meet you 💫

44 5 0
                                        

. . . . . . . . . . . . . . . . . . .  

"jadi kapan kamu ke dunia manusia qian"

"uhukkk uhukk"

"kenapa ibunda selalu bertanya hal yang sama , qian pasti akan dapat wanita di sana nanti"
"Ibunda selalu mendengar itu dari 5 tahun yang lalu , ibunda ingin kamu ke dunia manusia secepatnya dan mencari menantu untuk ku"

"secepatnya? ayolah bunda"
"Bunda tidak mau tahu kalau bisa setelah ini kau qian pergi ke sana yuan akan bersamamu"
pergi meninggalkan qian dan yuan di meja makan

"kenapa kau bingung qian'a" terkekeh kecil
"apa lagi untuk apa qian mencari istri sedangkan qian bisa mencicipi semua vampir wanita di sini"
yuan terdiam sejenak "ooyy...apa kau mau punya keturunan vampir biasa ha? qian'a jika kmu menikahi wanita manusia keturunan mu akan jadi vampir yg kuat dan terbaik"

qian tersmirk "aaahh... lagipula qian belum pernah melihat dunia itu , bagaimana ? Apakah wanita di dunia itu sempurna?"
"mungkin saja iya qian'a apa kah setuju ke sana"
tanya yuan mengerutkan keningnya "hmm kau akan ikut bersamaku" ucap qian bergegas bersiap

"mari"
"ahhhrg kau sangat gesit qian , apa kau bersemangat?"
"jangan tanyakan itu kita akan menghisap banyak darah"
"jangan berlebihan kau ke sana untuk mencari menantu yang baik untuk ibunda jangan sampai kau salah pilih qian'a"
"bisakah kita pergi sekarang"
yuan mengangguk , mereka menutup mata dan menghilang dari dunia vampir

mereka membuka matanya "shhh emgg baunya , apa kau menciumnya yuan'a bau yang lezat" qian mengeluarkan taring nya dan mengendus-ngendus

mereka membuka matanya "shhh emgg baunya , apa kau menciumnya yuan'a bau yang lezat" qian mengeluarkan taring nya dan mengendus-ngendus

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.


"Bisakah kau bersikap biasa saja qian'a"
Terus menghirup bau kesana kemari "ahh....baunya"
yuan memberikan cincin hitam ke pada qian
"untuk apa ini
"agar kau bisa tahan bau darah di mana pun"
"Ck memangnya qian selemah itu" decik qian memakai cincin nya

"eomma...kenapa chanie selalu salah di mata paman dan bibi hiks"
.............

menagis segukan di taman itu dan duduk di salah satu bangku di tamanpanggil saja nie gadis yang di tinggal ke dua orang tuanya karna ayahnya meninggal waktu dia masih kecil dan ibunya meninggal karena kecelakaan yang tragis , dia di rawat ke dua p...

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.


menagis segukan di taman itu dan duduk di salah satu bangku di taman
panggil saja nie gadis yang di tinggal ke dua orang tuanya karna ayahnya meninggal waktu dia masih kecil dan ibunya meninggal karena kecelakaan yang tragis , dia di rawat ke dua paman dan bibinya dari sang ayah namun paman dan bibinya sangat membencinya karena mereka kira nie gadis pembawa sial dalam keluarga

"qian'a apa kau dengar suara tangisan itu"
"wahh sepertinya mangsa pertamaku datang sendiri" senangnya qian dan melihat dari balik pohon di taman itu
"apa itu wanita , dia sedang menangis mengapa dia menangis dan ada apa denganmu qian'a kenapa hatimu sakit mendengar wanita itu menangis" ucap qian terheran ²

"ada siapa si sana"
"ntahlah kurasa darah nya tidak lezat kita cari mangsa yang lain saja"
"Ibunda memanggil kita qian , lebih baik kita cari besok saja"
"Ahh.. baiklah" ucapnya melihat wanita itu menangis sekilas dan pergi

                              . . . . . . . . . . . . 

Vampir Tampan 🦋Stories to obsess over. Discover now