Prolog

28 1 0
                                        

Malam hari yang tidak ada bintang sama sekalipun.

Malam ini adalah malam Jum'at. Keluarga besar Jhon akan mengadakan rapat besar di Kastil mereka mengenai keturunan mereka akan lahir. Ini bukan rapat biasa. Ibu dari anak yang akan lahir  itu adalah manusia biasa dan ayahnya itu adalah ketua dari klan Rubah yang bernama Jhon.
Malam itu hujan semakin deras, kilat petir bermuncul kemana mana.

Pertemuan ini nenyangkut keturunan pertama dari anak klan rubah.
Jika seekor rubah menjalin hubungan dengan manusia dan memiliki anak, kemungkinan besar anaknya itu akan mengikuti ibunya atau tidak akan menerimah kekuatan rubah dalam tubuhnya,dia akan menjadi manusia biasa.  Hal itu yang di takuti oleh Jhon  sedari tadi, ia pun mengumpulkan Semua rubah di kastil mereka untuk membahas bagaimana caranya agar anak itu bisa menerima kekuatan dari sang ayah 

"itu tidak akan bisa" ucap seseorang laki-laki yang duduk di kursi meja pertemuan para rubah. Semua orang menoleh ke arahnya dan mengangguk setuju.
Dia adalah sepupunya Jhon.

Jhon menggeleng kuat
"tidak! Pasti ada cara nya."

"kenapa kamu keras kepala sekali Jhon?!" bentak sepupunya lagi

Jhon menunduk
"aku harus bagaimana?"

"ceraikan istrimu dan cari perempuan rubah lainnya"
Ucap kesal sepupu Jhon

"tidak, itu tidak mungkin.aku mencintai istri dan anak dalam kandungan itu"

"kalau begitu kita tetap tidak memiliki keturunan Jhon"

Tak lama kemudia, seseorang mengetuk pintu dan masuk ,langsung membisikan pada Jhon ,setelah itu iya langsung buru buru pergi.

Semua yang ada di dalam ruangan itu melihat ke arah Jhon menunggu apa yang akan di sampaikan  selanjutnya.

Suara petir di luar bergemuru,cahanya menyinari wajah Jhon yang sekarang semakin memucat.

"kenapa kamu?" Tanya sepupunya

"kita tidak ada harapan lagi" Jhon menangis
"Kenapa?!!" Sepupunya semakin emosi
"istriku ,baru saja melahirkan ....anaknya perempuan"
"Whatt????" Sepupunya kaget , semua yang ada di dalam ruangan itu langsung kaget.

Pada malam itu ,semua Rubah Menggonggong kuat dengan nada yang mengerikan di atas gunung.

"aneh " gumam seseorang berjubah hitam tebal dengan tudung kepala, yang sedari tadi mengawasi para rubah yang sedang rapat hingga selesai,tanpa pengetahuan dari para rubah.

CHANGE_KrisanGeschichten, die süchtig machen. Entdecke jetzt