“Duuh,dulu aku memang seperti ini ya. Bukan kah begitu erika?” Tanya ku,”iya,betul sekali erika”menjawab seperti itu
Iyap sekarang aku berumur 38 tahun dan mempunya seorang istri dan 4 orang anak kembar, dan12 tahun yang lalu aku sangatlah berbeda,aku adalah seorang anggota pasukan khusus armistice cabang asia yang di pimpin oleh jendral china yaitu jendral xiao dan ini adalah cerita ku 12 tahun yang lalu sebagai anggota pasukan khusus dan juga bagaimana aku bertemu istri ku kala itu
Kisah ini bermula ketika aku baru menjadi letnan di divisi yang kupimpin bersama kapten chandra teman masa kecil ku dan juga saudara ipar ku saat ini yaitu di lapangan ikada yang akan di berangkatkan ke verdansk dalam beberapa bulan kedepan .”mulai hari ini kamu akan menjadi wakil divisi lokal armisetis 6-1 bersama sa…”* PLAKKK “ARMISTICE CHANDRA!,JANGAN TERTAWA KAU!” aku pun menahan tawa sambil melihat chandra di pukul kolonel hartono dari belakang dengan anggota lain yang berbaris di lapangan .“ hihi “ aku pun hanya tersenyum sedikit kala itu.
“Lanjutkan chandra “ bisik ku “oke akan ku lanjutkan,mulai hari ini.letnan rio dan sersan mukhlis akan menjadi perwira alpha six yang masuk armistice 6-1 yang mulai di tugaskan mulai besok,pelantikan selesai! Beri tepuk tangan untuk mereka!” kata kapten chandra dengan lantang tiba tiba aku dan mukhlis pun di kerumuni oleh orang lalu di beri kalung bunga ,dan ternyata kami di sambut sebagai wakil pemimpin Tim dan penasihat Tim ini.
“Selamat yaa!!!” ucap erika san dengan imut ,yap dia istri ku di masa depan dan juga adik temanku chandra, saat itu aku mulai menyukai nya dia 2 tahun lebih muda dari ku meskipun begitu aku aku tetap mencintai nya.
“Kakkkkk!sudah ku bilang kakak harus latihan! Salah kan di bilangin ngeyel” kata erika dengan ngambek ke kakaknya “otak nya mabar terus! Mending aku main sama mawar san!hmmmm” “duh rio gimana nich” tanya chandra dengan polos,terus aku pun menjawab dengan singkat “YNTKTS,dia adek mu chan” muklis pun nyeletuk “njir akhirnya kita bisa ngumpul lagi” “iya juga ya” kata chandra “terakhir kita ngumpul pas awal masuk militer ya” kata muklis “yap” kata aku dan chandra
