Tak butuh banyak waktu untuk kembali merasakan luka. Setiap kali berusaha menepis, semua akan kembali tanpa diminta.
Raganya mungkin kuat dibalik topeng senyum manisnya. Tapi tidak dengan jiwanya.
Gadis itu kembali mengulum bahagia atas setiap luka yang dialaminya. Dengan membawa keteguhan agama, dia tak gentar dan tetap berdiri.
