Disclaimer!!! character anime Naruto milik Masashi Kishimoto kalau ide gak genah milik saya!!! Andesten!!! Ten!!!
Selamat membaca
.
.
.
.
.
"Untuk apa kamu ingin menjadi kuat?" Tanyaku pada seorang anak laki-laki berbaju kuning yang baru saja kubangunkan.
"Karena aku ingin menjadi ninja yang terkuat dan aku ingin semua orang di desa mengakui keberadaan ku. Juga aku ingin membuktikannya pada seseorang." Ucapnya dengan wajah semangat.
Dia mengingatkanku pada diriku yang dulu. Yah, bukan bermaksud apa-apa. Hanya mengingat masa lalu saja. Bolehkan?
"Apakah itu semua untuk seseorang? Atau untukmu sendiri?"
"Hah?"
Wajahnya yang polos dan menggemaskan membuatku tertawa kecil. Dia benar-benar tidak faham, ya? Yare-yare.
"Apanya yang lucu???"
"Apakah kamu memiliki seseorang yang berharga?"
"Orang yang berharga? Apa maksudmu nee-chan?"
Aku terdiam sebentar,mencari penjelasan yang bisa dipahami oleh anak seusianya. Menjelaskan bukan keahlianku. Tapi setidaknya dia tahu apa yang aku rasakan dan apa yang ingin ku sampaikan dari perkataan ku. Meskipun suatu saat perkataan ku akan dianggap angin lalu olehnya.
"Ketika seseorang memiliki seseorang yang berharga yang ingin kau lindungi. Saat itulah dia akan benar-benar menjadi kuat."
"Yah, aku sangat mengerti,ttebayyo!!!"
Sepertinya dia mengerti sekarang dengan maksudku. Aku harus pergi sekarang,mungkin Zabuza-san sudah bangun dari tidurnya.
"Aku yakin kamu akan menjadi lebih kuat berkat latihan dan kerja kerasmu. Dan Sayonara, sampai jumpa lagi di suatu tempat." Ucapku dengan membawa keranjang obat di genggaman tanganku tanpa menoleh kearah nya.
Aku melangkah pergi meninggalkannya,tapi sebuah ingatan singkat terlintas di otakku. Sebenarnya lucu juga dia tersipu malu karena melihatku. Kasihan kan kalau dia kena trap karena wajah cantikku.
"Oh... Iya,satu lagi. Aku adalah seorang laki-laki."
Hahaha... 🤣🤣🤣
Jadi keinget wajah kagetnya si Naruto waktu si Haku bilang kalo dia cowok.
Aku langsung meninggalkan dia yang entah berekspresi apa padaku. Aku tidak peduli, yang aku takut kan adalah ketika Zabuza-san terbangun aku tidak ada disampingnya. Meskipun Zabuza-san bersikap cuek di depanku. Tapi aku tahu kalau dia sebenarnya perhatian. Meskipun dia selalu menyangkalnya dengan wajah cueknya.
⛄❄️❄️❄️☃️
Hola...semua gimana kabarnya, sehat???
Sehat beneran??? Atau di sehat-sehatin??? Atau mungkin lagi gak sehat tapi ketutupan sama fake smilenya???
Tapi yang sehat apanya nih fisiknya apa hatinya??? *Plak... Minta digolok ya? Jangan bongkar rahasia dong.*
Hahaha...🤣🤣🤣
Maaf,ya... Ceritanya gak sebagus kayak di lapak-lapak lain. Tapi akan ku usahakan yang terbaik demi lancarnya jalan cerita hidup...ku.
Nggak-nggak hanya bercanda.
Dan satu lagi jangan panggil Author,admin,apapun kembarannya itu deh. Panggil Andin aja,bukannya Andin nya Aldebaran. Bisa digibeng aku sama Mas Al....🤣🤣🤣
Udah ah... Jangan bercanda mulu. Pokoknya happy reading.
Senin,19 September 2022
20.24 WIB
~Andin🐼
YOU ARE READING
Bitter Truth
RomanceTentang sebuah pertemuan tanpa janji, hanya saling bertautan antara keadaan satu dengan yang lain. Ini bukan tentang pertemuan yang memiliki kisah romantis dalam kisah sebuah pertemuan. Tapi tentang rasa sakit, ketakutan dan dorongan untuk saling me...
