VOTE AND KOMEN
NEW STORY!!
SEKEDAR CERITA RINGAN
Riuhnya suasana kelas tak pelak mengganggu seorang pria yang kini tengah menggambar, pria itubenar-benar masuk ke dunia nya sendiri, tangan nya sibuk menggores kertas putih itu menciptakan polesan yang terlihat sempurna.
Langkah kaki yang berisik membuatnya menatap lurus, seorang guru masuk kekelasnya ,membuat ia akhirnya menghentikan aktivitasnya.
"Baik anak-anak ,dengar, pagi ini kita kedatangan murid baru ,saya harap kalian semua bisa menerimanya dengan baik, silahkan nak"
Gadis dengan rambut panjang itu berjalan dengan sedikit menunduk setelahnya ia mantapkan untuk menatap kelas dan tersenyum kearah mereka.
"Sekarang kamu bisa duduk disana" Ucap Guru bernametag Kim tersebut menunjuk bangku dipojok kanan belakang yang kosong
"Baik bu"
Sehabis guru Kim keluar beberapa anak menoleh kearah yang ditunjuk Ibu Kim dibelakang, tentu mereka sangat mengetahui bahwa pria disebelah bangku kosong itu tidak akan menerima orang baru dibangkunya.
"Emm.. Aku boleh duduk sini?" Tanya Gadis bernametag Dita itu
Pria itu hanya diam tanpa menatapnya setelahnya menarik tasnya dan menelungkupkan wajahnya Tidur.
Dita tersenyum dan duduk dengan pelan, Dia sangat mengerti jika pria itu tidak suka diganggu, akhirnya ia pun memilih diam.
Beberapa menit berlalu pria itu bangun dari tidurnya dan mengernyit menatap sampingnya.
"Siapa yang nyuruh duduk sini?"
Dita yang tengah menulis menoleh cepat, ekspresinya berubah gugup belum lagi ketika bersitatap dengan pria tersebut, entah kenapa parasnya benar-benar sangat tidak manusiawi bagi Dita.
"Ah, T-tadi bu kim kan yang suruh disini"
"Pergi!"
"Eh.. Anu.. Jangan dong.. Aku gak tau mau duduk dimana nanti, gak ada lagi yang kosong, janji deh gak bakal ganggu" Cicit Dita khawatir
Pria dingin itu hanya diam dengan terus menatap Dita intens
Dita yang memang tipikal pemalu sontak menunduk dalam.
Pria itu kembali menghadap depan, Dita mencuri-curi pandang diam-diam.
"Emm.. Aku Dita.. Kamu siapa?" Tanyanya
Pria itu hanya diam tanpa menjawab, tangannya sibuk mencari alat tulis.
Dita tersenyum kecut setelahnya melirik nametag pria itu.
"Salam kenal, Taeyong"
Taeyong menoleh cepat dan menatap Dita heran, Dita sontak menggembungkan pipinya malu dan beralih menatap depan.
Taeyong melakukan hal yang sama, keduanya seakan sibuk masing-masing
.
Setelah hampir 30 menit terlelap, Taeyong pun bangun dari tidurnya begitu mendengar bel istirahat berbunyi.
Matanya yang boba terbuka sempurna menampakan wajah cantik nan ayu gadis yang duduk disebelahnya, Taeyong mendongak cepat setelahnya ,dia tidak sadar jika ia tidur dengan posisi menghadap Dita.
Taeyong melirik Dita sekilas yang terlihat begitu fokus, satu detik setelahnya dia kembali menatap serius melihat gambaran Dita
"Miku nakano?" Lirih Taeyong pelan namun ternyata masih kian didengar oleh Dita
Dita membelalak kaget
"Wah kamu suka anime juga yaa?" Tanya Dita exited
Taeyong memilih diam dan acuh ,Dita sendiri masih setia dengan senyumnya dan setelahnya ia menangkap gambaran milik Taeyong.
"Lohh ihh Futaro.. kamu juga suka ya.." Ucapan Dita terpotong begitu Tae menatapnya dinginnya
Dita membungkam bibirnya rapat
"Maaf"
"Emmm boleh liat gak?" Tanya Dita
Tak ada jawaban dari Taeyong ,Dita menggembungkan pipinya menyerah, susah sekali menemukan teman fikirnya.
"Aku fikir setelah pindah kesekolah baru aku bakal punya temen" Lirih Dita
Sreet
Taeyong yang tengah tidur dengan satu tangan sebagai bantal menggeser buku gambarnya pelan seakan mempersilahkan Dita melihatnya, sontak Dita tersenyum senang dan membuka lembarnnya hati-hati.
"Wahhh bagus banget gambarannya, tapi kok karakter Miku gak kamu gambar si?" Tanya Dita pelan
"Gak ,dia bodoh soalnya!" Sarkasnya
Dita mengerucut tak terima
"Mana ada.. Miku tuhh pinter tau" Ucap Dita membela
Taeyong mengubah posisi tidurnya perlahan menghadap Dita ,sebenernya Tae sedikit heran, karna Dita terlihat biasa saja saat menatapnya atau ditatap olehnya beda dengan gadis luaran sana yang selalu berisik didepannya.
"Sok. Tau!"
"Dih.. Emang kok.. Menurut aku dia itu pinter, pinter soal hidup, bahkan gak peduli soal gimana pun kelemahan dia, buat aku dia keren"
Taeyong menampilkan smirknya dan memejamkan matanya ,membuat Dita sesaat meneguk ludahnya.
"Tetep aja bodoh , gak sopan" Lanjut Taeyong
Dita kesal sendiri setelahnya menutup buku Taeyong kesal dan kembali sibuk dengan gambarannya.
Taeyong yang tersentak membuka matanya perlahan dan memperhatikan wajah kesal Dita sekilas setelahnya dia mengubah posisi tidurnya dan membelakangi Dita.
Dalam tidurnya Tae tersenyum kecil.
Fyi.
Dijam istirahat ini hanya mereka yang tidak berniat untuk keluar kelas.
Sebenarnya banyak yang mengajak Dita berkenalan tadi ,tapi dita terlalu pemalu, bahkan dia menolak ajakan mereka untuk ke kantin karna terlalu malu.
TBC
SEGINI DULU
PAPAYYY
DU LIEST GERADE
TWIN FLAME
FanfictionKisah dimana kedua insan bertemu dan memiliki kepribadian yang sama.
