Marvel & Maudy 01

119 13 18
                                        

"Guys, gimana kalau kita bikin buku tahunan nanti di Bali? Setuju ga?" Tanya seorang murid perempuan yang kini sedang berdiri didepan kelas nya.

"Lah gila di Bali. Gue orang miskin takut mati kalau naik pesawat, Mod." Jawab salah satu murid laki-laki.

"Yelah, Angga lo udah jelek, miskin, takut naik pesawat lagi. Gak ada kontribusi nya banget hidup lo didunia ini." Jawab nya.

"Ih apaansih kalian. Gue setuju sama Ody, kita foto di Bali aja." Salah satu siswi yang mendukung ajakan tersebut.

"Aaaaaaa Cacamarica ku sayang. Tuh, kalian udah dengerin gue aja. Acara gue gapernah gagal." Kata Maudy. Ya, murid perempuan yang berdiri didepan kelas itu bernama Azzahra Maudya biasa dipanggil Mody atau Ody.

"Bacot!" Ucap seorang siswa yang baru saja masuk ke kelas dengan seragam yang super lusuh dan juga kotor. Ucapan tersebut membuat Maudy kesal.

"Ih apasih lu Vel. Gak usah sok asik deh sama kelas ini. Murid urakan kayak elo mah gak cocok ikut acara foto buku tahunan, tapi cocok nya acara tawuran antar sekolah  haha." Ucap Maudy dengan tawa nya.

"Mod..Mod... Bu Sukma dateng! Buruan duduk." Kata murid yang berlari dan langsung duduk di tempat nya.

Maudy yang panik langsung saja menghapus papan tulis dan bergegas duduk. Namun naas nya Maudy, dia terjatuh didepan kelas karena dia menginjak tali sepatu nya sendiri.

"Aduuhhh.." Rintih Maudy dan membuat satu kelas menertawakan nya, termasuk Marvel.

"Maudy, ngapain kamu tiduran di situ? Kembali duduk." Suruh Bu Sukma walikelas di kelas tersebut.

"Iyaa bu." Jawab pelan Maudy dan berjalan menuju bangku nya.

"Mampus." Ucap Marvel, membuat Maudy menatap nya dan melempar buku kearah Marvel.

🍒🍒

Disaat jam pulang tiba. Marvel dan juga teman teman nya seperti biasa mereka tidak langsung pulang melainkan mereka selalu duduk di sebuah warung disamping sekolah mereka.

"Heh bocah, lu kenape lagi ha? Muka lu kenape lagi? Muka lu pan ganteng yee, ngapa seneng banget sih diwarnain gitu?" Ucap penjaga warung tersebut.

"Warnain apaan beh?" Tanya Alvin, salah satu teman Marvel.

"Onoh, biru-biru lebam kayak begonoh. Kenape tuh, coba." Tanya Babeh.

"Lah Beh, jagoan itu nama nya Beh. Anak muda Beh, butuh pengalaman. Ya gak Vin?" Tanya Reno, teman Marvel.

"Yoi, No. Jiwa muda kite Beh." Jawab Alvin.

"Vel, Vel, Mody noh lewat. Cantik banget tau dia, lucu, manis, imut." Kata Alvin. Marvel hanya diam meliat Maudy yang sedang berjalan pulang .

Maudy berjalan pulang seorang diri, setiap hari memang Maudy memilih pulang dengan berjalan kaki, karena sekolah dengan rumah Maudy tidaklah jauh. Maudy melihat geng Marvel yang sedang berkumpul itu.

"Ngapain lo ngeliatin gue!" Kata Maudy kepada Marvel sembari berjalan pulang.

"Hati-hati Mody!!" Kata Alvin.

"Kayak nya Mody benci banget sama lu Vel, kenapa sih lo berdua? Masalah itu kan udah lama Vel" Tanya Reno.

"Iyaa yak. Judes banget si Mody sama Marvel gak kayak cewek lain yang klepek-klepek sama Marvel." Tanya Alvin. Namun yang di tanya hanya diam sambil menghisap rokok nya.

"Palingan juga entar jatuh cinta mereka, dasar anak bocah." Sambung Babeh.

Mendengar itu, Marvel mematikan rokok nya mengambil jaket nya dan berjalan kearah motor nya.

MARVEL & MAUDYStories to obsess over. Discover now