part 1

36 8 4
                                        

Taehyung berlari Kencang meninggalkan rumah sewa kecil yang ia tinggali bersama dengan kedua orangtuanya, dengan berderai air mata ia terus berlari tak tentu arah memasuki sebuah hutan lebat yang gelap dan sepi, suara gemuruh petir bergema di lang...

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

Taehyung berlari Kencang meninggalkan rumah sewa kecil yang ia tinggali bersama dengan kedua orangtuanya, dengan berderai air mata ia terus berlari tak tentu arah memasuki sebuah hutan lebat yang gelap dan sepi, suara gemuruh petir bergema di langit menandakan akan turun hujan yang sangat lebat malam ini.

Taehyung tidak sama sekali menghiraukan hujan yang akan mengguyur basah tubuh kecilnya itu
Srak....
Tubuhnya terjatuh ke tanah akibat akar pohon yang menghalangi jalannya, dengan sesegukan ia terus menangis dengan posisi masih tersungkur di tanah, hujan pun mulai turun membuat pakain yg taehyung kenakan menjadi basah dan kotor akibat tanah yang ia baringi sekarang.

Sekelebat potongan cerita 15 menit yang lalu terlintas kembali di fikirannya.

#flashback

"eoma... 😭😭😭" panggil taehyung pada wanita paruh baya yang saat ini terbaring lemah tidak berdaya di hadapannya itu

"eoma.... "panggilnya lagi

Berlahan mata sang ibu terbuka sedikit demi sedikit, dengan wajah yang penuh dengan luka serta sayatan bekas pisau menggores di pipi serta leher sang ibu

"taehyung-ah kau harus berjanji pada eoma... Kalau kau harus hidup dengan layak, kau harus jadi anak yang pintar dan sukses, berjanji lah kau juga harus hidup dengan baik eoma sangat menyangi mu... " ujar sang ibu

"eoma aku akan jadi apa yang eoma inginkan tapi ku mohon bertahan lah eoma"

Cklek.....  Suara pintu di buka seseorang

"taehyung-ah dengarkan eoma, pergi lah sekarang juga kemana pun kau bisa, tinggalkan eoma di sini "

"tidak aku tidak akan meninggalakn mu, ayo kita pergi bersama"

"tidak nak, kau dengar ayah mu sudah kembali ke sini, kalau dia sampai melihat mu, kau juga akan di siksa olehnya, pergilah selagi bisa dan jangan pernah kembali lagi ke sini" ujar sang ibu sebari mendorong sang anak supaya pergi menjauh dari nya

Taehyung pun ahirnya menuruti semua permintaan sang ibu ia keluar melalui jendela kecil yang berada di dapur rumahnya.

"dasar wanita sialan... Rupanya kau belum juga mati " terdengar suara pria paruh baya sedang memaki sang ibu yang sudah tidak berdaya

"apa kau belum puas menyiksa ku dan juga anak mu? "

"diam kau jalang, aku menyiksa kalian karna itu memang kesalahan kalian berdua"

"apa maksut mu salah kami? Kau yang sudah gila"

"kalau kau tidak berselingkuh dengan pria brengsek itu aku tidak akan melakukan ini pada mu "

"aku tidak berselingkuh... Kau salah paham"

"ah..... Persetan dengan ucapan dusta mu itu jalang"
Plak... Plak... Plak....  Tamparan demi tamparan di terima oleh ibu dari anak yang sedang meringkuk di bawah jendela kecil rumahnya

Two Different side's Where stories live. Discover now