Typo bertebaran dimana mana
Happy reading
***
Disini lah,di pondok pesantren Al-Mukarromah. Terlihat gadis dengan balutan kemeja dan rok span ketat menangis maraung raung sambil memeluk kaki sang ibu.
"Maluuu Naraa diliatin banyak orang... udah ihh"
"Nggak mauu mama,bawa Nara pulangg,Nara tuh udah gede gausah di bawa kesini Nara juga bisa jaga diri kok maaaa..." Ucapnya dengan mengusap air mata yang sudah kemana mana.
"Pokoknya mama nggak mau tau kamu harus tinggal di pesantren ini." Sahut sang ibu melepaskan diri dari jeratan sang anak.
"Jahat banget."
"Udah nduk Nara,disini saja yaa,biarin orang tuanya pulang nanti mereka kesini lagi kok." Ucap lembut wanita berjubah,yang tak lain adalah bu nyai.
"Awas aja mama,nanti Nara kabur terus nggak mau pulang." Ancam Nara pada mamanya dengan tampang sok garang.
"Yaudahhh gih sana kabur." Tantang sang mama sembari berpamitan dengan pemikik pesantren.
"AWAS YA MAMA KALO KESINI NARA NGGAK MAU KETEMU,MAU DIBUJUK SEKALIPUN KANARA NGGAAK AKAN MAOOOOO" Teriak Nara nyaring saat mobil kedua orang tuanya pergi meninggalkan pesantren.
KAMU SEDANG MEMBACA
Kanara vs Gus Adnan
SpiritualIni adalah cerita tentang gadis nakal,suka membuat masalah,tapi malah berakhir di pondok pesantren? Bukannya Memperbaiki diri Kanara si tokoh utama malah membuat kekacauan di pesantren yang ia tempati,membuatnya selalu berurusan dengan Gus Adnan ana...
