hari yang normal?

6 0 0
                                        

Tokoh utama pada cerita ini bernama Yurike, Yurike adalah siswi SMA biasa. Yurike jarang mengobrol dengan teman teman kelasnya bahkan ketika bell istirahat Yurike hanya memakan bekalnya sendirian.

Yurike tidak pernah merasakan jatuh cinta sekali pun, yaa karena memang ini bukan kisah cinta. Namun Yurike memiliki teman laki laki bernama Ryan, Ryan sangat baik kepada Yurike, sayangnya mereka berdua berbeda kelas. Ryan sering mengajak Yurike jalan jalan, walaupun Yurike kadang menolaknya.

Ini hari Rabu, Yurike membawa payung karena langit terlihat mendung dan tidak ada sinar matahari. Saat sampai di sekolah Yurike segera masuk ke dalam kelasnya untuk belajar sebelum pelajaran di mulai, namun tiba tiba seorang pembully datang menghampiri Yurike.

Pembully: Heh, kamu Yurike kan?!
Yurike: uhm ya ada apa?
Pembully: [memberikan buku tulis kepada Yurike] cepat kerjakan pekerjaan rumahku dasar culun!
Yurike: hah? Kenapa harus aku?
Pembully: TIDAK USAH BANYAK TANYA, KERJAKAN SAJA!!
Yurike: tidak mau, dasar bodoh
Pembully: [menampar Yurike] kamu berani denganku??

Yurike hanya mengabaikan perkataan pembully itu dan meneruskan belajarnya, sang pembully pun menyerah dan kembali ke tempat duduknya dengan kesal.

Bell istirahat berbunyi, Yurike mengeluarkan bekalnya dari dalam tas dan bersiap untuk memakan bekal. Sang pembully yang masih kesal dengan Yurike kemudian menghampiri Yurike dan menuangkan jarum ke dalam bekal Yurike, Yurike terkejut dan langsung terdiam. Pembully merasa sangat senang dan puas ketiks melihat Yurike hanha terdiam. Di waktu yang sama Yurike mengangkat kotak bekalnya dan melemparkan isinya tepat di wajah Pembully, sang pembully berteriak kesakitan karena wajahnya terkena jarum yanh ia tuangkan ke dalam bekal Yurike.

Yurike: bagaimana rasanya?
Pembully: K, kau monster
Yurike: hum? Monster? Aku hanya ingin kau merasakan bumbu yang kau berikan kepadaku hehe

Seketika sang pembully langsung berlari ke arah UKS sambil menangis, Yurike hanya diam dan kembali duduk.

Keesokan harinya Yurike datang ke sekolah sedikit lebih siang, dia mencoba mencari sang pembully. Benar saja pembully itu tidak masuk sekolah "pftt.." Yurike mencoba mehanan tawanya.

Singkat saja bell masuk berbunyi dan Yurike di panggil kepala sekolah, saat sampai di ruangkan kepala sekolah Yurike melihat Pembully bersama kedua orang tuanya dengan ekspresi mereka yang sangat marah seperti ingin menyerang Yurike kapan saja. Dengan santai Yurike bertanya "Ada apa ini?"
Kepala sekolah yang terlihat marah kemudian berkata "Yurike! Apa kamu membully dia?!?"
Yurike menggelengkan kepala. Setelah bertanya panjang lebar akhirnya Yurike di berikan hukuman skors selama 1 minggu, Yurike terlihat tidak peduli dan segera kembali ke dalam kelasnya untuk mengambil tas dan barang barang lainnya, Yurike Pun meninggalkan sekolah dan pulang.

Di perjalanan pulang Yurike di culik oleh segerombolan pria dengan jas putih seperti ilmuwan. Yurike mulai sadar dan berusaha menggerakkan tubuhnya, namun ia merasa seluruh bagian tubuhnya di ikat dan..

~Bersambung

Universe War Bağımlısı olacağınız hikayeler. Şimdi keşfedin