BAB I I hate Monday

18 2 0
                                        

Senin adalah hari termalas didunia. Perlu mengumpulkan energi ekstra untuk memulai hari ini. Mitosnya seminggu peristiwa kedepan dapat dilihat di hari Senin. Artinya 1/7 peristiwa hari ini akan mempengaruhi 6/7 sisanya.

Aku giant, si pria gendut ditugaskan untuk menata kembali kantor cabang ini yang sempat berantakan karena kasus penggelapan pimpinan sebelumnya. Hampir seluruh karyawannya baru saat ini. Jumlah kami hanya sedikit sejumlah 25 orang termasuk cleaning service dan sekuriti untuk sebuah kantor cabang di ibu kota provinsi sangatlah tidak ideal.

"Selamat pagi pak, Selamat datang di kantor PT Hiu Samudra" Seorang sekuriti menyapaku.
"Pagi, mas. Kok masih sepi? Mana yang lain?" Tanyaku
"Maaf pak, ini baru jam 7 kantor masuk jam 8." Jawabnya.
Oh iya aku lupa ada perbedaan 1 jam antara tempatku sebelumnya dengan kantor ini. Aku berasal dari pulau Seberang yang secara kultural sedikit berbeda dengan budaya disini.

Kucoba berkeliling kantor ini. Terdiri dari 2 lantai dengan luas yang tidak begitu besar. Kulihat para cleaning service sedang giat bekerja. Bahkan sepagi gitu hampir semua tempat ready dan bersih. Kupanggil salah satu CS mendekat.

"Mbak, sini" Panggilku sambil melambaikan tangan
"Iya, pak. Ada yang bisa dibantu?" Si CS mendekat. CS yang kulihat sangat manis mukanya. Gadis lokal bibit unggul. Mungkin karena nasib saja dia menjadi CS.
"Bisa minta tolong belikan Sarapan? Oh ya CS dan sekuriti total berapa orang kalo jam kantor gini?" Tanyaku.
"3 CS, 1 sekuriti pak" Jawabnya malu-malu.

"Oke beli 7 ya," Kuambil uang dari sakuku. "Jangan lupa es tehnya juga"
Beberapa saat kemudian si CS sudah datang menenteng nasi bungkus dan es teh plastikan.
"Kembalian bawa saja buat kamu" Aku bicara dengan CS yang bernama Ria.
"Makasih, pak" Jawabnya riang.

"Nah, kita makan bareng, aku dua bungkus sisa satu kan? itu teman-teman kamu, abang tukang parkir dan sekuriti kita undang makan bareng. Yuk di taman dekat pos masuk. Suasananya enak, lesehan sambil denger gemericik air muncrat"kataku
" Tapi pak, atau saya siapkan ruang makan atau di pantry?" Si CS ini menyela
"Ah, enakan lesehan.ayoo sini semua. Kan sudah bersih lantainya kalian pel. Relax aja. Sudah selesaikan tugas-tugas kalian?"tanyaku sambil duduk dilantai.
" Sudah, pak. Cuman kami takut dimarahi pak. Karena biasanya kami harus ngumpet buat sarapan. Karena jam kerja.takut ibu Nia marah" Salah satu CS laki-laki menjelaskan dengan takut.
"Sesekali boleh lah, kecuali kalo kalian sarapan keluar berjam-jam. Lagian kalo tanpa sarapan ide kita ndak cemerlang. Semangat kita loyo. Ayo gih. Oh ya mas andre pimpin doa ya" Aku mengkode sekuriti. Dari nama di seragam nya aku tau.

"Iya, pak" Jawabnya grogi
"Sambil makan kita kenalan. Namaku Ryan Rizkya Putra, orang-orang disana biasa manggil aku Giant. Karena gendut dan bengal. Aku ditugaskan untuk menggantikan pak Dika. Entah rumor atau isu apa yang kalian dengar anggap saja itu benar.. Wakakaka..." Aku bercerita.

Masing-masing bercerita tentang diri masing-masing. Awalnya mereka kikuk tapi karena aku yang begitu humble akhirnya semua merasa nyaman. Bahkan tukang parkipun bercerita banyak mengenai plus minus perusahaan kami dari curhatan dan umpatan customer.

"Hai, apa-apaan. Pagi-pagi malah ngerumpi disini. Ga ada kerjaan apa? Saya SP baru tau rasa" Seorang wanita muda cantik berkacamata dengan gaya wanita karier ke kinian tiba-tiba datang.
"Maaf bu Nia, maafkan kami." Mas Andre berkata sedang si tukang parkir sudah lari tunggang langgang.

"Siapa kamu?" Hardiknya menatapku tajam.

Cantik tapi galak nian cewek ini bathinku.

"Beliau... " Salah seorang CS akan nenjawab
"Saya costumer, mbak. Mereka saya ajak makan. Kasihan pagi-pagi sudah kerja belumpada sarapan."aku memotong sambil mengkode si CS.
" Tau aturan kamu ya, ini kantor ga bisa seenaknya. Ria kamu ambil baju saya di bagasi mobil! tolong bawa keatas rapikan dilemari. Hari ini bos baru mau datang. Paling juga terlambat datangnya. Banyak yang omong dia bengal. Niko siapkan ruangan bos baru. Awas kalo bos itu macam-macam. Anak kemaren sore mau bikin perubahan disini mana bisa"Ketus Nia, dia HRD perusahaan ini, memang tugasnya mengatur kepegawaian tapi ini sudah keterlaluan menurutku.

Kantor CeriaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang