//suara teriakan semangat
//penonton bersorak kemenangan
YANG JUNGWON!!
YANG JUNGWON!!
YANG JUNGWON!!
"Pemenangnya adalah...Yang Jungwon"
Suara penonton bersorak karena raja taekwondo menang Termasuk aku, aku menyemangati Jungwon dan melihat Jungwon dari pintu stage.Namaku Park Yu-ri,salah satu suporter dari raja taekwondo Yang Jungwon.
Teman dekat...
Sejujurnya aku memiliki rasa lebih dari sekedar teman untuknya.Dia selalu membuatku kagum padanya. Dia atlet taekwondo yang suka diincar para wanita,bukan hanya dia raja taekwondo ia juga sangat tampan dan imut,dan juga suka berprestasi di sekolah, sekaligus menjadi murid teladan.Alasan aku menyukainya bukan karena ia banyak yang ngincar atau dia terkenal karena ketampanan dan prestasinya.Tetapi, perhatiannya...
/Jungwon berkeringat setelah tanding dan mendekatiku
"Udah makan belom Yur?" Tanya Jungwon
"Belum,ini minum dulu,capek kan abis tanding??bukannya istirahat dulu kek,minum dulu kek,ini malah nanya yang nonton dah makan belom"
"Hehe mau ngajak makan siang soalnya"Jungwon
"Oh gampang itu mah bisa nanti won"
"Abis ini ya...gue gamau kalo lo kenapa kenapa"Jungwon
"Ck sok khawatir tumben"
"Beneran..."Jungwon
"Iya won iya yaudah sekarang istirahat dulu yuk"
"Yuk"Jungwon
Ya begitulah Yang Jungwon.Kadang jelas kadang engga. Aku masih inget waktu kami kelas 2 SMA dia rela menggunakan baju domba ke sekolah disaat ulang tahunku.Dia juga selalu ada jika aku sedang terpuruk,dia selalu memberi ku motivasi agar aku bangkit lagi,bagiku dia adalah segalanya dan intinya ia rela melakukan apapun untuk membuatku kembali tersenyum dan bahagia.Jujur semenjak mengenalnya hidupku lebih hidup dan berwarna,tetapi kehidupanku berubah ketika dia mengatakan suatu hal padaku.
Setelah pertandingan Taekwondo tadi Jungwon mengajakku ke suatu tempat makan
"Yu-ri" panggil Jungwon
"Apa?"
"Gue punya kabar gembira"kata Jungwon
"Apa??jangan bilang lu beli kucing lagi,ini udah lima puluh kali lu gonta ganti kucing"
"Bukan.."Jungwon
"Trus apa kabar gembiranya??"
"Gue jadian sama cewe kelas sebelah" Jungwon
Deg.
Satu kalimat yang menyayat hatiku.
Seketika rasanya aku ingin pergi dari kehidupan Jungwon
"Yur...kok bengong si?!"Jungwon
"Hahh??engga siapa juga yang bengong"
Aku hanya diam dan tak tau harus bersikap apa padanya
Beberapa hari kemudian, Jungwon jarang bermain denganku dan aku perlahan akan mencoba agar rasa sakit ini terobati.Namun,tetap saja, hari hari ku seakan akan di hantui olehnya,hari hari ku selalu ada bayangannya yang selalu menemaniku dan mengikutiku kemana saja. Sedangkan dia yang nyata sedang bersama seseorang yang baginya orang yang spesial dihidupnya.Ku pikir akulah orang yang spesial di hidupnya, ternyata aku yang salah mengartikan dia selama ini,dia hanya baik padaku.
YOU ARE READING
Friendzone
Teen FictionSHORT STORY Dia...yang selalu perhatian padaku dan dekat dengan ku...tetapi diantara kita tidak ada hubugan yang spesial sama sekali... Kisah aku dan dia yang terjebak dalam FRIENDZONE.
