Haiii, sudah lama ya kita tak kabar bahkan tak saling sapa hingga asing heheheh:), tadinya aku udah lupa semuanya xixixi, tapi kenapa harus tadi kamu hadir lagi, hanya dengan sapaan virtual "Hai,apa kabar?"
Pertahananku hancur, kamu yang dulu datang padaku yang dimana kita beda di Iman namun kita seucap di-Amin. Sedetik pesan itu masuk aku awalnya senang, tapi aku ingat kamu yang ingin berakhir dan memang aku sudah tak berharap lagi, tapi kenapa kamu datang disaat ya aku sudah bisa ikhlas akan hal yang lalu.
Terkadang aku bertanya aku yang keliru apa kamu yang keliru awalnya kita sudah mengetahui bahwasanya kita beda, kita beda yang tak bisa untuk mungkin bersama,ah iya jangankan bersama, bersatu dari kamu dan aku menjadi kita.
kita gak bisa bahkan Tuhanku dan Allahmu berkata "Jangan". Kita yang keliru apa takdir yang sedang bermain?
Waktu itu kamu berkata "Aku gak akan pergi ninggalin kamu"
kamu juga berkata "kamu jangan insecure lagi ya,kamu cantik dengan apa adanya di dirimu, bukan karna rupa aku tertarik, tetapi kedewasaan kamu,baiknya kamu dan sabarnya kamu" cuma dua kalimat itu tapi aku merasa senang jika kamu yang berucap,hahahah lucu memang apa ini yang dinamakan cinta? Bahkan jika pria lain yang berkata seperti itu aku mungkin sudah muak,atau mungkin aku berkata "coba kalau kamu yang berkata seperti itu aku pasti senang banget" dulu kalau kamu tau, kamu adalah orang yang membaut ku kembali percaya diri dengan semua yang ada pada diriku.
Kadang aku berfikir "Apakah aku harus melawan kenyataan" tapi itu tidak mungkin,seketidak mungkinan Tuhan dan Allahmu merestui kita.
Kita awalnya bahagia,tapi akhir kita harus seperti ini.
Dan bodohnya aku yang sudah tau mungkin kamu juga tau kalau kita beda dari awal tapi kita selalu beranggapan pasti ada jalan lain,tapi semesta membawa pada kenyataannya bahwa aku dan kamu tak di-iyakan untuk menjadi "kita"
Aku cuma berdoa semoga kita dipertemukan dengan kebahagiaan, sampai jumpa di titik itu yang dimana rasaku sudah hilang dengan dia yang baru tapi kenangan yang mungkin tak bisa kulupa:)
Good bye and see u
Salam hangat buat kalian semua
Semoga hati yang rapuh, terobati
Semoga hati yang terobati, kuat
Semoga hati yang tidak pernah rapuh,nantinya jangan terkejut betapa rapuhnya jika sudah berada dalam fase ini.
Untuk kamu yang sedang dalam fase ini, sabar ya kamu kuat✨
YOU ARE READING
Welcome My Diary
Short Storyungkapan apa yang dirasakan baik fiktif atau pun real life
