Daidu (ibukota Yuan)
Seluruh rakyat berkumpul di halaman kerajaan. Pasalnya hari ini adalah hari besar untuk dinasti Yuan. Karena Permaisuri Ki resmi dinobatkan. Dayang istana kerajaan berbaris rapi di sepanjang anak tangga. Para pejabat kerajaan berbaris di bagian paling depan. Sebelah kiri untuk para bangsawan dan bagian kanan untuk rakyat biasa.
Permaisuri Ki berjalan anggun menaiki tangga menuju panggung kehormatan dari sebelah kiri. Sedangkan Kaisar Ta hwan menaiki anak tangga dari arah kanan. Kemudian mereka bertemu di tengah-tengah panggung kehormatan. Sang raja tersenyum menatap permaisuri yang mengenakan baju warna merah menyala tanpa berkedip. Bahagia rasanya penantian yang ditunggu selama ini telah nyata di depan mata. Sang Kaisar mengulurkan tangannya dan disambut hangat oleh Permaisuri. Seluruh rakyat berlutut dan menunduk. Sebagai simbol patuh dan tunduk. Adab kesopanan sebagai rakyat kepada Rajanya.
Pelayan kerajaan menghampiri Kaisar dan Permaisuri menyerahkan nampan yang berisi minuman. "ini adalah anggur kehormatan untuk engkau Permaisuri". Ucap Kaisar kepada Permaisuri. Kemudian mereka meminum anggur saling berhadapan. Sesaat kemudian seluruh rakyat dan pejabat bangkit dan bersorak "Hidup Kaisar , Hidup Permaisuri."
Disela riuh sorakan rakyat, Seorang pria paruh baya bergumam, "Seung Nyang, Kau benar benar benar Seung Nyang".
Kaisar kemudian menggenggam tangan Permaisuri berjalan memasuki Istana. Tanpa sengaja Permaisuri menatap jauh ke belakang, terlihat Pangeran Wang yu yang terlihat tak rela.. Pandangan mata mereka bertemu. Dengan perasaan sedih, Permaisuri menahan air mata seakan tak tega melepaskan pangeran Wang yu. Perlahan Pangeran Wang yu pergi menjauh dan menghilang di balik kerumunan.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
hai kawan kawan aku lagi belajar tulis. Jangan dicaci ya,,,nanti aq syediiih..
