*etternity* (part43)
" rizky" reflek dinda yg melihat rizky datang untuknya.dinda mau keluar dari cengkeraman fero utk mendekat ke rizky.tapi sayang fero gak semudah itu mau melepaskan dinda.
" eitz...mau kmana dinda sayang.dsini aja.kan bagus tuh ada teman baru kaamu datang.biar dia jadi saksi kemesraan kita" kata fero naif sekali.rizky sudah mengepalkan tangan nya dan menggigit2 geram ggiginy.
" fero....lepasin aku.apa2 an sih kamu." Fero mlah makin menjadi.tersenyum jahat dan membelai mesra pipi dinda.kurang ajar....berani benar fero melakukan itu.gak ada ampun bagimu dari rizky fero.....
" lepaskan dia ku bilang!!" Kata rizky menarik kasar tangan fero dan mendorongnya.fero sedikit terbanting.rizky langsung menarik tangan dinda dan melindungi dinda.dinda kelihatan tegang dan ketakutan .tapi genggaman rizky membuatnya sedikit tenang.
" jangan pernah paksa dia....jangan pernah sakitii dia.kalo loe lakuin itu.berarti loe berhadapan dg gue." Tantang rizky dg begitu yakinya.dinda kaget rizky bisa berkata2 seperti itu.mereka baru kenal beberapa wktu yg lalu...belum lama.dan rizky sudah begitu care sama dinda.bahkan lebih dari care.genggaman tangan rizky...cara dia membela dinda.dinda benar2 sepenuhnya tidak meragukan kesungguhan rizky.dinda merasa aman dan terjaga.
" oho.....anak baru songong....berani loe.jangan sok kuat....gue tau loe hanya seorang yg selalu berlindung di bawah kaki kakak loe yg cemen itu kan.haha... mana mungkin loe bisa melawan gue.gue raja berkelahi.satu tinjuan dari gue.mampus loe" sombong fero.
Rizky murka dan marah sekali.dia gk cuma ngehina dirinya tapi juga kakaknya.berani sekali si naif fero.
" udah ky....kita pergi aja.gak usah di ladenin" kata dinda pada rizky.rizky memperkuat genggaman tangan ya ke dinda.dan kemudian melepaskanya.rizky sudah tidak sabar menghajar anak songong itu.tangan rizky di tahan dinda.dinda menggelengkan kepalanya.memberi kode agar rizky tidak gegabah.rizky memandang wajah dinda.wajah ketakutan dinda.tapi itu tidak membuat rizky mengurunglan niatnya utk menghajar fero.
" engga din.....dia harus di kasih pelajaran" kata rizky menjelaskan.
" tapi dia terkenal paling kuat di exkul tekwondo... kamu bakalan luka.dia bakalan nyakitin kamu" kata dinda ketakutan.rizky tersenyum.
" paling kuat?? Kita lihat siapa yg lebih kuat.dia atau aku??" Kata rizky penuh percaya diri.
" enggak rizky....aku serius.aku gak lagi main2"
Dinda kelihatan makin ketakutan.takut perkelahian itu terjadi.
" yo yo yo....biarin aja dinda sayang....biar pengecut ini merasakan sentuhan lembut kepalan tanganku" kata fero sangat sombong sekali.dan ini membuat darah rizky makin mendidih.
" din...kamu tenang di sini." Kata rizky melepaskan tangan dinda.dinda menggeleng2 kan kepalanya lagi.tapi rizky udah terlanjur marah.mata binar itu menantang fero...
*etternity* (part44)
Rizky sudah siap menantang si rese fero.berdiri dg dagu terangkat danpandangan menantang.fero benar2 merasa tertantang.fero juga melakukan hal yg sama layaknya rizky...malah kelihatan lebih sombong.tapi sayang kharismanya tidak setanding dg keseriusan rizky.fero memegang bagian kerah leher rizky sambil melotot.
" elo cari mati sama gue!!" Kata fero melotot.
Rizky menapis tangan fero.
" gue ..gak akan nglawan loe di sini.norak...gue gak suka ribut di tempat umum.gue tunggu loe di lapangan basket taman kota.sekarang juga!! Itu kalo loe bukan seorang pengecut!!" Tantang rizky udah make bahasa elo gue.
" hemh....loe jual gue beli!!jangan sampai loe nyesel berani nantang gue"
Rizky menggelengkan kepalanya sedikit dan tertawa kecil mengejek fero.kemudian berlalu.
" rizky....please...lupain aja perkelahian ini.dia org yg gak punya perasaan.dia pasti bakalan nglukain kamu.please ....ku mohon.jangan lanjutin ini" pinta dinda yg ketakutan.rizky tahu apa yg di rasakan dinda.tapi gak mungkin dia menarik lagi tantanganya.dia bukan loser.
" dinda....kamu tenang ok??aku gak bakalan kenapa2. Aku bisa jaga diri aku.kamu cukup kasih suport aku.orang seperti dia harus di kasihpelajaran.kalo nggak ...dia bakalan se enaknya sama kamu.dan sekarang aku akan buktikan....selama ada aku.dia gak bisa sesukanya memaksa kamu seperti tdi.tidak boleh menyakiti kamu.dia gak berhak buat kamu gak nyaman.dan aku yg memastikan itu"jelas rizky sambil memegang kedua bahu dinda.dinda mendengarkan serius sekali.tapi keteganganya masih belum berujung.
" aku gak mau terjadi apa2 sama kamu."
" gak akan terjadi apa2.....aku akan baik2 saja"
" janji??"
Rizky tersenyum.
" kamu tetlalu baik utk mendapatkan perlakuan seperti tadi.tenang ....ada rizky....super hero hem" katanya sambil sedikit bercanda.menghangatkan suasana yg tegang tadi.dinda pun tersenyum agak lega.
" kamu tu.....masih aja sempet becanda".
** keduanya sudah siap bertarung sekarang.....di lapangan itu....hanya ada dinda dan saksi bisu lainya.suasananya dingin dan menegangkan.
Desh.....tinju fero langsung mengarah ke muka rizky.dinda kaget.kayaknya sakit banget.ada keluar darah dri samping bibir rizky.rizky mengelapnya pelan dg jarinya dan sedikit senyum mengejek.giliran rizky yg melayangkan kepalan tanganya ke muka fero....lebih keras sangat beremosi sekali.fero sampai terjatuh.kemudian fero buru2 bangkit dan membalas tonjokan tadi....keduanya baku hantam.saling mengeluarkan kekuatan masing2.sama2 emosi....tapi kelihatanya tinjuan2 rizky lebih kuat di banding dg fero.fero tidak mau kalah.dia keluarkan semua kemampuanya...terlihat bringas sekali.rizky beberapa kali terjatuh.mukanya juga terlihat awut2 an..keduanya tetap baku hantam.gak ada yg bisa menenangkan ketegangan dinda yg brrdiri diantara perkelahian itu.tanganya di remas2 nya sendiri.jantung berdegup2 gak pasti.dia blingsatan....mukanya terlihat gak tenang.pukulan2 an yg dia lihat perkelahian itu.dan dia cuma bisa nonton.rasanya jantungnya mau terjatuh saking tegangnya.sebentar2 dia menelan ludahnya sendiri.
Perkelahian itu tetap berlangsung....sampai akhirnya fero babak belur.scak matt di tangan rizky.fero lemah gak berdaya tertahan siku rizky yg menidihnya.rizky makin tersenyum mengejek.
" ampun....gue ngaku kalah." Rizky malah mrnekan sikunya ke leher fero.
" please..lepasin gue." Pinta fero memohon.
" elo memang yg paling kuat disekolah....paling jago tekwondo.tapi loe harus tau....gue pernah juara nasional di pertandingan tekwondo." Kata rizky membuat fero tercengang kaget.
"Ampun lepasin gue"
" berani loe ganggu dinda lagi.....loe bakalan lebih hancur dari ini.kalo sampai gue tau lagi elo maksa dinda depan mata gue seperti tadi.loe bakalan ngerasaain ini lagi" jelas rizky melayangkan tinjunya yg terakhir kemudian melepaskan fero.kayak nya tinjuan terakhir cukup berarti.
" pergi loe dri sini" usir rizky yg buat fero gk pikir panjang langsung beranjak.tapi fero menoleh kebelakang lagi sebelum dia pergi.ada rasa gak terima di raut wajahnya.tampak dia masih emosi pandanganya menyiratkan sesuatu.dia bakal balas kekecewaanya malam ini karna kalah.
** rizky mendekatkan diri ke dinda setelah perkelahian itu selesai.dg agak sedikit tersenyum.dinda masih sedikit kelihatan takut dan tegang.
" hey.....kenapa manyun gitu.dia udah pergi tu.kan udah aku bilang.dia bakalan kena pelajaran dari aku" kata rizky.dinda malah kelihatan kayak sedih....
" hey....kenapa ni.aku salah....aku minta maaf...kenapa dg kamu din??" Tanya nya kemudian.dinda makinn sedih....malah sampai mengeluarkan air mata." Dinda....kamu kenpa??" Rizky kebingungan melihat air mata dinda mengalir....malah makin deras..." aku salah?? Aku minta maaf kalo aku bikin kamu merasa ketakutan.kamu gak apa kan??" Tanya rizky kebingungan...kenapa dinda jdi malah kelihatan sedih gini.dinda memukul2 dada rizky
" kamu......kamu bodoh banget.....aku sudah bilang.jangan lanjutin perrkelahian ini.kenapa kamu tetap melakukanya" kata dinda makin buat rizky merasa bersalah.
" tapi...dia harus dikasih pelajaran.dan dia sekarang gak akan berani ganggu2 kamu lagi" dinda manyun lagi....sambil menatap rizky.
" tapi kamu jadi terluka.....aku gak suka ngeliatnya.aku gak mau lihat kamu yg sakit penuh luka gini." Rizky tersenyum lega.
"Hemn....dinda....denger aku.luka seperti ini gak ada apa2nya.aku lebih sakit kalo liat kamu di perlakukan seperti tadi.aku lebih gak suka"kata rizky menenangkan dinda.
" kenapa.....kenapa kamu care bangett sama aku.kita bahkan baru kenal.belum lama.kamu gak harus nglukain diri kamu cuma buat ngebelain aku."
" udah....ayo kita duduk dulu di sana.jangan tegang gini.semua udah lewat.aku gak apa2...tuh liat...cuma memar dikit kan" kata rizky mengajaj dinda duduk di pinggir2 lapangan itu.
" kamu tuh...udah babak belur gini.masih bilang gak apa2." Kata dinda memegang wajah rizky.rizky malah senyam senyum." Ini pasti sakit banget ya" tambah dinda. Tetap memperhatikan wajah rizky yg cukup lumayan lah memar2 nya.rizky malah menikmati kerisauan dinda..menikmati setiap sentuhan tangan dinda ke wajahnya.dan senyum2 menggoda dinda.
" kenapa?? Aku ganteng ya.....ngeliatin aku segitunya" goda rizky.dinda terdiam sebentar kemudian manyun lagi dan menekan wajah rizkyagak kuat.
" ih....udah kayak gini.masih narsis aja.kamu tu ya....kalo lgi serius tuh jangan brcandaan mulu"
" aduuuuhhh....sakit din....tega banget sih"
" abis....bukanya nyadar malah kayak gitu" manyun dinda.
" lagian kenapa sih...kamu kok bisa sendirian kayak tadi.michel kemana?? Kenapa gak barrngan ma michel??"
" aku tadi emang mau cari2 kaset film.agak lama... bawel2 bakalan bosen kalo nungguin aku.jadi aku suruh diaa pulang duluan.eh malah ketemu sama si fero rese"
" si fero rese....penggemar berat kamu tuh."
" penggemar penggemar......penggemar apa an kayak gitu.dia itu udah kayak orang saiko tau gak liat aku udah aneh2 aja kelakuanya"
"Emang susah ya jadi cewek cantik" ahay...rizky bikin dinda tiba2 malu aja.
" apa an siii....billa tu baru cewek cantik.manis....lembut lagi."
" eh eh eh....kok jadi ngomongin billa sih"
" iya donk..kamu kan seneng kalo bicara tentang billa kan.Perhatian sama kamu....ngerti kamu.dan dia sering di samping kamu.bahkan katanya dia kesini gara2 kamu ya??" Tanya dinda yg malah membuat rizky menatap tajam ke arah dinda.
" apa an siii...ngeliatin aku kayak gitu" kata dinda nervous sambil nulis2 kata etternity gitu di tanah.
"Eumn....tau banget billa perhatian sama aku....berarti kamu merhatiin aku selama ini??"
Dinda makin gk bisa apa2 dg kata2 rizky itu.malah nulis2 eternity terus di tanah.
" eternity??"tanya rizky....melihat tulisan yg di buat dinda.dan seketika itu Tiba2 senyum papa nya terlintas di fikiranya.
" eternity" jawab dinda.entah apa maksud mereka berdua.keduanya merasakan perasaan yg kuat terhadap kata2 etternity itu.
" udah sini...aku rapi in dulu muka kamu.biar akuu lap.ne aku bawa tisu.meskipun gak ada obatnya"
" idih dirapiin....emang muka aku rak buku apa." Balas rizky
" hehe...udah sini.protes aja." Rizky tetsenyum manja.dinda membersihkan muka rizky.
" kita pulang aja yuk.udah malem...ntar kamu di cariin sama mama kamu"
" emang jam berapa sih ne.palingan baru jam berapa"balas dinda melihat jam di tanganya.oh my to the god.dinda melotot kaget.jam 11.15.
" ya ampun....cepet banget jam nya....udah jam 11 lebih...kena bawel lgi ntar.gak terasa cepet banget waktunya.ihhhh"
" iya kan...kayaknya baru bentar kita duduk berdua di sini.tapi nyatanya skarang udah jam 11."
" tau nih...kan enak ni suasana nya.tenang gitu" kata dinda buat rizky langsung menatap dinda.
" halah....bilang aja ...masih mau sama2 aku kan..."
" ih...udah pulang aja yuk.kamu mah narsis mulu.ntar jangan lupa ..sebelum tidur muka nya di rapiin dulu.di kasih obat"
" di rapiin di rapiin...hu....rak buku kali." Kata rizky mengacak2 rambut dinda.akrab sekali..kayak udah kenal lama banget.
" udah yuk" kata dinda berdiri.
" bantuin aku" kata rizky manja minta ditrik rizky.
" ih manja banget kamu" sambil mengulurkn tangan dinda.
" eh din..."
" kenapa??" Kata rizky yg udah berdiri.
" jam kamu samaan deh kayak punya ku...liat deh"
" eh iya.....kayak jam couple aja"
" couple unyu2"
" hahahah....ada2 aja.gak lucu wex"
" gak lucu tapi tertawA" balas rizky dan mereka pun beranjak pulang.
**
" makasih ya udah di anterin" kata dinda setelah mobil rizky berhenti di dpan rumahnya.
" ok.good night"
" iya....hati2 ya"
" jangan lupa" dinda tersenyum dgr kata itu lagi.
" gak mau wex" balasnya...rizky cuma membalas dg senyum juga.
**
" tante....maaf pulangnya telat banget."
" lain kali jangan selarut ini ya sayang.tante gak mau lho ntar dinda ada apa2 di luar sana."
" iya tan...maaf banget tan.bawel 2 udah tidur ya tan."tante marsya cuma mengangguk.
" dinda ke kamar ya tante"
**
" iky....kenapa muka kamu.berantem??"tanya billy.
" " anak songong di sekolah kita itu.gangguin dinda tdi.maknya aku kasih pelajaran ."
" dinda??"
" tdi habis nganterin billa.aku liat dinda di toko kaset.lgi di ganggu gitu"
" cepet bersihin...jangan sampai mama khawatir"
Rizky mengangguk.
" makin dekat kamy sama dinda ya ky"
" apa an sii kak" rizky malu.langsung masuk kamarnya.
Sebelum tidur rizky dan dinda sama2 senyum gaje.keduanya merasakan sesuatu berbeda di hati mereka.entah rasa apa.
YOU ARE READING
* ETTERNITY *
General FictionSebuah kisah tentang cinta ,persahabatan,keluarga,dan arti hidup. Bahagia ,tertawa,sedih,haru,perjuangan,kesabaran ,kekecewaan,keikhlasan. CINTA & TAKDIR
