***

8 1 0
                                        

Langit yang membiru,lautan padang teh yang menghijau,kicauan burung yang membahana dalam pagi, membangkitkan embun dari keakraban nya dengan dedaunan hijau setelah dihangatkan oleh mentari pagi.

Pagi pagi stelah menyelesaikan tugas rumahnya membantu orang tua,Nurdinar melangkah kan kaki nya menuju rumah sahabatnya fitrah...

"assalamualaikum fitrah"

"wa'alaikumsalam dinar,cepet amat kamu kesinii padahal masih pagii loh dinar,mari masuk aku buatin teh duluu ya"

"iya bisalah fitrah kamu macam ga tau ajaa aku mah bosan dirumah lagian kerjaan rumah udah aku beresin semua kok... Ada rencana gak siang inii"

"rencana nyaa...gimana kalau kita pergi kerumah ica buat rujak mantep tu dinar,mumpung dirumah ku ada nanas sama timun nihh,aku buatin kamu teh dulu ya"

"kamu mah gak perlu repot repot pakai buat teh segelaa lagii... Emm aku chat ica dulu ya mana tau dia sibukk... "

Dinar lalu mengechat ica tanpa menunggu bermenit menit ica langsung membalas chat dinar..

"assalamualaikum ica"

"wa'alaikumsalam dinar, ada apa ya? "

"gini lo ica jadi aku sama fitrah rencana nya mau pergi kerumah mu,kepingin buat rujak kamu sibuk ga? "

"ohh mau buat rujak aku sih acc aja lagian aku sendirian dirumah jadi yah gak ada kerjaan"

"oke kalau gitu biar aku sama fitra bawa bahan  lainnya.. Aku pulang dulu ambil bahan buat ngerujak nya... Assalamualaikum "

"oke deh dinar.. Wa'alaikumsalam"

Setelah percakapan singkat dinar dan ica. Dinar bergegas menghampiri fitrah yg lagi membuatkan teh untuk dinar.

"Fit, nanti temanin aku pulang ya, ambil bahan bahan buat ngerujak"

"Iya deh iyaa, gitu aja minta temenin"






Dirumah ica. Dinar serta fitrah membicarakan tentang anak pak ustad yang kebetulan telah pulang dari pesantren.

"Ehh lu pada tau kan anak nya ustad danu, katanya besok bakal pulang kemari dah" ujar ica seraya me makan rujak buatan mereka

"Icaa... Kalau makan jangan sambil bicara"ujar dinar sambil menuangkan teh es ke dalam gelas mereka.

" iya deh iyaa"

"Dulu katany anak pas ustad danu itu biang onar di sekolah sma, dia aja dipaksa sama ustad danu masuk pesantren" ujar fitrah sambil menatap ica yg siap bergosip

"Iyaa tuhh. Dia juga dapat julukan bad boy sekolah. Jadi penasaran dia kek apa ya sekarang inii" ucap icaa

"Tunggu aja besok, kalau ganteng untuk gue Yaa" ucap fitrah saraya menampilkan senyum nya yg dihiasi lesung pipi disebalah kiri.

"Udah ni. Udah belum ngomongi orang. Ica dan fitrah sahabatku yg tiada tiganya pada kalian ngomongin anak pak ustad danu mending habisin nii rujak gue habisin tau rasa lu berdua" ucap dinar dengan nada data

Ica dan fitrah hanya dia tidak menanggapi omongan dinar lalu mereka menambahkan rujak kedalam piring mereka








Tbc❤

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: May 29, 2022 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

wrapped in a love tubanStories to obsess over. Discover now