cw // harshwords
"ya terserah lo lah mau numpangin siapa aja, kenapa lapor gue?!" teriak gian tepat di depan dika.
keduanya tengah berdebat di koridor kelas 11, dan yang pastinya dengan banyaknya pasang mata yang memperhatikan mereka.
"kalo ga lapor ntar lo marah, ngomel seharian. berisik," balas dika jengah dengan sifat gian.
"JADI GUE BERISIK?!" dan dika reflek menutup telinganya saat gian berteriak tepat di telinga kanannya.
"iya," gian menatap kekasihnya tidak percaya, apa-apaan? dia berisik? tidak tuh. dia hanya sedikit menaikkan nada suaranya lantaran kesal bukannya berisik.
"terserah lo."
mereka berdua berpisah di belokan, gian ke arah kanan menuju kelasnya dan dika ke arah kiri di mana tangga menuju kelas 12 berada.
hampir setiap hari pasangan yang sedang hits di sekolah ini bertengkar, setiap pagi, siang dan juga saat jam pulang.
bahkan akan terlihat aneh melihat mereka akur, sepertinya berdebat adalah cara mereka mengungkapkan rasa sayang.
contohnya sekarang, jam makan siang telah tiba dan keduanya tengah duduk santai di kantin bagian pojok. menanti makanan yang tadi di pesan gian datang.
setelah menanti beberapa menit akhirnya pesanan mereka pun datang, nasi goreng milik sunoo dan nasi dengan capcay milik sunghoon.
"kok sayur sih, curang orang lo aja makan nasi goreng," protes dika melihat makanan yang dipesankan gian untuknya.
"makan sayur, lo makan ayam geprek mulu kekurangan gizi lama-lama," kata gian sambil menyuapi dika sesendok nasi dan juga potongan brokoli.
"ngga enak yang," brokoli adalah salah satu dari banyaknya sayur yang paling dika benci.
"abisin!" perintah gian.
"ngga mau, lo aja yang ngabisin. curang lo makan nasgor gue makan sayur," dika mendorong piringnya ke depan.
gian menarik piring dika mendekat, "abisin mahardika!"
sama halnya dengan gian yang masih keras kepala memaksanya memakan sayur dia juga sama keras kepalanya menolak memakan sayur, "ngga!"
"ngga mau tau abisin!" gian sangat bertekad membuat dika menghabiskan makanannya, dan dia tidak akan menyerah.
"gue bilang ngga mau!"
"abisin atau gue jambak!"
"ngga!"
dan kalian bisa menebak kelanjutannya, rambut dika berakhir berada di genggaman gian, dia meringis pelan kala dirasa jambakan gian kian mengerat.
"sakit yang, lepas!"
"ngga, sampe lo janji buat abisin makanan lo!"
"dibilang gue ngga mau!"
"gue maksa ya rian mahardika!" terpaksa dika balik menjambak rambut pacarnya itu, yang pasti tidak sesakit bagaimana gian menjambaknya.
gian menguatkan tarikannya pada rambut dika saat merasakan rambutnya dijambak balik oleh yang lebih tua.
beruntung teman-teman mereka; hesa, reyhan, aska, juan dan riki datang tepat waktu. kalau tidak bisa dijamin, rambut keduanya akan rontok parah.
"UDAH ANJING!" teriak reyhan, dia pusing kedua temannya itu kenapa tidak pernah akur.
juan bergegas menarik tangan sunoo dari rambut dika, dan reyhan menarik tangan dika dari rambut gian.
sebenarnya kelimanya bersyukur gian dan dika tidak pernah bertengkar hingga saling memberi bogeman satu sama lain.
"kenapa lagi sih?!" tanya hesa pada gian dan dika.
"gue dipaksa makan sayur sama dia!"
"cuman makan sayur anjing, ngga usah lebay!"
aska segera duduk bergabung dengan keduanya setelah membeli teh botol dingin.
"cuma karena dika ngga mau makan sayur?" tanyanya sabar.
keduanya mengangguk,
"putus ajalah lo berdua bang," ucap riki tiba-tiba.
gian melemparkan tempat tisu kearah riki yang langsung mengenai keningnya, sedangkan riki hanya bisa mengaduh sakit pada aska di sampingnya atas perbuatan gian.
"sini lo gue jambak!" gian sudah ancang-ancang mengangkat kedua tangannya ke arah kepala riki, namun juan kembali menarik tangannya.
"udah elah lo apa-apa ngejambak," peringat juan.
"lo mau gue jambak juga?"
sekarang gian lah yang dipukul oleh juan di bagian lengan atasnya, sedikit nyeri karena kekuatan temannya itu cukup kuat.
"sakit babi!" dika menarik gian mendekat, mengelus lengan gian yang tadi juan pukul.
"pelan-pelan ju kasian udah kecil makin kecil lo pukul gitu."
gian mendorong dika kencang dan duduk menjauh dari pacarnya itu, "JAUH-JAUH LO!"
cast;
sunoo一 sagita giandra; gian
sunghoon一 rian mahardika; dika
jay一 reyhan adiguna; reyhan
heeseung一 mahesa adinata; hesa
jake一 azka laksmananda; aska
jungwon一 juan aditya; juan
ni-ki一 ricky alanaren; riki
tbc.
YOU ARE READING
ineffable, sunsun.
Fanfictionintinya cuma sunoo yang tahan sama keras kepalanya sunghoon, dan cuma sunghoon yang tahan sama galaknya sunoo. - written by pshnblue, 2022.
