Ada seorang laki-laki bernama Lengga Pradipta, dia tinggal bersama adiknya yang bernama Selina. Kedua orang tua mereka sudah tiada karena kejadian kebakaran pada saat mereka sedang bersekolah, oleh sebab itu dia harus bisa mencari uang untuk bisa menjalankan hidup bersama adiknya. Dia bekerja di suatu toko sembako yang lumayan jauh dari rumahnya, dan dia berjalan kaki saat pergi bekerja karena dia tidak mempunyai kendaraan. Walaupun begitu dia terus semangat menjalani semuanya. Dia adalah orang yang sangat bisa menepati janjinya dan jujur oleh karena itu dia sangat di percaya orang orang.
Suatu ketika adiknya meminta es
krim dan kue untuk ulang tahunnya itu..
"Kak Lengga, aku mau minta sesuatu boleh?" tanya adiknya kepada Lengga.
"Minta apa de? bilang aja" jawab Lengga
"Aku mau minta kue dan es krim kak pas ulang tahunku" kata adiknya
"Kue dan es krim? boleh ga ya" canda Lengga
" Kakak.... boleh yaaa" ucap adiknya sambil memohon
" Hahaha, iya boleh boleh nanti kakak beliin kamu " kata Lengga sambil tersenyum kepada adiknya.
" Yey makasih kak, janji ya? " kata adiknya
" Iya kakak janji " ucap Lengga.
Mereka berdua lanjut berangkat ke tujuannya masing masing, Lengga berangkat ke toko tempat dia bekerja dan adiknya berangkat ke sekolah. Setelah adiknya berbicara dia ingin kue dan es krim, Lengga lebih giat lagi untuk bekerja tak peduli rasa lelah yang dia rasakan hanya untuk adiknya itu, karena alasan dia bertahan hidup itu ialah karena adik kecilnya itu. Tak terbayangkan jika tidak ada adiknya mungkin dia bisa berkata " untuk apa aku bertahan hidup jika tak ada alasan untuk aku hidup " ya, karena dia kehilangan orang tuanya secara tragis untung saja adiknya selamat jika tidak mungkin dia bisa berkata seperti itu.
5 hari kemudian dia sedang bekerja di tokonya itu tiba tiba dia di panggil atasannya, tiba di ruangan atasannya itu. Atasannya mulai berbicara...
"Lengga, saya mau berbicara pada kamu" ucap atasannya itu
" Bicara apa pak? apa selama bekerja saya ada kesalahan yang saya sendiri tidak menyadarinya? saya mohon pak jangan pecat saya dari pekerjaan ini, saya akan memperbaiki kesalahannya" ucap Lengga yang terlihat panik dan memohon.
"Hahaha lengga lengga, saya tidak ingin memecat kamu dan kamu tidak ada salah apapun selama bekerja... saya ingin bilang kalau akhir akhir ini kamu terlihat sangat sangat rajin dalam bekerja, apakah ada kebutuhan yang kamu perlukan lengga?" kata atasannya itu
"Ah iya pak kira saya bapak mau pecat saya, terimakasih banyak pak, saya bekerja lebih rajin akhir akhir ini karena saya butuh uang untuk membelikan adik saya kue ulangtahun pak" kata Lengga
"Oh kamu sedang butuh uang? wah kebetulan sekali, ini ada sedikit uang bonus untuk kamu karena selama kamu bekerja disini kamu sangat jujur dan sungguh sungguh dalam bekerja" ucap atasannya, dan memberikan amplop berisi uang.
"Pak.. terimakasih banyak pak, saya sangat berterimakasih" kata lengga sembari menunduk nunduk
"Iya sama sama, semangat terus ya anak muda bekerjanya" ucap atasannya sambil menepuk pundak Lengga.
Lengga pun keluar dari ruangan atasannya dengan perasaan senang karena dia bisa menepati janji kepada adiknya itu, akhirnya usaha dia tidak sia sia untuk mendapatkan uang untuk membelikan kue. Setelah itu, hari esoknya dia langsung ke toko kue untuk membelikan kue untuk adiknya itu dan dia juga mampir ke supermarket untuk membeli es krim dan beberapa camilan untuk adiknya. Sesudah dia membeli itu semua dia menunggu adiknya pulang dari sekolah, rencananya dia ingin memberi kejutan.
Pada saat adiknya pulang dan ingin membuka pintu rumahnya itu Lengga bersiap di depan pintu untuk mengejutkan adknya itu, ketika adiknya membuka pintu...
"Selamat ulangtahun adikku, Selina." ucap lengga yang mengejutkan adiknya itu.
"Ya ampun kak, kak terimakasih banyak"
kata adiknya yang matanya sudah berkaca-kaca.
"Sama sama adikku, sekarang tiup lilinnya ya" ucap Lengga yang tersenyum melihat adiknya itu
Adiknya itu langsung meniup lilin dan adiknya memeluk dia, dia sangat ingin menangis tetapi tidak bisa hati dia sangat campur aduk pada saat itu karena dia sudah berhasil membuat adiknya senang. Sejak kematian orangtua dia, hidup dia sangat sulit sekali mungkin untuk membeli jajan dia sendiri saja tidak bisa, yang dia lakukan itu semua karena adiknya itu, adiknya penyemangat hidup dia. Karena itu lah dia sangat rajin bekerja untuk adiknya, terutama pendidikannya. Tak apa dia putus sekolah asalkan adiknya tidak karena dia harus jadi orang yang sukses dan berpendidikan.
Dia sangat bahagia karena dia bisa dan tidak menyerah untuk semua itu, karena sang penyemangatnya itu. Dia di titipi pesan untuk menjaga adiknya dalam keadaan apapun, karena mungkin mereka hanya dua bersaudara jadi siapa lagi yang akan menolong selain satu sama lain?. Maka dari itu Lengga sangat hati hati menjaga adiknya itu, selina.
KAMU SEDANG MEMBACA
PROMISE
Teen Fiction⊹ LENGGA PRADIPTA " seorang laki laki yang berjuang untuk menghidupi adiknya "
