chap 01

1.3K 69 26
                                        

"tidak hikss kakak jangan tinggalin aku", tangis seorang anak dengan usia 5 tahun itu mengejar seorang saudaranya yang telah di adopsi oleh keluarga barunya

"Thorn, solar, halil, ice, blaze, upan, hikss tidakkk"

"Tidakkkk..!!"

"Tuan ada apa tuan?" Kata seorang lelaki berjas hitam memasuki ruangan kamar Somebody yang habis berteriak itu dan langsung menyuguhkan air kemajikannya yang terlihat panik dan ketakutan itu.

dengan nafas ngos ngosan lelaki yang mengenakan piama coklat dengan corak emas itu langsung menelan air yang disuguhkan oleh bawahannya itu dengan cepat lalu kembali mengatur nafas.

"sudah arka aku tidak mengapa pergilah dari kamar ku aku butuh waktu sendiri, terimakasih airnya" kata lelaki itu dengan wajah yang masih basah akan keringat dan menatap kosong selimut yang masih ia kenakan.

Pria berjas yang tak yakin bahwa tuannya tidak baik baik saja itu hanya diam dan menuruti permintaan nya, ia keluar dan menutup pintu kamar itu dengan keadaan cemas, ya dia adalah arka seorang lelaki yang telah mengasuh Gempa, seorang anak tiri dari almarhumah majikannya yang tidak mempunyai anak untuk mewarisi hartanya yang banyak dan bis dibilang tidak akan habis hingga 7 turunan sekalipun, keluarga ini memiliki lebih dari 10 cabang perusahaan di seluruh dunia, tidak ada perusahaan yang tidak mengenali anak dari almarhumah pemilik banyak saham perusahaan di dunia ini.

Back to story

Gempa mengubah tatapannya ke langit langit kamarnya yang cukup luas, Gempa memiliki harta yang belimpah, semua orang bersahabat baik dengannya bahkan banyak wanita-wanita muda yang berusaha mendekatinya untu menikah muda bersamanya, hanya saja Gempa menganggap mereka gila, karena mana Mungkin ia mau mengorbankan masadepan nya di usia 17 tahun ini hanya untuk menikah muda, walaupun dia tidak perlu bersekolah lagi untuk sukses namun gempa memiliki tujuan lain yang harus di capainya.

Tujuan apa itu?

Find my brother

Petunjuk

kembali kepada gempa yang sedang merenungi suatu hal yang sangat ia rindukan, saudaranya.

Betrahun tahun semenjak perpisahan menyakitkan itu terjadi dalam sekejab rasanya dunia merebut kebahagiannya.

11 tahun, oh tidak lebih tepatnya hampir 12 tahun ia kembali menjejaki mereka, ya saudara - saudaranya dibantu dengan arka seorang pendamping setianya dari ia kecil yang membatunya mengurus perusahaan bahkan setelah kedua orangtua tirinya tiada. Itulah mengapa arka lebih dari seorang pengasuh, baginya arka sudah seperti kakaknya sendiri.

"permisi tuan bisa aku masuk ada hal penting yang harus dibicarakan", suar dari balik pintu itu memecahkan renungan Gempa.

"Ah, iya. masuklah Arka".

lelaki berjas itu membuka pintu dan langsung berdiri di depan ranjang tidur gempa. "sudah berapa kali kubilang Arka jika tidak sedang bekerja kau bisa memanggilku Gempa, kau itu sudah bertahun-tahun lho bekerja bersama ku masih saja canggung," jelas gempa. Arka hanya tersenyum tipis dengan wajah tidak enak dan tidak berani melakukan eyes contacts kepada gempa ia hanya sedikit mengangguk angguk.

"baiklah informasi apa yang akan kau bawakan padaku", kata gempa mulai serius. Arka pun akhirnya menatap mata Gempa dengan suungguh² dan berkata "ini tentang dia Gempa", kata arka membuat Gempa semakin serius, "katakanlah siapa?" Lanjut gempa yang mulai hanyut dalam suasana pembicaraan.

find my brother [BOBOIBOY GEMPA]Stories to obsess over. Discover now