Angin berhembus melalui jendela kelas, membuat tirai jendela bergerak. Di waktu yang sunyi ini, dua orang pemuda sedang berbagi cinta dengan sensual. Menyatukan bibir mereka, memainkan lidah nya, saling berbagi saliva, saling berbagi nafsu.
_-----_
Kagami terbangun dari tidur nya, melihat dunia yang penuh dengan dosa. Kagami berjalan keluar kamar nya menuju kamar mandi, ia hadapkan wajah nya ke kaca, perhatian kagami terfokuskan ke mulutnya "Ahhh, memar nya masi ada. Sepertinya aku tidak akan sekolah untuk hari ini." Ia lanjutkan aktivitas nya dengan mandi.
Kagami berjalan ke arah dapur sambil melihat isi kulkas dengan hanya menggunakan handuk di pinggang nya. "Sepertinya besok aku harus pergi ke swalayan." Kagami menutup kulkas nya dan pergi ke kamar nya untuk memakai pakaian. Kagami pergi ke ruang tengah untuk sekedar menonton TV sambil menempelkan es ke luka memar nya.
HP Kagami berdering menandakan ada yang meneleponnya, menghentikan aktifitasnya kgami mengambil HP dan mengangkan telepon dari kuroko. "Halo, ada apa meneleponku?" suara dari sebrang sana menjawab "Apakah luka nya baik baik saja? Perkelahian mu dengan berandal jalanan kemarin, Aomine mengetahui nya. Sepertinya dia akan kesana setelah pulang sekolah" mengabaikan pertanyaan Kuroko, Kagami menyaut dengan suara yang keras "Hei untuk apa si Aho itu datang kemari? Bagaimana dia mengetahui jika aku berkelahi dengan berandal jalanan?" suara dari sebrang kembali menyaut "Tidak tahu dan tidak tahu. Lagi pula Aomine pacarmu kan? Wajar jika dia mengetahui tentang itu, aku hanya menyampaikan. Sudah dulu pelajaran kedua akan dimulai selamat tinggal" BEEEEEP. Kagami cukup terkejut dengan informasi tadi, mukanya sedikit memerah "Apa yang harus aku lakukan? Si Aho itu pasti akan menertawakan ku, tapi aku menang melawan para berandal itu jadi tidak masalah. Tetapi mengapa dia datang ke rumahku? Padahal dia bisa menertawaiku nanti, sudahlah palingan numpang makan lagi"
_-----_
Beberapa jam telah berlalu, sekarang adalah waktunya pulang sekolah. Kagami menunggu Aomine di ruang tengahsambil menonton TV, ia berharap Aomine cepat datang karena ia sendiri sudah bosan tidak ada teman.
Suara pintu yang terbuka kunci nya terdengar, Kagami menoleh melihat pintu itu Aomine berada disana masih memakai seragam sekolah Touo sambil membawa kantong keresek putih yang sepertinya isinya adalah makanan. Aomine berjalan masuk dan melemparkan kantong keresek itu ke arah kagami. "Oii apa yang kau lakukan Aho!! Itu sakit kau tau itu kan, setidaknya berikan salam yang lebih sopan." Aomine duduk disebelah Kagami yang sedang mengomel "Berisik Baka, berterimakasihlah pacar mu ini membelikan makanan." Wajah kagami memerah mendengar kata 'pacar'. Aomine melihat wajah Kagami yang memerah itu, menurutnya itu lucu "Kau terlihat lucu jika wajah mu memerah seperti itu." Kagami menyembunyikan wajah nya dengan kantong keresek tadi.
"Apa yang kau lakukan sampai berkelahi dengan para berandal jalanan itu? Kau tidak kalah kan? Jika kau kalah aku akan menertawaimu, kau tau itu kan." Aomine bertanya pada kagami dengan nada yang sedikit mengejek "Hanya karena aku tidak sengaja menjatuhkan minuman nya itu saja dan tentu saja aku menang" Aomine tertawa mendengar alasan Kagami berkelahi "Hahahah, baguslah setidaknya kau menang. Aku akan mengganti baju ku sebentar, Baka cepat buat makanan aku lapar bahannya ada di keresek" Aomine berjalan ke kamar Kagami untuk mengganti baju nya "Jangan menyuruh ku Aho" semenjak menjadi sepasang kekasih, Aomine sering berkunjung ke rumah Kagami sehingga Aomine memiliki beberapa bajunya disana.
_-----_
Waktu telah berlalu matahari mulai tenggelam, Aomine sudah pulang ke rumahnya. Hari itu dihabiskan dengan hanya bermain PS4 bersama, makan, dan Aomine juga mengoba luka memar nya, meskipun beberapa kali malah membuat Kagami kesakitan. Kagami pergi ke kamarnya membaringkan tubuhnya, ia sedang bahagia hari ini.
YOU ARE READING
Oneshot AoKaga
FanfictionOneshot aokaga by:echa ceritanya random bisa panjang bisa pendek setiap chapter tidak berhubungan ya ini gay, kalau gasuka tinggal skip typo dan lain lain, ooc, cringe kalau ada yang salah boleh koreksi ya. Ya itu aja, mari membaca Aokaga Fanfic ( ̄3...
