[ a TAENNIE fanfiction ]
crushcrushcrush by
©perseusdoll|indonesia, june 18th 2022
🚫 disclaimer! 🚫
this story contains some mature languages, written in lowercase, and my failed attempts at making funny dialogues.
all the characters used in this story does not representing their true personality in real life, so i won't tolerate any hate comments towards the characters below!
happy reading! ♡
masih teringat kerasnya debaran jantung taehyung yang menggila saat si gadis cantik menginjakkan kaki jenjangnya ke dalam kelas sebelas ipa dua sekitar satu jam yang lalu.
deg deg deg
"jim!" yang dipanggil hanya menoleh sekilas dari alat canggih yang tengah ia mainkan.
"si cewek tadi...siapa namanya?"
terlalu terpesona, taehyung sampai-sampai tidak mendengarkan apapun yang terjadi ketika gadis itu tengah memperkenalkan diri.
dan sekarang setelah jam istirahat berbunyi barulah pemuda itu tersadar dari imajinasinya.
"hah?" taehyung berdecak karena keleletan sang sahabat atas pertanyaannya.
"murid pindahan dari kelas sepuluh tadi!" memerlukan waktu lima detik bagi jimin untuk mengerti siapa yang taehyung maksud.
"ohhh! itumah si jennie! sepupunya mingyu noh" ucapnya sambil menunjuk pemuda ber name-tag kim mingyu yang sedang sibuk membaca buku-bukunya.
"WOI ming! belajar mulu lo goblok!"
"si goblok ngatain orang goblok." mingyu berdecak kesal lalu berjalan keluar kelas sambil membawa buku yang ia baca, terlalu kesal karena diganggu pemuda jahanam macam jimin.
"dih? tumben baperan."
sedangkan taehyung lagi-lagi termenung memikirkan jennie yang sepertinya tengah asik ke kelas sepuluh tempat teman-temannya berada.
―
"dek! kenalin gue jisoo, kita satu bangku btw...sorry ya tadi gue ga sempet nyamperin lo pas di kantin." seorang gadis cantik berambut panjang tiba-tiba menghentikan niat jennie yang ingin mencuci tangan di wastafel.
iya, ia sekarang sedang berada di toilet. sepuluh menit sebelum bel pelajaran ketiga berbunyi.
"oh..iya kak, nama aku jennie." balas gadis berpipi chubby itu malu-malu.
"eh, pakek gue-elo juga gapapa kok, sama gue." kata jisoo sambil tertawa pelan, melirik jam tangan, lalu berujar,
"yaudah deh, jennie, gue duluan ya. dah mau selesai istirahat!"
belum sempat jennie membalas perkataan dan pamitnya, jisoo sudah menghilang dari balik pintu. meninggalkan jennie yang berdiri dengan tangan yang masih basah terkena percikan air.
―
adek.
teman sekelasnya rata-rata memanggil gadis cantik yang bernama jennie itu dengan sebutan 'adek', or 'dek'. mostly because she's younger than them, tapi ada juga spesies seperti yuta dan kawan-kawannya yang menganggap jennie imut atau karena pipinya yang gembul.
kata mereka jennie juga mempunyai baby face yang membuatnya semakin cocok untuk dianggap 'adek kecil'.
"dek jennie! siniin dong pipinya!" yuta berteriak membuat gadis yang menjadi objek keusilannya memerah.
"heh! yut! jangan sembarangan lo! dah kayak om-om pedo aja..." ujar nayeon sambil bergidik ngeri melihat ke arah yuta. sedangkab yang diejek hanya memasang tampang menyebalkan seolah-olah berkata, suka-suka gue, wleeee.
sudah hampir dua minggu jennie menjadi penghuni sebelas ipa dua, dan kakak-kakak kelasnya itu mampu berbaur dengan mudah kepadanya. mereka membuat perasaan jennie yang sedih harus terpisah dari teman-temannya menjadi ceria kembali. rasa takutnya akan tidak diterima dan diasingkan pun sirna.
except for someone.
jennie tidak mengenal kakak kelasnya itu selain dengan embel-embel sahabat dekat park jimin. namanya kim taehyung, but she wasn't sure since she never interact with him at all.
menghampiri, memperkenalkan diri, berbicara padanya pun tidak pernah. namun jennie bisa merasa kalau pemuda itu diam-diam memperhatikannya dari jauh.
dan ketika jennie menatap taehyung balik, matanya langsung berpindah ke tempat lain.
jujur saja itu membuat jennie agak khawatir karena dia tak tau kesalahan apa yang ia perbuat sampai-sampai sang kakak kelas bereaksi seperti itu kepadanya.
to be continue
