Gue Caca. Meissya Naura Pratama. Gue anak SMA yang bisa dibilang biasa-biasa aja dan nggak ada spesialnya, sampai Kyla—sahabat gue nyadarin tentang satu hal: menulis. Selama ini gue hanya menulis untuk gue sendiri, nggak pede untuk nunjukin ke orang lain. Sampai suatu hari Kyla bilang, "Lo harus berani nyoba buat publish cerita lo, Ca. Mungkin aja cerita lo bisa kasih impact ke orang lain, se simpel ngehibur mereka waktu lagi bad day mungkin. If you never try, you'll never know."
Omongan Kyla mengubah cara berpikir gue. Dari situ gue mulai berani bikin tulisan di wattpad, meskipun secara anonim. Tapi seenggaknya gue berani buat mencoba, bener gak? Kyla juga yang bantuin gue buat research beberapa hal buat keperluan tulisan gue, atau se simpel nemenin gue nulis aja. Jadi, emang cuma Kyla yang tau writting account gue di Wattpad.
*****
"Cacaaaa!!" Kyla masuk ke kelas sambil teriak-teriak, membuat teman-teman yang lain reflek ikut menoleh ke arah gue. Caca buru-buru duduk dimeja depan gue sambil mengatur nafasnya yang nggak beraturan. "Bisa nggak sih lo sehari aja nggak teriak-teriak? Nggak enak sama temen-temen yang lain," kata gue pelan. "Sans Cacaa, yang lain juga sering gitu kan? Kurang-kurangin deh rasa 'nggak enakan' lo ke orang lain sebelum lo di manfaatin. By the way, udah lihat mading belum?" Kyla punya kebiasaan berbicara dengan cepat kalau dia lagi excited, dan untungnya gue udah lumayan terbiasa.
Karena gue nggak menjawab pertanyaannya, Kyla buru-buru mengeluarkan ponsel dari sakunya. Dia nunjukin poster lomba menulis yang difoto dari mading sekolah. Jujur gue nggak tertarik untuk ikut lomba-lomba nulis karena gue nggak mau nambah beban aja. Gue nggak mau nulis cuma buat dapet gelar juara, dan Kyla tau banget alasan gue. Tapi Kyla selalu keras kepala dan nggak pernah capek nyuruh gue untuk ikut lomba atau pun kirim cerita gue ke peenrbit.
"Skip, ah. Males gue, La. Kalau ikut lomba gitu, gue pasti nulisnya ke-pressure. You know me well, lah."
"I know you very well, makanya gue nyuruh lo buat ikut lomba ini. Karena gue tau banget lo bisa. Nggak ada salahnya buat nyoba hal baru, Ca. Urusan menang atau enggak itu belakangan, yang penting lo dapet pengalaman baru and may be it will change your perspective," kata Kyla yang masih berusaha meyakinkan gue.
"I'll think about it later."
*****
Writer's note: Hai semuaa.. Lewat tulisanku kali ini, aku pengen ngasih tau kalian tentang ups and downs selama aku nulis. Semoga kalian suka dengan pengemasannya ;)
