Suatu siang yg cerah, aku sedang berkkn di suatu desa bersama teman teman sekampus ku saat itu aku ingin sekali berkunjung ke posko kelompoknya pacarku
Singkat cerita ternyata mereka sedang berada di suatu sekolah ternama di desa tersebut
Sekolahnya cukup besar untuk menampung 3rb siswa
Aku menyusul kesana tanpa membawa jas almamater dan identitas mahasiswa lainnya karena malas memakai dan tidak sedang bertugas
Setelah sampai gerbang aku melihat kerusuhan yang teramat sangat rusuh entah mereka sedang apa, terlihat dari luar seperti sedang mengeroyok sesuatu
Akupun masuk dan melihat kedalam, tapi aku tidak dapat melihat jelas apa yang sebenarnya mereka keroyok dan teriaki Alhasil aku bertanya pada salah satu siswa di sana
"Ada apa ini?" Tanyaku penasaran
"Oh ini kan lagi ngeboikot mahasiswa yg kurang ajar sama desa" bentaknya "teteh sendiri ngapain di sini? Ga ikutan? Kamu ga ngedukung desa ini?" Lanjutnya
Aku seketika terdiam dan di situ mulai terlihat bahwa pacarku dan teman sekelompok nya sedang berperang, aku percaya bahwa ini di fitnah, tidak mungkin mereka melakukan hal kurang ajar di desa orang. Aku tau mereka semua orang baik.
Terlihat sang pacar yang sedang melempari batu pada musuh dan si ketua kelompok yang menyiram air entah air apa, benar benar kerucuhan yang luar biasa untuk ukuran anak sekolah melawan anak kuliahan, selain itu juga mereka tawuran di dalam sekolah entah apa yang mengawali mereka sehingga terjadi seperti ini tapi pasti ada api di balik semua ini
Dengan tenang aku pergi ke suatu lorong pinggir lapangan tempat mereka tawuran dan masuk ke suatu ruang kelas, di mana disana ada orang tua murid yg sedang duduk bersama kawan kawan orang tuanya, aku bertanya pada salah satu dari mereka.
"Bu ini kenapa ya? Ko bisa gini?" Tanyaku pada salah satu orang tua murid
"saya juga ga ngerti neng, ibu tau mereka tuh udah di adu dombain sama seseorang, tapi ibu ga bisa apa apa karena takut jadi ibu sembunyi di sini" balasnya ketakutan
"Oalah begitu, ibu tau ga siapa ketua nya dari pengeroyokan ini?" Tanyaku kembali untuk memastikan.
Beliau pun menunjukan foto seorang lelaki, yg aku yakin kalau itu adalah teman sekolah ku dahulu yang kenyataan emang selalu merusuh sejak dulu
Sudah dapat bukti, akupun diam diam membuat video laporan untuk di laporkan ke polisi sambil jalan menelusuri lorong sekolah Dangan handphone yang ku sembunyikan di saku
Sambil berusaha menelpon polisi, aku bersembunyi di salah satu kelas paling ujung lorong sambil memperhatikan gerak gerik masing masing kubu
"Keren juga dia kalo lagi perang membela kebenaran" hati kecil ku berbicara seperti makin sayang dengan yang sedang berjuang di sana
Tapi sayangnya, mereka di lumpuhkan oleh musuh
Aku tak bisa apa apa, dia bahkan ga sadar kalo ada aku di sini bersembunyi memperhatikan
Dengan tangan terikat mereka duduk bersujud di hadapan musuh sambil di pukuli oleh biang kerinutan tersebut yang fotonya di tunjukan ibu tadi padaku
Disitulah amarahku memuncak karena melihat orang yang aku sayangi di pukuli orang lain rasanya benar benar meledak di dalam lubuk hatiku
Tanpa fikir panjang aku keluar kelas dan berteriak
"WOY ANJING BERANI BERANINYA KALIAN PUKULIN TEMEN TEMEN GUA!" bentak ku.
Sontak pacarku kaget melihatku yang tiba tiba keluar dari kelas tanpa dia ketahui
Lalu si biang kerusuhan mulai melihatku dengan sinis dan berteriak mengancam
"HAH? LO SIAPA? BERANI LO SAMA GUA?" Bentaknya
"JANGAN PERNAH LO BERANI PUKULI KAWAN KAWAN GUA LAGI ATAU....." Jawabku belum selesai berbicara sudah di potong
"ATAU APA HAH?! ATAU APA?! ATAU LO MAU GW BUNUH DI SINI BARENGAN TEMEN TEMEN LO? HAHAHA CURUT KE LO BISA APA?" Potong nya sambil menginjak bahu pacarku
Di situ sang pacar keliatan marah bener bener marah yang tidak pernah aku lihat sama sekali sepanjang berpacaran dengannya
"STOPPP!!!!!!!!" Teriaknya
Seketika membuat keheningan suasana di tengah kericuhan
"STOP! JANGAN PERNAH SENTUH DIA! BIAR SAYA YANG AJARIN DIA" teriak nya lagi entah membela aku sebagai orang yg dia sayangi atau bukan tapi terlihat dia yg sangat marah seperti marah karena aku ada di sana
Rencana yg udah aku susun benar benar berantakan karena perasaan ku sendiri, dan dia dengan bodohnya membuat perjanjian dengan si biang kerusuhan, entah apa yang mereka bicarakan tapi sang pacar tapi karena itu dia melepaskan ikatannya dan maju kehadapan temen temannya yang sedang di Sandra
"LO SIAPA DATANG KESINI HAH? LO BISA APA? GA USAH IKUT CAMPUR SAMA URUSAN GUA! MENDING LO PULANG SEKARANG JUGA! LO ITU PENGECUT BEBAN GA BISA APA APA!" Teriaknya padaku yg jelas pacarnya tapi tega melakukan itu padaku
"GUA NGEBELAIN KALIAN!! KALIAN HARUSNYA LAGI DI POSKO SEKARANG KENAPA ADA DI SINI BABAK BELUR?!!!!" balas ku dengan marah
"HAH? NGEBELA YG ADA LO TUH BEBAN DI SINI ANJING?" Jawab nya berteriak
Aku yg tak bisa mengontrol emosi pun maju lari dan ingin memukuli nya, tanpa di duga orang yg ku kira lemah, tiba tiba memiliki kekuatan bela diri yg kuat, entah apa tujuan nya dia tendang dadaku dan memukul pundak ku hingga pingsan di hadapan nya
Dia yang seperti nya merasa bersalah menghampiriku dan memegang tanganku untuk dia patahkan sambil berbisik "maafin Kaka ya de, Kaka kepaksa ngelakuin ini"
Dan disitupun aku pingsan
- To be continued -
ŞİMDİ OKUDUĞUN
semua tentang mimpi
Kısa Hikayesesuai judul isi dari cerita ini adalah tentang cerita mimpi seseorang saat tidur aku tuangkan kesini agar dapat menjadi cerita menarik bagi para pembaca pemeran nya adalah aku sendiri Lia Ismail dan akan random mencantumkan nama karakter lain di da...
