Hari itu Dia menjadi laki laki yang paling gue benci sedunia. Meski hari hari berikutnya menjadi laki laki paling gue cinta di alam semesta.
Selamat Membaca❤
"
"Rayaaa! Bangun!! Ini udah jam berapa?! Katanya hari pertama sekolah!!"
Suara Ibu yang berteriak dari luar kamar membuat gadis di dalamnya bergumam sendiri
"Hmm, emang jam berapa sih?"
Matanya membulat sempurna. Jam di atas nakas menunjukkan pukul 06.00
"JAM 6!!! IBUUUU AKU KESIANGAN!!"
***
Dengan gelisah Raya terus menatap jam tangan nya yang saat ini sudah menunjukkan pukul 06.20
"Duhhh 10 menit lagii masuk. Ck, Ayo dongg bus nya kok lama banget sihh jalannyaa"
Sampai di Halte SMA JAYA RAYA , gadis itu sontak berlari secepat mungkin seraya melirik jam tangannya
"SHITT 1 Menit lagi!"
Dari tempat parkiran ia berlari terdengar suara panitia OSIS
"GERBANG DITUTUP DALAM 15 DETIK LAGI!"
Raya berlari sekuat tenaganya bersama beberapa anak lain yang juga sama terlambat dengannya
"Rayaaa!! Buruaannn!!" Tia, teman seperjuangannya yang juga mendapat beasiswa di SMA paling keren seantero ibu kota itu berteriak dari dalam gerbang
"Duaa..!!"
"Satuu...!!"
Tangannya berusaha meraih gerbang. Nihil. Gerbang itu sudah terlanjur ditutup.
Bersama beberapa siswa lainnya yang juga terlambat, Raya mendengus karena tak dapat masuk kesana tepat waktu
Tak lama setelah gerbang ditutup sebuah mobil mercedez berwarna putih memasuki parkiran ditengah hiruk pikuk siswa yang terlambat
Tiga lelaki keluar dari mobil tersebut. Aura ketiganya yang kuat membuat semua pasang mata terpaku pada mereka
Ganteng. Putih. Tinggi. Visual mirip Sehun, Kai, Chanyeol. Serta bau dollar suho.
Ciri ciri ketiga lelaki itu
"Ehh itu kan KREY"
"sumpahhh itu KREY??! Gilaaa ganteng ganteng bangettt!!"
"Wahh parah sih gue pertama kali ngeliat KREY secara langsung. Mleyottt"
Ketiga lelaki itu berjalan ke arah gerbang membuat kerumunan siswa sontak membukakan jalan untuk mereka
"Stop" dengan nyali se-kaya siska kol, Raya memegang tangan lelaki yang paling depan ingin memasuki gerbang
"Lo telat kan. Gaboleh masuk" ucapnya lagi
Lelaki itu menoleh.
Netranya berwarna coklat terang. Kulitnya putih dengan rambut berwarna hitam
Lelaki itu berusaha melepaskan tangannya dari perempuan gak jelas, Raya justru memegang tangannya lebih erat
"Mau kemana sih? Gerbang nya ditutup, elo telat gaboleh masuk" larangnya untuk yang kedua kali
Seorang perempuan dengan almamater OSIS JAYA RAYA berwarna biru dongker mendekati gerbang dari dalam lobi
"Kaisar," ucap perempuan itu seraya membukakan gerbang
"Loh kak? Kok kakak buka gerbangnya sih? Kan si Kaisar ini telat"
Semua mata membulat sempurna.
Tunggu tunggu, kalau kalian mengira diantara semua kerumunan itu hanya Raya yang tidak mengerti dengan siapa dirinya sedang mencari masalah, jawabannya Ya.
"Apa lo bilang? Si Kaisar?!!" Bentak perempuan OSIS itu
"Iya, kenapa? Kan kita semua yang telat disini gak diizinin masuk. Kenapa kaka bukain pintu buat dia?"
"Lo gila ya?! Dia itu Kaisar!"
"Aduhh kak. Mau ni laki kaisar kek, kaisor kek, kai exo kek, kalo telat kan peraturannya gak boleh masuk"
OSIS itu meneguk salivanya dengan kuat. Antara kesal dengan Raya dan ngeri dengan tatapan Kaisar
"Lo mending diem deh. Lo gak tau siapa dia!"
"Maaf ya kak. Gue gapeduli mau si kaisar kaisar ini anak presiden, anak mark jukerbeg, atau sepupunya siska kol sekalipun. Kalo yang lain telat dan gak diizinin masuk, ya dia seharusnya juga begitu"
Kaisar mengeluarkan smrik nya.
Membuat semua siswa yang paham akan smrik nya itu bergidik ngeri
Smrik itu disebur devil smile.
Karena laki laki yang memiliki paras bak Dewa itu memiliki iblis di dalam dirinya
Tangan kanan Kaisar memegang kalung bertuliskan RAYA VENUSILIA MOS SMA JAYA RAYA yang tergantung di depan seragam Raya
"Raya, Hmm, nama lo bagus"
"Raya dari SMA JAYA RAYA, nama lo nyaru tuh ama nama sekolah" sahut Reann, salah satu anggota KREY
Kaisar mendelik membuat semua orang sontak menunduk takut. Yaah kecuali Raya.
Tangan kekar lelaki itu memegang ujung dagu wajah Raya.
"HEH! Pegang pegang lagi lo! Pegang artinya membeli!"
Tak selang 5 detik. Kaisar menekan kasar kedua rahang Raya.
Dan, tidak satupun dari manusia yang ada disana membantunya
"Awwhh!! Lo gila ya?! Sakitt tau!!"
"Lebih baik lo tutup mulut lo, sebelum gue yang tutup" Ucapnya penuh penekanan seirama dengan tangannya yang semakin kuat menekan rahang Raya
"Paham kan" lanjutnya seraya menghempas kasar wajah Raya
KREY memasuki gerbang sekolah diiringi dengan tatapan kesal Raya
"Next time, cari lawan yang sebanding ya, Bocah" Reann mengacak lembut puncak kepala Raya
"Gue bukan bocah" gerutunya
YOU ARE READING
Kaisar [ON GOING]
Romance"Mencintai tidak harus memiliki" Kalimat populer dalam dunia percintaan yang menurut gue pribadi aneh. Karena jujur aja, buat apa mencintai sesuatu yang kita sadar betul dia tidak bisa dimiliki? Wasted time. Useless. Unfaedah. Gak worth it pokokn...
![Kaisar [ON GOING]](https://img.wattpad.com/cover/275044195-64-k671271.jpg)