daddy ini sangat nikmat uhhhkkk". Desah Yesa yang sudah tak karuan oleh daddynya. Ahhhhkkk uuuhhhkkkk terus dadd ahkkk aku udah mau keluar dadd cepettt. crot crot crotttt #dadyy #daddy #hot #sex #21+
