Chan dan Minho adalah teman serumah.
Walau masih tampak seperti anak SMA, umur kedua nya sudah 24 tahun.
Mereka berteman sejak awal masuk SMA hingga sekarang.
Mereka tinggal bersama karna orang tua kedua nya yang menyuruh mereka.
Katanya "agar kalian bisa makin dekat"
Jika kalian berfikir kedua orang tua nya menyuruh mereka untuk dekat karena ingin di jodohkan, jawabannya salah. Orang tua mereka hanya bersahabat dan ingin Chan juga Minho menjalin persahabatan seperti mereka.
Chan yang tinggal di Australia dan Minho yang tinggal di Korea membuat kedua nya telat untuk saling mengenal.
Kalian juga harus tau bahwa keduanya sama sama sudah memiliki seorang kekasih.
Chan, dia mempunyai kekasih yang 2 tahun lebih muda dari nya. Begitu juga dengan Minho.
Kim Seungmin, nama kekasih Chan. Dia adalah anak kuliahan semester akhir.
Sama seperti Han Jisung, kekasih Minho yang juga kuliah semester akhir.
Saat awal bertemu, Minho mengira bahwa Chan adalah anak nakal yang tidak mau nurut kepada kedua orang tua nya. Namun ternyata dia salah. Chan sangat penurut walau sifat nya sedikit dingin. Saat Minho bertemu dengan Chan di rumah nya, wajah Chan nampak datar tanpa senyuman sedikit pun. Minho dibuat ngeri saat itu juga. Dia merengek pada sang Mama agar membatalkan untuk tinggal bersama Chan.
Hey! Bayangkan saja jika kalian tinggal bersama manusia tanpa ekspresi seperti Chan! Kalian tidak akan kuat di buat nya!
Sedangkan Chan mengira bahwa Minho adalah anak laki laki pendiam dan juga berbaik hati. Ternyata dia salah. Setelah 8 tahun tinggal bersama Minho, Chan kini tau bahwa Minho memiliki sifat layak nya preman karna dia sangat mengerikan jika sedang marah. Entah apa yang merasuki Minho, mood yang tadi nya sangat jelek akan kembali naik jika dia sudah bertemu dengan kucing. Ah.. tapi Chan sedikit kewalahan menghadapi sifat manja Minho yang sangat merepotkan nya.
"Chan, bisa tolong ambilkan aku gula?" Minho sedang berada di dapur untuk memasak makan siang nya dan juga Chan.
"Gula? Dimana kau menaruhnya?"
"Di lemari. Tolong ambilkan. Aku sedang mencuci ayam"
Chan yang tadi nya sedang duduk di meja makan langsung bangkit dan membuka lemari untuk bahan bahan masakan.
"Ini"
"Terima kasih"
Minho sibuk kesana kemari untuk mencari spatula. Namun ia tak menemukannya.
"Chan, apa kau melihat spatula disini?" Tanya Minho sambil masih sibuk mencari spatula yang hilang.
"Spatula? Apa itu?"
"Yang dibuat menggoreng" jawab Minho sambil menoleh ke arah Chan.
Ia dibuat kesal oleh pemandangan yang sudah ia lihat.
Bagaimana tidak kesal? Chan tidak membantu dan hanya duduk sambil menggaruk punggungnya. Entah benda apa yang Chan gunakan untuk menggaruk. Minho tidak tau.
"Chan, apa yang kau gunakan untuk menggaruk punggung mu itu?" Tanya Minho.
Chan menghentikan aktivitas nya dan mengeluarkan benda yang ia gunakan menggaruk dari balik kaos putih nya.
"Ini? Entah lah. Aku menemukannya di atas meja"
Oh ayo lah, Minho sangat ingin menonjok Chan sekarang juga.
YOU ARE READING
Baby
Fanfiction[ 01 Banginho ] • Bercerita tentang Chan dan Minho yang nemu bayi di depan pintu rumah. "Chan, kita rawat bayi nya ya?" "..." "Chan~" "ck, yasudah" ⚠ yaoi, bxb, bromance - ©mongmong1e
