Mahasiswa akhir yang terjebak masalah percintaan dengan tetangga sebelahnya yang mengaku straight. Semua bermula dengan kejadian tak terduga pada suatu malam. Mahasiswa tersebut tak bisa menahan kontrol nya dan terjadilah sesuatu yang panas dimalam...
Pria dengan tampang acak acakan itu membuka jendela nya dengan nyawa yang belum terkumpul 100 persen.
"sangat indah sekali pemandangan ini. Seperti aku berada di swiss dengan udara sejuk dan rumput hijau yang segar"
Pria itu menyambut pagi dengan perhaluannya. Padahal yang di tatapnya hanya pohon kering dan rumput yang menguning karna sudah disemprot racun oleh pemilik kos kosan itu.
Dia menjulurkan tangannya keluar jendela sambil menutup mata. Ia merasakan angin pagi di jam 07.00 tersebut. Tapi tiba tiba sesuatu yang dingin dan lembek jatuh ditangannya.
"aaahhh sial!!! Burung bajingan!"
Ekspresinya berubah karna seekor burung menjatuhkan pupnya di atas tangan mungil itu. Ia pun menutup jendela kacanya kembali dan segera mandi.
Pria itu bernama Kana. Dia tinggal dilantai 2 no 05 di kos kosan yang tidak terlalu besar itu. Dia seorang pegawai di cafe. Orangtua nya berada di desa dan Kana merantau ke kota karna tak sepaham dan saling berselisih dengan keluarganya didesa.
Setelah semua selesai, Kana berjalan kearea parkir dan mengambil motornya. Ia berangkat kerja dengan celana pendek selutut dan kaos santai biasa. Kana pun mengendarai motornya dengan santai sambil menikmati cuaca pagi dijalan. Hari ini jadwal piket Kana untuk belanja kepasar. Karena itu ia harus berangkat pagi.
"ini list belanjaan. Jangan menyeh menyeh. Kalau belanja yang gesit!"
Win selaku kepala cafe menyerahkan list yang harus dibeli dipasar oleh Kana. Wajah dan mulutnya yang judes membuat Kana menggunjingkannya dalam hati.
"kau beli sendiri kalau mau cepat brengsek" (begitulah ucapnya dalam hati)
Kana mengambil list tersebut dan memberi senyum palsunya kepada kepala cafe di tempat ia bekerja tersebut. Kana pun pergi setelah memberi finger love kepada Win tapi malah Kana dilempar botol ringan oleh Win.
[dipasar]
Kana mengunjungi satu persatu para pedagang sesuai dengan list belanjaan yang dipegangnya.
"hoi kana, kalian biasanya membeli udangku" ucap seorang pedagang yang melihat Kana memilih ikan Tuna di dagangan sebelah.
"sori bro! Hari ini di list tak ada udang. Kau telan saja udangmu biar daganganmu cepat habis" ucap Kana santai.
Pedagang tersebut melempar es batu kecil kearah Kana sambil menggeleng kepala melihat tingkah remaja tersebut.
Kana hampir mengenal semua pedagang yang ada dipasar. Ya karna memang setiap hari cafe mereka belanja disana. Setelah semua beres, Kana pun membawa belanjaannya ke parkir dan mengambil motornya.
"rokok sebatang bro!" ucap Kana pada tukang parkir yang ia kenal.
"ga ada bos! Kosong!" tukang parkir membalas ucapan Kana.
"halah, sini kau"
Tukang parkir pun mendekat. Langsung saja Kana merogo kantong celananya dan ia mendapatkan 1 bungkus rokok. Diambil nya sebatang rokok dan memercikkan api dari mancis si tukang parkir.
"bayar parkir enggak, rampas rokok iya" sewot tukang parkir tersebut.
"udahh. Gak usah banyak bacot bro" ucap Kana sambil mengegas motornya dan meninggalkan tukang parkir tersebut.
Kana mengisap rokoknya sambil membawa motor pelan. Dihisap nya dan dikeluarkannya asap yang seketika menghilang ditelan angin.
Sesampai di cafe, ia membuang puntung rokok dan menginjak nya agar api nya mati. Lalu tiba tiba win datang dengan wajah ketat bagai sempak baru.
"Lama!" ucapnya jutek sambil mengambil beberapa barang yang ada di motor.
"maaf baginda, dipasar ada razia orang cakep. Jadi saya harus mengurus ketampanan saya ini dulu dengan pak satpol!" ucap balik Kana dengan wajah ngeledek. Win tak mengubris dan hanya berlalu masuk kedalam cafe.
Ya memang benar. Wajah Kana sangat tampan. Malah semua orang yang mengenalnya aneh dengan wajah dan sifatnya yang berbanding terbalik. Wajahnya sangat tampan dan membuat orang berfikir bahwa dia anak yang kalem dan elegan. Namun nyatanya mulutnya seperti sampah yang asal ceplos dan keberaniannya sangat bisa di acungi jempol.
(happy reading ☀🌻)
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
(KANA)
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.