Hari ini terlahirlah seorang anak perempuan . Tapi kelahirannya tidak sama seperti bayi lain . Kelahirannya tidak diingini sama sekali sehingga ibu kandungnya sanggup mencuba untuk membunuhnya .
Insan yang digelar sebagai ayah , yang seharusnya menjadi pembimbing dan pelindung keluarga pula pergi meninggalkan si bayi .
Walaupun tanpa kedua ibu bapa di sisinya , si bayi kecil yang telah diberi nama adriana tetap membesar tanpa cacat cela walaupun dengan serba serbi kekurangan . Hasil jagaan seorang nenek yang cukup teliti .
"Mamaaaaaa " , panggil adriana kepada neneknya .
" Yes , ad sayang . How is your day today , sweetie ? "
" Mama know what ? I wonnn !! Ad dapat 4 gold medal ma !! I am so happy and i want to share it with you " , petah sungguh gadis kecil berumur 11 tahun itu menuturkan kata .
" Yay , that's my girl . Okay so ad mau hadiah apa sempena kemenangan ad ni ? " , kata nenek dengan senyuman manis .
" Ad ndamau hadiah apa-apa . Ad just mau mama stay with me forever . Can you do that for me mama ? " - Adriana
Mama tersentak dengan kata-kata adriana . Kata-kata tersebut bagai sebuah tamparan hebat kepada dirinya .
"Duhai sayangku , andai kau tahu kesakitan diri ini pasti kau akan dihantui kesedihan . Maafkan mama " , monolog hati kecil mama .
" Maaaa , mama dengar ka nda ni ? " ,
" geram pula hati aku ni mama ni dah belayar pi mana ni ? . Haish , mama , mama . "
" sorry ad . Ya mama janji . Nda juga mama kasi tinggal ad tu " ,
" maaf ad , terpaksa tipu sunat hoho . "
Suddenly ...
" Hoi ad , apa lagi kau buat situ tu ? . Sudah-sudahla tu . Daripada kau menangis lecun melecun di situ , bagus kau pigi mandi . Besiap pastu bejalan kita . Aku ada tempat mau kasi tunjuk kau ni " . - Bunga
"Lah perempuan ni muncul dari mana ni dengan nda pandai bagi salamnya lagi , ada ni hilang giginya " . - Adriana
" Apa kau tengok-tengok aku begitu ? Aku tau kau umpat aku tu kan dalam hati . Bagus kau bergerak pigi mandi ka apaka " - Bunga
" Ai kau ni tau-tau seja kan HAHAHA . Yala macik kejap la ". - Adriana
" Bah mana-mana kau la . Yang penting jam 3 sharp kau kena ada di bawah suda okay . Wa gerak lu " - Bunga
" Haih bunga oo bunga . Patutla kau ni single sampai sekarang . Nama bukan main indah . Perangai fuh nauzubillah . Setan pun lari " - Adriana
Tiba-tiba mata adriana terpandang semula gambar arwah mama .
" Ma , sedar nda sedarkan mau 5 tahun suda mama pergi . Mama jangan risau ya . Ad masih tetap akan ingat mama sampai bila-bila sebab hanya mama insan yang berjuang demi kasi besarkan Ad . Mama tunggu Ad di syurga okay . Ad akan sentiasa ingat semua pesan mama . Sekarang ni Ad mau pigi besiap dulu nanti mulut si Bunga tu nda stop membebel " , monolog Ad membayangkan dirinya sedang berbicara dengan mama .
Seakan mendapat kekuatan , Adriana bangkit lalu bersiap sebab dia tau dirinya bakal dibebel oleh nenek sihir Bunga .
Seperti yang dijanjikan , pukul 2.50 petang Adriana terpacak menunggu cik tuan puteri Bunga . Dia tiba 10 minit awal sebab kata mama " biar kita tunggu orang jangan orang tunggu kita " . Prinsip itu sudah sebati dalam dirinya yang membuatkan rakan-rakannya kagum sebab mostly kesemua bestfriendnya semua janji melayu . Harapkan manis madu tulen eh eh tau tau menghosting lah tiber .
YOU ARE READING
PEMBURUAN SEBUAH KEBAHAGIAAN
Teen FictionSedari kecil dirinya telah dijaga oleh insan yang berpangkat nenek . Tiada istilah ibu bapa dalam hidupnya bahkan tidak pernah sekalipun dirinya bertemu si ayah . Si ibu pula seakan tidak ada rasa ingin mengambil tahu perihalnya . Hidupnya dipenuhi...
