Title: Mafia Dinginku
Part: 1
Author: BBY VIRGO
Cast: Kiara Iglesia Sutomo
Byan Al-Mahendra
Note: Cast akan bertambah sesuai alur!
Malam ini adalah malam terburuk bagi seorang gadis bernama Kiara. Seorang gadis SMA yang harus menerima kenyataan pahit dalam hidupnya. Malam ini, dia diusir dari rumahnya sendiri oleh mamah tiri dan saudara tirinya semenjak papa nya meninggal.
"Aku harus pergi kemana papa. Aku takut. Di sini sangat gelap. Aku tidak bisa berbuat apa-apa sekarang.Aku ingin ikut denganmu saja. Duniaku sangat hancur Pa! Mereka semua membenciku! Mereka membuangku! Kiara sendiri pah!! Kiara ngga punya siapa-siapa lagi!!" Teriak Kiara terduduk lemas di tengah hujan.
Karna kedinginan akibat terkena air hujan, kepala Kiara terasa pening dan akhirnya dia pingsan di pinggir jalan, di tengah hujan yang mengguyur seluruh tubuhnya, menambah penderitaan hidupnya.
Di tengah hujan yang deras seorang pria sedang menuju perjalanan pulang setelah menyelesaikan misinya sebagai ketua mafia dengan membunuh orang-orang yang melawan perintahnya. Di tengah perjalan dia tidak sengaja melihat seseorang yang terkapar di pinggir jalan dengan tubuh yang sudah basah kuyup dan wajah yang pucat.
"Astaga, ada apa lagi ini." Byan segera turun dari mobilnya menghampiri orang tersebut.
"Mbak... Mbak.. Bangun mbak.." Ucap Byan sambil menepuk pelan Kiara. Gadis yang kini tengah pingsan.
"Gimana nih, kasian juga kalo ngga ditolongin. Ya udah deh, gue bawa pulang aja." Ucap Byan sambil mengangkat tubuh kurus Kiara ke dalam mobil.
Skip perjalanan....
"Bi.. Bibi.." Panggil Byan pada pelayan di rumahnya.
"I-iya tuan ada apa?" Jawab pelayan tersebut sambil tertunduk tidak berani menatap mata tajam Byan. Mafia kejam yang berdarah dingin ini.
Seketika atensi pelayan tersebut tertuju pada seorang gadis yang sedang berada di pelukan tuannya.
"Eh gadis ini siapa? Cantik. Baru kali ini tuan membawa seorang gadis ke rumah." Batin pelayan tersebut.
"Ngapain bengong bi! Cepat siapkan baju ganti untuk wanita ini lalu gantikan." Ucap Byan tegas sambil membopong Kiara ke kamarnya.
Baik tuan. Kata sangat pelayan
Sesampainya di kamar Byan langsung meletakkan tubuh Kiara di atas tempat tidur dan pergi untuk membersihkan dirinya ke kamar mandi.
Setelah 20 menit mandi, Byan keluar dengan menggunakan handuk sebatas pinggang untuk menutupi tubuhnya dengan dada bidang berotot yang dibiarkan terlihat begitu saja.
Nampak gadis yang dia temui di tengah jalan tadi masih pingsan dengan baju yang sudah digantikan oleh pelayan tadi.
Cantik! Ucap Byan tak sadar sambil tersenyum kecil lalu langsung menjauhkan pandangannya dari gadis tersebut.
Ihh! Ngomong apasih gue. Gue kan ngga kenal sama nih cewe. Tahan Byan tahan... Lo gk kenal dia. Lo cuman bantuin dia. Ucap Byan berbicara seorang diri.
Tanpa sadar, gadis yang sedari tadi menutup mata indahnya kini terbangun dan mulai mengerjapkan matanya beberapa kali karena pandangannya yang masih terlihat kabur.
Menyadari hal itu, Byan lantas menoleh pada gadis tersebut dan bertanya "Lo baik-baik aja? "
Kiara yang mendengar suara pria langsung melotot terkejut dan mendudukkan dirinya hati-hati di ranjang king size milik Byan.
"Eh kamu siapa! Kamu udah apain aku!! SIALAN!! Pergi kamu!! Kamu udah apain aku hah!!" Tangis Kiara pecah saat itu juga saat dia menyadari dirinya berada di kamar seorang pria asing dengan baju yang sudah di ganti.
Byan yang tidak menduga reaksi gadis itu saat bangun akan seperti ini, kaget dan mencoba menenangkan nya.
"Eh dengar dulu.. Gua gk ngapa-ngapain lo kok. Lo tadi pingsan di jalan ya udah gua tolongin. Trus perkara baju lo, itu pelayan gua yang gantiin. Ya kali gua gantiin baju cewek sembarangan. Gua masih punya otak kali." Ucap Byan mencoba menepiskan pikiran buruk Kiara yang sangat terlihat jelas di wajahnya.
Kiara yang sedari tadi mencoba mendengarkan penjelasan Byan dengan air mata yang tetap mengalir mencoba mempercayai ucapan Byan dan meminta maaf.
"Maafin aku ya... Aku kira kamu orang jahat." Ucap Kiara sambil menunduk malu.
"Santai aja. Nama lo siapa?" Tanya Byan.
"Kiara". Ucap Kiara singkat.
" Ohhh trus kenapa lo bisa pingsan di jalan tadi? " Tanya Byan lagi.
"Aku diusir dari rumah sama mamah tiri aku trus gk tau harus pergi kemana.Di jalan, aku kelaparan karna belum makan dari semalam. Makanya pingsan. Trus sekarang aku ngga tau harus pergi kemana." Ucap Kiara sendu.
Byan yang mendengarnya merasa kasihan.Walaupun dia seorang mafia kejam, dia masih memiliki hati nurani melihat seorang gadis yang menurutnya polos ini mengalami hidup yang kejam. Padahal dia masih remaja.
"Ya udah lo nginap aja di rumah gue. Sebagai gantinya, lo harus kerja di rumah gue.Dari mulai masak, nyuci piring, sekalian ngerawat taman gue. Mau ngga lo? " Ucap Byan lagi.
"Tapi kan kita baru kenal.Lagian kamu ngga takut aku ini orang jahat yang bisa aja nyuri barang-barang kamu di rumah ini?" Tanya Kiara.
"Ya gue ngga tau.Yang gue tau lo itu cewek polos. Keliatan dari muka lo." Ucap Byan santai.
"Ya udah kalo gitu. Makasih ya kamu udah nolongin aku.Kamu baik banget!" Ucap Kiara dengan senyuman manisnya.
" Iya sama-sama. " Byan
"Oh iya.. Nama kamu siapa? " Tanya Kiara kembali dengan senyuman manisnya yang mampu menghipnotis seorang Byan yang terkenal cuek dan tidak pernah melirik perempuan secantik apapun itu.
"Byan yang terpana dengan senyuman gadis itu lantas tersadar dan merasa gugup. " G-gue Byan".Jawabnya dengan perasaan gugup.
"Ohh oke Tuan Byan" Ucap Kiara lagi.
"Ngga usah manggil tuan. Panggil mas aja." Jawab Byan kembali dengan sikap cueknya setelah menetralkan degupan jantungnya tadi.
" Lo tunggu di sini. Gua mau suruh pelayan buat bawain lo makanan."Ucap Byan
"Iya mas Byan, makasih ya." Ucap Kiara tak lupa dengan senyum manisnya.
Buru-buru Byan melangkah pergi meninggalkan kamar nya lalu menutup pintu dengan pelan. Menetralkan jantungnya yang kembali berpacu lebih cepat dari sebelumnya.
"Gila!! Tuh cewek manusia atau bukan sih. Senyumnya kok manis banget. Sampe bikin gue berantakan gini. Ucap Byan merasa jantungnya akan melompat keluar dan wajahnya yang memerah panas.
" Ngga bisa ngga bisa. Lo jangan sampe suka sama tuh cewek yan.Semua cewek itu sama. MATA DUITAN!.Mereka cuman mau uang lo. Jangan baper Byan. Please, jangan baper!. Tapi tunggu, kok gue nyuruh dia manggil gue mas sih!? Wahh otak gue dah ngga beres nih. Kok gue ngomong gitu sih!! Bodoh lo Byan bodoh!!" Ucap Byan memukul-mukul kepalanya sendiri seperti orang bodoh.
"T-tuan anda baik-baik saja? " Ucap pelayan yang tiba-tiba datang.
Kembali dengan sifat dinginnya, Byan menjawab pelayan tersebut. "Iya bi. Ada apa? ".
" Ngga tuan. Saya hanya bertanya. Soalnya tadi saya liat tuan bicara sendiri." Ucap pelayan tersebut takut.
"Ohhh.bukan apa-apa bi. Oh iya bi, tolong buatkan makanan untuk gadis yang ada di kamar saya, Sekalian obat demam ya bi." Ucap Byan.
"Baik tuan" Pelayan.
Byan pun melangkah pergi ke ruang kerjanya meninggalkan pelayan tersebut yang merasa ada yang aneh dengan tingkah tuannya tersebut.
"Tuan Byan kenapa yah?? Baru pertama kali aku liat dia ngomong sendiri trus bawa cewek ke rumah. Jangan-jangan cewek tadi pacarnya tuan Byan. Mudah-mudahan dia cewek baik. Mana ceweknya cantik lagi.Ahk! Ngga usah mikir macam-macam,mungkin Tuan Byan cuman nolongin cewek tadi." Ucap pelayan tersebut lalu melangkah pergi menuju dapur membuatkan makanan untuk Kiara dan mencoba menghilangkan pikiran-pikiran anehnya.
Skipp.....
Halo! Ini cerita baru aku.
Mudah-mudahan kalian suka yah..
Sorry for typing and i love you all!!!
YOU ARE READING
Mafia Dinginku
RomanceByan Al-Mahendra seorang Mafia berdarah dingin yang berhasil takluk pada gadis cantik nan polos Kiara Iglesia Sutomo. Let's read this story and enjoy with me!
