"Bukankah sejak awal kau sendiri yang menghampiriku dengan semua kisah tragismu?"
"Terdengar menarik bukan, Tuan? bagaimana kita langsung saja menentukan taruhannya?"
"Apa yang kau harapkan dari seorang yang hatinya telah lama mati, Nona?"
"Mencintaimu tidak lengkap dan berbahaya, bahkan jika aku tersandung dan menjadi gila dalam kebencian."
"Hanya melihatmu tidak pernah memuaskan jiwaku,
kau masih belum mengenalku."
"Hatiku hancur berkeping-keping
di malam yang penuh bencana ini,
aku mengambil harga untuk menginginkanmu."
"Aku ingin lebih terluka, aku putus asa dalam takdir ini. Saat aku menciummu, kau membunuh semua yang ada dalam diriku tanpa penyesalan."
"Aku bahkan tidak bisa berbohong, semua jawaban sudah ada didepanmu, seharusnya kau menyadarinya sejak lama,"
YOU ARE READING
Sky
FantasyLantas siapakah yang bisa kita salahkan? semesta yang mempertemukan kita atau rasa yang terus kian bertumbuh menjadi semakin tak terkendali? perasaan ini... apakah benar yang kita rasakan ini? ataukah sang waktu telah mempermainkan, mempertemukan, l...
