01

2.2K 205 8
                                        

Cerita ini udah lama juga sih dan Aku up ulang biar yang belum bisa baca atau yang udah baca juga bisa baca ulang. Karena cerita ini mungkin akan aku hapus (⁠T⁠T⁠)

Selamat membaca.





:
Minjeong masuk kedalam jangan berani keluar kamu!.

Kim Minjeong dimana kau!, Anak sialan kemari kau brengsek! "ad-ada ap.apa a-ayah" kata minjeong kecil yang sudah gemetaran
"plak! Sialan sudah ku katakan aku bukan ayah mu! jangan memanggilku ayah! Ikut aku sekarang kau harus diberi pelajaran" Katanya lalu menyeret Minjeong kecil "a-ayah ja-jngan hiks.hiks Jeong mohon"
"Masuk kau jangan coba kabur" katanya lalu mengurung minjeong kedalam bangkar besi lalu mengikat kakinya kemudian ia pergi dari sana "ayah! Jangan tingglkan aku ayah hiks.hiks.. maafkan aku ayah hiks.hiks ak-aku ta-takut sendiri" kata minjeong kecil menangis






:

Brakk!!~

"Hahh.hah.hah.huh.huufft" winter bangun dengan napas tergesa-gesa lalu ia bangun dari sofanya dan pergi ke dapur untuk minum air dingin "mimpi itu lagi hais" winter pergi ke kamar mandi untuk membersikan dirinya bersiap untuk berangkat ke kampus





..
Perkenalkan Namanya Kim Minjeong, orang sekitarnya memanggilnya Winter. Mahasiswa S2 teknik informatika tapi sudah mempunyai perusahaan sendiri di usia yang begitu muda, yaitu 25 Thn ia juga seorang
CEO. JE.Company perusahaan yg termasuk di 15 besar di negaranya, kuliah sambil bekerja dia menjalani hari-harinya seperti biasa, dengan senyuman yang dia punya begitu meneduhkan tetapi siapa sangka ia mempunyai masa lalu yang sangat kelam.






.
.
..
Winter tinggal seorang diri di apertemen mewahnya, ia memasak dan memberisikan semuanya seorang diri sebenarnya dia mempunyai seorang bibi ana yg ia pekerjakan untuk memasak untuknya tetapi datang kalau ia menyuruhnya saja.

(Apart Winter)

Winter berjalan pergi kekampus dengan menaiki bus, sebenarnya dia mempunyai mobil tetapi ia jarang memakainya ke kampus

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

.
.
..
Winter berjalan pergi kekampus dengan menaiki bus, sebenarnya dia mempunyai mobil tetapi ia jarang memakainya ke kampus. Ia lebih senang berjalan santai, sekarang dia sedang menunggu bus datang setelah itu menaikinya lalu ke kampus.

Winter sudah berada di kampusnya sambil menunggu dosen, ia pergi ke kantin untuk mengisi perutnya karna dia belum sempat sarapan tadi dirumah.



Brukk~

seseorang menabraknya tapi orang itu malah menyalahkan Winter.

"yaiis apa kau buta eoh jalanlah dengan benar sekiiya" Winter lantas membungkukan badannya dan meminta maaf walau ia tau dia tidak salah

"ah maafkan aku aku tidak sengaja" saat Winter melihat nya tapi orang itu pergi begitu saja






Winter Pov;

:
Aku baru selesai kuliah dan harus buru ke kantor lagi karna ada pekerjaan yang tidak bisa di tinggalkan begitu saja.

bruuk~

aduh aku menabrak seseorang lagi ya Tuhan! aku menabrak orang yang sama lagi.

"Kau?! bukankah kau yang tadi! Apa kau mengikutiku" kata orang itu dengan nada kesal

"Tidak maafkan aku, aku sedang buru-buru jadi tidak memperhatikan jalan" kataku sambil membungkuk

"huuft kenapa hari ini sangat sial" kudengar ia menarik nafas panjang

"aku minta maaf tapi aku harus pergi, permisi" aku lalu pergi dari dia karna waktu sudah mepet

"Yaakk apa kau kaburr!!" Aku mendengarnya berteriak, pasti dia kesal kepadaku tapi ya sudahlah aku juga tidak sengaja

.
Winter pov and








..
Tok tok tok~

"Masuk saja" Winter yang sudah ada di ruang kerjanya

" Permisi direktur saya mengantar dukumen yang anda minta tadi ini" kata karyawan itu

"Terimah kasih Ning"

"eum apa kau mau aku bawakan makanan aku belum makan kan?" tanya Ningning

"Nanti saja masih ada yang harus aku selesaikan"

"yak Kim Minjeong jangan terlalu keras bekerja, aku pikir kau bisa mati muda karna kelelahan" omel Ningning, ya dia adalah satu²nya sahabat Winter dri bangku SMA dulu

"berarkah tapi aku baik² sja" jawab Winter sambil terkekeh

" aiss terserah kau saja aku pergi dulu"

" Hm"

Dengan kesal Ningning pergi meninggalkan Winter bgitu saja.

Winter anak itu melanjutkan pekerjaanya memeriksa beberapa data perusahaannya, sebenarnya semuanya bisa di serahkan ke sekretarisnya, tapi Winter dia sengaja menyibukkan dirinya dari pada ia berdiam saja di apertnya itu.




































.
.
..

.(Kim Winter)

(Kim Winter)

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

..

(ʘᴗʘ✿)

Patient For You :') [END]Stories to obsess over. Discover now